Kasus Covid-19 di Kota Malang Meningkat, RS Penuh
Logo BeritaSatu

Kasus Covid-19 di Kota Malang Meningkat, RS Penuh

Minggu, 29 November 2020 | 23:33 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / JAS

Malang, Beritasatu.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengungkapkan kasus Covid-19 di Malang, Jawa Timur, terus meningkat. Akibatnya sejumlah rumah sakit rujukan yang menangani kasus Covid-19 di Malang Jawa Timur penuh dan untuk sementara waktu belum bisa menerima pasien yang mengalami gejala Covid-19 maupun yang terpapar Covid-19.

"Pasien meningkat, ruang perawatan dan tempat tidur penuh, akhirnya waiting list," kata Sekretaris Dinkes Kota Malang, Umar Usman kepada wartawan, di Malang, Minggu (29/11/2020).

Umar mengungkapkan melonjaknya kasus Covid-19 di Malang membuat rumah sakit tidak bisa menampung pasien Covid-19. Bahkan, RSUD Kota Malang dan ruang isolasi milik Pemkot Malang di Jalan Kawi pun juga dikabarkan penuh.

"Saat ini jumlah pasien yang menjalani perawatan atau karantina di RSUD kota Malang 21 pasien dan di rumah isolasi Jalan Kawi sebanyak 86 pasien. Hari ini empat orang dinyatakan sembuh," ungkapnya.

Membeludaknya pasien Covid-19 ini pun membuat Dinkes Kota Malang kelabakan. Selain terjadi peningkatan pasien, juga kekurangan tim medis, sehingga membuat pihak Dinkes terpaksa meminta bantuan tim medis dari sejumlah rumah sakit di Jawa Timur untuk merawat pasien di Malang.

"Solusinya kami menghubungi rumah sakit di luar daerah seperti merujuk rumah sakit Madiun dan meminta bantuan tim medis di sana supaya membantu merawat pasien di Malang," tandasnya.

Solusi lainnya, vaksin harus segera didistribusikan guna mengantisipasi lonjakan kasus selain disiplin protokol kesehatan.

Satgas Covid-19 Pemerintah Kota Malang mencatat saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Malang sebanyak 2.268 orang atau naik 9 orang ketimbang data sehari sebelumnya. Pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit 122 orang, 49 orang isolasi di rumah dan dalam pemantauan 6 orang. Adapun angka kesembuhan sebanyak 2.029 orang atau meningkat 8 orang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gus Yaqut: Banser Siap Bantu TNI-Polri Tumpas Pencoleng Agama di Sigi

Gus Yaqut menyatakan, Ansor dan Banser tidak akan pernah mundur melawan kelompok-kelompok teroris seperti di Sigi.

NASIONAL | 29 November 2020

Ketum PBNU Said Agil Positif Covid-19

Said Agil dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR yang diterima pada hari Sabtu (28/11/2020) malam pukul 19.30.

NASIONAL | 29 November 2020

Jusuf Kalla Kecam Pembunuhan di Sigi

Terorisme adalah musuh bersama umat manusia, karena itu harus dilakukan perlawanan secara bersama sama tanpa rasa takut

NASIONAL | 29 November 2020

Soal Tes Usap Rizieq Syihab, RS Ummi dan Mer-C Akan Diminta Keterangan

Mahfud meminta kedua pihak koperatif memenuhi panggilan aparat nantinya.

NASIONAL | 29 November 2020

Menko Polhukam Sebut MER-C Tidak Berwenang Tes Usap Covid-19

Mahfud MD menyatakan MER-C tidak mempunyai laboratorium dan kewenangan untuk melakukan tes usap (swab test) Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020

Pemerintah Sesalkan Sikap Rizieq Syihab yang Menolak Patuhi Protokol Kesehatan

Mahfud menegaskan, setiap warga negara wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran dan penanggulangan Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020

Densus 88 Ikut Buru MIT yang Berulah di Sigi

Saat ini sudah ada back up kurang lebih 100 org pasukan dari Satgas Tinombala, Brimob Polda Sulteng, dan TNI untuk melakukan pengejaran kelompok Ali Kalora.

NASIONAL | 29 November 2020

Pemerintah Akan Tindak Tegas Rizieq Syihab karena Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Mahfud MD menegaskan bakal melakukan tindakan tegas terhadap siapapun, termasuk Rizieq Syihab karena tak mau mematuhi protokol kesehatan Covid-19..

NASIONAL | 29 November 2020

Semeru Meletus, Lava Besar Mengalir dari Kawah Jonggring Saloko

Aktivitas di Gunung Semeru mengalami peningkatan yang ditandai dengan turunnya lava dari kawah Jonggring Saloko.

NASIONAL | 29 November 2020

2.243 Pengawas TPS untuk Pilkada di Pandeglang Ikut Rapid Test

Kegiatan rapid test ini dilakukan selama 3 hari mulai 27-29 November 2020 dengan tempat pelaksanaan pada 12 titik.

NASIONAL | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS