Pemerintah Akan Tindak Tegas Rizieq Syihab karena Tak Patuhi Protokol Kesehatan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-1.02)   |   COMPOSITE 6140.17 (-29.79)   |   DBX 1202.23 (-7.24)   |   I-GRADE 182.055 (-0.15)   |   IDX30 520.23 (-2)   |   IDX80 139.249 (-0.55)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.96)   |   IDXESGL 143.85 (-0.6)   |   IDXG30 142.18 (0.28)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-2.43)   |   IDXQ30 148.957 (-0.35)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-1.59)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.91)   |   IDXV30 138.219 (-0.82)   |   INFOBANK15 1055.23 (-1.76)   |   Investor33 446.478 (-0.99)   |   ISSI 180.128 (-0.95)   |   JII 636.549 (-3.86)   |   JII70 222.134 (-1.29)   |   KOMPAS100 1238.45 (-5.39)   |   LQ45 966.883 (-2.81)   |   MBX 1689.51 (-7.8)   |   MNC36 329.297 (-1)   |   PEFINDO25 325.3 (-5.45)   |   SMInfra18 310.992 (0.98)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-1.22)   |  

Pemerintah Akan Tindak Tegas Rizieq Syihab karena Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Minggu, 29 November 2020 | 20:52 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan bakal melakukan tindakan tegas terhadap siapapun, termasuk Rizieq Syihab karena tak mau mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu menolak menjalani testing (pemeriksaan), tracing (penelusuran), dan treatment (perawatan) sebagai bagian protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Sikap tegas itu disampaikan Mahfud lantaran penolakan menjalankan protokol kesehatan telah membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

"Pemerintah akan melakukan langkah dan tindakan tegas bagi pihak yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat. Pemerintah menegaskan akan terus dilakukan proses hukum demi kebaikan bersama dan dalam rangka tugas negara atau pemerintah dalam rangka mewujudkan tujuan negara," kata Mahfud dalam konferensi pers di Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB, Jakarta yang disiarkan secara daring, Minggu (29/11/2020).

Diketahui, Rizieq Syihab sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ummi, Bogor setelah menghadiri berbagai kegiatan selama sepekan lebih sepulangnya ke Indonesia dari Arab Saudi pada Selasa (10/11/2020) lalu. Rizieq menolak untuk menjalani tes usap Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Bogor dengan alasan telah menjalani tes swab secara mandiri.

Namun, Rizieq enggan menginformasikan ke Satgas Covid-19 Kota Bogor mengenai hasil swab yang kabarnya dilakukan Mer-C. Belakangan, Rizieq meninggalkan RS Ummi secara diam-diam, Sabtu (28/11/2020) malam.

Mahfud menyatakan, protokol kesehatan berlaku bagi setiap warga negara tanpa memandang status ekonomi, politik juga sosial. Bahkan sebaliknya, tokoh masyarakat sepatutnya memberi contoh kepada masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi Covid-19.

Untuk itu, Mahfud menyesalkan sikap yang ditunjukkan Rizieq Syihab yang terkesan membandel dalam mematuhi protokol kesehatan. Mahfud mewakili pemerintah mengingatkan Rizieq, maupun masyarakat lainnya untuk bersedia menjalani protokol kesehatan. Apalagi, Rizieq sempat kontak erat dengan pasien positif corona.

"Kami sangat menyesalkan sikap Saudara M Rizieq Syihab yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak mengingat pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. Kami meminta sekali lagi kepada masyarakat luas, siapapun itu, untuk kooperatif sehingga penangangan Covid-19 berhasil," kata Mahfud.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Semeru Meletus, Lava Besar Mengalir dari Kawah Jonggring Saloko

Aktivitas di Gunung Semeru mengalami peningkatan yang ditandai dengan turunnya lava dari kawah Jonggring Saloko.

NASIONAL | 29 November 2020

2.243 Pengawas TPS untuk Pilkada di Pandeglang Ikut Rapid Test

Kegiatan rapid test ini dilakukan selama 3 hari mulai 27-29 November 2020 dengan tempat pelaksanaan pada 12 titik.

NASIONAL | 29 November 2020

Jelang Belajar Tatap Muka, Tes Swab Siswa SMA/SMK di Banten Mulai Desember

Menurut Tabrani, tahapan itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam menerapkan kebijakan sekolah tatap muka.

NASIONAL | 29 November 2020

Golkar Sumut Kembali Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Tebing Tinggi

"Hari ini, bantuan kami serahkan melalui Pak Wali Kota untuk disalurkan kepada masyarakat," tambah Ilhamsyah.

NASIONAL | 29 November 2020

Kemhub Gelar Forum Komunikasi Kehumasan Sektor Transportasi 2020

Forum ini bertujuan untuk mensinergikan komunikasi publik di sektor transportasi dalam menyampaikan kebijakan dan memberikan pelayanan terbaik saat pandemi.

NASIONAL | 29 November 2020

Petugas Pilkada Serentak di Bengkulu Jalani Tes Covid-19

Jumlah penyelenggara Pilkada Serentak di Bengkulu, yang akan menjalani tes kesehatan sebanyak 53.599 orang, tersebar di 10 kabupaten dan kota.

NASIONAL | 29 November 2020

Menhub: Butuh Kolaborasi Antar Humas Transportasi di Masa Pandemi

Kolaborasi ini dibutuhkan untuk meyakinkan masyarakat bahwa transportasi publik aman untuk digunakan di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020

Nurdin Abdullah: Jet Ski Safari Dorong Sport Tourism di Sulsel

Nurdin mengungkapkan, kehadiran Jet Ski Safari Makassar dipercaya mampu mengembangkan wisata olahraga (sport tourism) di Sulsel.

NASIONAL | 29 November 2020

Doni Monardo Minta Rizieq Beri Teladan Bantu Penanganan Covid-19

Perawatan Rizieq Syihab sempat menimbulkan polemik setelah Imam Besar Front Pembela Islam itu menolak menjalani tes usap Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020

Tahap Pertama, DIY Dapat Kuota 2,2 Juta Vaksin Covid-19

Pemprov DYI masih menunggu datangnya vaksin Covid-19, sembari melakukan persiapan seperti sosialisasi dan sebagainya.

NASIONAL | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS