Soal Tes Usap Rizieq Syihab, RS Ummi dan Mer-C Akan Diminta Keterangan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-30)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-10)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1248 (-17)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-0)   |   IDXENERGY 747 (0)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1325 (-7)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-13)   |   IDXHIDIV20 416 (-1)   |   IDXINDUST 956 (-11)   |   IDXINFRA 871 (0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (0)   |   IDXPROPERT 877 (-5)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-2)   |   IDXTECHNO 3348 (-22)   |   IDXTRANS 1056 (2)   |   IDXV30 127 (-0)   |   INFOBANK15 952 (-6)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 577 (-2)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-6)   |   LQ45 888 (-5)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-1)   |   PEFINDO25 297 (-1)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Soal Tes Usap Rizieq Syihab, RS Ummi dan Mer-C Akan Diminta Keterangan

Minggu, 29 November 2020 | 22:31 WIB
Oleh : Fana F Suparman / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, menyatakan, pemerintah tegas dalam menegakkan aturan terhadap tiap pelanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Untuk itu, Mahfud menyatakan, aparat penegak hukum, akan memanggil dan memintai keterangan terhadap pihak mana pun, termasuk Rumah Sakit Ummi Bogor dan Mer-C, terkait polemik hasil test swab atau tes usap pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab.

Mahfud meminta kedua pihak koperatif memenuhi panggilan aparat nantinya. "Dimintai keterangan mungkin hanya data-data teknis. Tetapi diminta keterangan itu harus datang, harus kooperatif," kata Mahfud dalam konferensi pers di Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB, Jakarta yang disiarkan secara daring, Minggu (29/11/2020).

Diketahui, Rizieq Syihab sempat menjalani perawatan di RS Ummi setelah menghadiri berbagai kegiatan selama sepekan lebih sepulangnya dari Arab Saudi pada Selasa (10/11/2020) lalu.

Rizieq menolak untuk menjalani tes usap Covid-19 oleh Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 Kota Bogor dengan alasan telah menjalani tes usap secara mandiri. Namun, Rizieq enggan menginformasikan ke Satgas Covid-19 Kota Bogor mengenai hasil swab yang kabarnya dilakukan Mer-C.

Belakangan, Rizieq meninggalkan RS Ummi secara diam-diam pada Sabtu (28/11/2020) malam. Padahal, tiap kegiatan yang dihadiri Rizieq sebelumnya kerap menciptakan kerumunan dan melanggar protokol kesehatan. Tak hanya itu, Rizieq juga sempat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Mahfud menyatakan, permintaan keterangan terhadap pihak RS Ummi maupun Mer-C bukan berarti keduanya bersalah atas polemik hasil tes usap Rizieq. Tak tertutup kemungkinan, aparat penegak hukum meminta keterangan terhadap RS Ummi dan Mer-C untuk menggali kronologi tes usap yang dijalani Rizieq Syihab oleh Mer-C saat dirawat di RS Ummi.

"Mungkin hanya dimintai keterangan, jam berapa datang, siapa saja yang masuk dan sebagainya jadi tidak harus dia melanggar UU," kata Mahfud.

Mahfud menyebut Mer-C tidak mempunyai laboratorium terkait pemeriksaan hasil tes usap. Bahkan, kata Mahfud, Mer-C tidak memiliki kewenangan untuk melakukan tes usap.

"Mer-C itu tidak mempunyai laboratorium dan tidak terdaftar dalam jaringan yang memiliki kewenangan untuk melakukan tes," kata Mahfud.

Dijelaskan, UU Nomor 36 Tahun 2009 memang menyebut pasien dapat meminta agar catatan kesehatannya tidak dipublikasikan. Namun, kaya Mahfud, aturan itu dapat dikesampingkan berdasarkan Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kesehatan dan Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Dalam konteks ini berlaku dalil lex specialis derogat legi generali atau aturan hukum yang khusus akan mengesampingkan aturan hukum yang umum.

"Maka medical record atau catatan kesehatan seseorang bisa dibuka dengan alasan-alasan tertentu," tegasnya.

Bahkan, Mahfud menegaskan, pihak yang menghalang-halangi pengambilan medical record bisa dijerat dengan pidana. Ancaman aturan itu tercantum dalam Pasal 212 dan 216 KUHP.
"Jadi ada perangkat hukum di sini yang bisa diambil oleh pemerintah," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menko Polhukam Sebut MER-C Tidak Berwenang Tes Usap Covid-19

Mahfud MD menyatakan MER-C tidak mempunyai laboratorium dan kewenangan untuk melakukan tes usap (swab test) Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020

Pemerintah Sesalkan Sikap Rizieq Syihab yang Menolak Patuhi Protokol Kesehatan

Mahfud menegaskan, setiap warga negara wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran dan penanggulangan Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020

Densus 88 Ikut Buru MIT yang Berulah di Sigi

Saat ini sudah ada back up kurang lebih 100 org pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng, dan TNI untuk melakukan pengejaran kelompok Ali Kalora.

NASIONAL | 29 November 2020

Pemerintah Akan Tindak Tegas Rizieq Syihab karena Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Mahfud MD menegaskan bakal melakukan tindakan tegas terhadap siapapun, termasuk Rizieq Syihab karena tak mau mematuhi protokol kesehatan Covid-19..

NASIONAL | 29 November 2020

Semeru Meletus, Lava Besar Mengalir dari Kawah Jonggring Saloko

Aktivitas di Gunung Semeru mengalami peningkatan yang ditandai dengan turunnya lava dari kawah Jonggring Saloko.

NASIONAL | 29 November 2020

2.243 Pengawas TPS untuk Pilkada di Pandeglang Ikut Rapid Test

Kegiatan rapid test ini dilakukan selama 3 hari mulai 27-29 November 2020 dengan tempat pelaksanaan pada 12 titik.

NASIONAL | 29 November 2020

Jelang Belajar Tatap Muka, Tes Swab Siswa SMA/SMK di Banten Mulai Desember

Menurut Tabrani, tahapan itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam menerapkan kebijakan sekolah tatap muka.

NASIONAL | 29 November 2020

Golkar Sumut Kembali Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Tebing Tinggi

"Hari ini, bantuan kami serahkan melalui Pak Wali Kota untuk disalurkan kepada masyarakat," tambah Ilhamsyah.

NASIONAL | 29 November 2020

Kemhub Gelar Forum Komunikasi Kehumasan Sektor Transportasi 2020

Forum ini bertujuan untuk mensinergikan komunikasi publik di sektor transportasi dalam menyampaikan kebijakan dan memberikan pelayanan terbaik saat pandemi.

NASIONAL | 29 November 2020

Petugas Pilkada Serentak di Bengkulu Jalani Tes Covid-19

Jumlah penyelenggara Pilkada Serentak di Bengkulu, yang akan menjalani tes kesehatan sebanyak 53.599 orang, tersebar di 10 kabupaten dan kota.

NASIONAL | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS