Perti: Ulama Harus Bawa Kedamaian dan Kerukunan bagi Umat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.9)   |   COMPOSITE 6359.21 (21.51)   |   DBX 1342.2 (21.04)   |   I-GRADE 184.288 (0.47)   |   IDX30 516.126 (0.91)   |   IDX80 138.807 (-0.02)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.01)   |   IDXESGL 142.044 (0.29)   |   IDXG30 145.076 (0.7)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.86)   |   IDXQ30 147.857 (0.54)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.85)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.44)   |   IDXV30 136.649 (-0.69)   |   INFOBANK15 1071.96 (6.83)   |   Investor33 444.599 (1.06)   |   ISSI 184.85 (-0.57)   |   JII 633.797 (-1.97)   |   JII70 223.435 (-0.8)   |   KOMPAS100 1241.07 (0.19)   |   LQ45 967.658 (1.45)   |   MBX 1728.33 (2.21)   |   MNC36 329.04 (1.03)   |   PEFINDO25 326.697 (1.37)   |   SMInfra18 315.108 (-1.34)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.88)   |  

Perti: Ulama Harus Bawa Kedamaian dan Kerukunan bagi Umat

Senin, 30 November 2020 | 10:13 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Pembina Pengurus Pusat Tarbiyah Islamiyah (PP Perti) KH Anwar Sanusi mengatakan, ulama harus memberikan contoh yang baik dalam memberikan penjelasan bahwa ajaran Islam itu membawa kedamaian, kerukunan, dan toleransi bagi umat.

"Jangan sampai ulama menyampaikan dakwah yang mengandung unsur radikalisme, apalagi terorisme,” ujar Anwar Sanusi dalam keterangan, Senin (30/11/2020).

Menurut dia, tidak dapat dipungkiri bahwa sejarah kemerdekaan Indonesia lahir dari peran penting para ulama. Ulama adalah teladan tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi panutan dalam perilaku berbangsa dan bernegara.

Untuk itu, dia berharap dakwah ulama harus menyatukan bukan memecah belah masyarakat. Nasihat ulama adalah mengedukasi bukan memprovokasi.

Lebih lanjut, Anwar menyebut bahwa memang di dalam berdakwah diwajibkan untuk mengajak dengan lemah lembut, mengajak dengan bahasa yang santun.

Kalau ada ada yang menamakan dirinya ulama tetapi bertutur bahasa yang kasar, memecah belah maka yang disampaikan itu bisa dibilang bukan menyampaikan ajaran Islam secara baik.

”Ulama harus bisa memberikan contoh dan teladan yang baik pada masyarakat. Meskipun memang terkadang ada penyampaian beberapa ulama, beberapa tokoh masyarakat yang seolah-olah memprovokasi, yang buruk-buruk janganlah diikuti,” tuturnya.

Mantan anggota Majelis Tinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga menyampaikan, Islam mengajak dan memberikan penjelasan kepada masyarakat dengan pernyataan yang baik dan santun.

”Boleh saja memberi semangat, tetapi tidak harus dengan cara-cara seperti itu, yang membuat gaduh atau tidak kondusif. Jangan memberikan contoh yang tidak baik terutama kepada anak-anak muda,” ucapnya.

Anwar mengingatkan untuk para generasi muda khususnya generasi muda Islam untuk mempelajari Islam secara baik dan benar. Lalu bedakan juga antara ajaran Islam dengan tokoh-tokoh Islam karena itu adalah dua hal yang berbeda.

”Generasi muda belajarlah kepada tokoh-tokoh atau ulama yang betul-betul mendalami Islam secara benar,” ujar mantan anggota DPR periode 1997-2014 dari fraksi PPP itu.

Selain itu, Anwar menyampaikan antara ulama dan umara (pemerintah) itu harus bersatu padu. Ia juga mengingatkan agar jangan lupa bahwa pemerintah juga harus mendengarkan fatwa-fatwa alim ulama sehingga jika ada kritik-kritik kepada pemerintah itu adalah hal yang biasa.

”Kalau memang ada kritik-kritik dari para alim ulama yang disampaikan dengan baik, saya kira itu juga bagus untuk dilaksanakan. Kalau sekiranya kurang bagus ya tidak usah diikuti. Tetapi prinsipnya ulama dan umara itu bersama membangun negara baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” ujarnya.

Dalam hal ini, ia mendukung langkah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme yang menggandeng Lembaga Persahabatan Ormas Islam dan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan membentuk Gugus Tugas Pemuka Agama dalam rangka pencegahan paham radikal terorisme.

Menurut dia, ulama dan umara memang harus bersinergi. Apalagi gugus tugas ini melibatkan berbagai ormas baik dari ormas Islam maupun dari non-Islam.

”Banyak dari mereka (ormas) ini lahir sebelum negara ini merdeka, jadi gugus tugas ini memang kebersamaannya untuk membangun menuju negara seperti yang dicita-citakan para founding fathers kita. NKRI yang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan budaya bisa mencapai satu tujuan indonesia yang sejahtera,” jelasnya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jumat Barokah, Gerakan Kemanusiaan untuk Bantu Orang Miskin Terdampak Covid-19

Jumat Barokah kemudian dijadikan kegiatan kepolisian yang bersifat sosial, dengan visi polisi peduli dan berbagi dengan tema program Jumat Barokah.

NASIONAL | 30 November 2020

Singkong dan Kentang Jadi Prioritas, Partisipasi MSI Jabar Perlu Ditingkatkan

Untuk mengoptimalkan keberagaman pangan lokal di Indonesia.

NASIONAL | 30 November 2020

Majukan Papua, Stafsus Jokowi Nilai Otsus Harus Dilanjutkan

Kebijakan Otsus membuat generasi muda di Papua dan Papua Barat bisa menjadi lebih terdidik, sehingga memiliki peluang sukses atau cita-cita yang lebih tinggi.

NASIONAL | 30 November 2020

Kasus Edhy Prabowo, Bukti Tak Ada Pelemahan Tugas KPK

Terungkapnya skandal suap di KKP membuktikan bahwa tidak ada pengebirian atau pelemahan tugas KPK.

NASIONAL | 30 November 2020

Komnas HAM: Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Sigi

Peristiwa penembakan itu disertai pembakaran rumah ibadah dan rumah-rumah penduduk.

NASIONAL | 30 November 2020

Pandemi, Ribuan Kader Banser Termasuk Luar Negeri Ikuti Apel Kebangsaan Virtual

Gus Yaqut juga bangga karena kegiatan perdana apel virtual ini juga diikuti kader Banser di luar negeri yakni Taiwan, Korea Selatan, Malaysia, dan Mesir.

NASIONAL | 30 November 2020

Gunung Semeru Luncurkan Guguran dan Lava Pijar 13 Kali

Guguran dan lava pijar teramati 13 kali dengan jarak luncur kurang lebih 500-1.000 meter dari ujung lidah lava ke arah besuk kobokan.

NASIONAL | 30 November 2020

Aktivitas Semeru Meningkat, Pendakian Sementara Ditutup

Penutupan jalur pendakian gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut berdasarkan pengumuman Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

NASIONAL | 30 November 2020

Bangkitkan Pariwisata, Bupati Klungkung Berikan Dana Hibah

Dari jumlah itu, 70 persen di antaranya diberikan untuk industri pariwisata.

NASIONAL | 30 November 2020

Kasus Covid-19 di Kota Malang Meningkat, RS Penuh

Umar mengungkapkan melonjaknya kasus Covid-19 di Malang membuat rumah sakit tidak bisa menampung pasien Covid-19.

NASIONAL | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS