Kasus Edhy Prabowo, Bukti Tak Ada Pelemahan Tugas KPK
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-0.81)   |   COMPOSITE 6140.17 (-25.84)   |   DBX 1202.23 (-9.63)   |   I-GRADE 182.055 (-0.2)   |   IDX30 520.23 (-2.26)   |   IDX80 139.249 (-0.4)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.53)   |   IDXESGL 143.85 (0.02)   |   IDXG30 142.18 (0.33)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-2.51)   |   IDXQ30 148.957 (-0.3)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-1.28)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.44)   |   IDXV30 138.219 (-0.49)   |   INFOBANK15 1055.23 (-4.71)   |   Investor33 446.478 (-0.97)   |   ISSI 180.128 (-0.72)   |   JII 636.549 (-3.97)   |   JII70 222.134 (-1.09)   |   KOMPAS100 1238.45 (-4.62)   |   LQ45 966.883 (-1.98)   |   MBX 1689.51 (-6.11)   |   MNC36 329.297 (-1.29)   |   PEFINDO25 325.3 (0.25)   |   SMInfra18 310.992 (2.69)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-1.19)   |  

Kasus Edhy Prabowo, Bukti Tak Ada Pelemahan Tugas KPK

Senin, 30 November 2020 | 08:30 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Komisioner KPK Indriyanto Seno Adji menilai bahwa pengungkapan skandal suap di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuktikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen dalam pemberantasan korupsi. Dengan kasus yang menyeret Edhy Prabowo sebagai salah satu anggota kabinetnya, Presiden tetap menjaga legitimasi KPK.

"Memberikan legitimasi bahwa Presiden tetap menjaga komitmen pemberantasan korupsi dan eksistensi KPK," kata Indriyanto, Senin (30/11/2020).

Indriyanto menyatakan, terungkapnya skandal suap di KKP membuktikan bahwa tidak ada pengebirian atau pelemahan tugas, pokok, dan fungsi wewenang KPK melalui UU KPK yang baru.

"Nyatanya tidak benar dugaan adanya kekhawatiran bocor atas upaya penyadapan dalam tahap penyelidikan. Penegakkan hukum terintegrasi tetap berjalan sesuai komitmen kenegaraan bagi penanggulangan korupsi," kata Indriyanto.

Guru besar Universitas Krisnadwipayana tersebut menilai bahwa era pimpinan KPK sekarang menggunakan pendekatan berbeda dengan pimpinan KPK terdahulu dalam pemberantasan korupsi. Era pimpinan sekarang menggunakan pendekakatan keseimbangan paralel antara pencegahan dan penindakan.

Dalam kasus KKP ia menduga, kementerian tersebut telah mendapatkan warning terlebih dahulu sebelum dilakukan penindakan. "Pengalaman saya, biasanya kelembagaan pelaku sudah mendapat 'alarm managemen’ dari KPK untuk memperbaiki managemen administrasi kelembagan dan mungkin saja tidak diindahkan, sehingga berujung OTT persuasif. Ini membuktikan juga KPK tetap bekerja secara profesional," ucap Indriyanto.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komnas HAM: Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Sigi

Peristiwa penembakan itu disertai pembakaran rumah ibadah dan rumah-rumah penduduk.

NASIONAL | 30 November 2020

Pandemi, Ribuan Kader Banser Termasuk Luar Negeri Ikuti Apel Kebangsaan Virtual

Gus Yaqut juga bangga karena kegiatan perdana apel virtual ini juga diikuti kader Banser di luar negeri yakni Taiwan, Korea Selatan, Malaysia, dan Mesir.

NASIONAL | 30 November 2020

Gunung Semeru Luncurkan Guguran dan Lava Pijar 13 Kali

Guguran dan lava pijar teramati 13 kali dengan jarak luncur kurang lebih 500-1.000 meter dari ujung lidah lava ke arah besuk kobokan.

NASIONAL | 30 November 2020

Aktivitas Semeru Meningkat, Pendakian Sementara Ditutup

Penutupan jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut berdasarkan pengumuman Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

NASIONAL | 30 November 2020

Bangkitkan Pariwisata, Bupati Klungkung Berikan Dana Hibah

Dari jumlah itu, 70 persen di antaranya diberikan untuk industri pariwisata.

NASIONAL | 30 November 2020

Kasus Covid-19 di Kota Malang Meningkat, RS Penuh

Umar mengungkapkan melonjaknya kasus Covid-19 di Malang membuat rumah sakit tidak bisa menampung pasien Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020

Gus Yaqut: Banser Siap Bantu TNI-Polri Tumpas Pencoleng Agama di Sigi

Gus Yaqut menyatakan, Ansor dan Banser tidak akan pernah mundur melawan kelompok-kelompok teroris seperti di Sigi.

NASIONAL | 29 November 2020

Ketum PBNU Said Agil Positif Covid-19

Said Agil dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR yang diterima pada hari Sabtu (28/11/2020) malam pukul 19.30.

NASIONAL | 29 November 2020

Jusuf Kalla Kecam Pembunuhan di Sigi

Terorisme adalah musuh bersama umat manusia, karena itu harus dilakukan perlawanan secara bersama sama tanpa rasa takut

NASIONAL | 29 November 2020

Soal Tes Usap Rizieq Syihab, RS Ummi dan Mer-C Akan Diminta Keterangan

Mahfud meminta kedua pihak koperatif memenuhi panggilan aparat nantinya.

NASIONAL | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS