Presiden Kecewa Kasus Covid-19 Meningkat Tajam di DKI Jakarta
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Presiden Kecewa Kasus Covid-19 Meningkat Tajam di DKI Jakarta

Senin, 30 November 2020 | 10:51 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kecewa terhadap peningkatan kasus Covid-19 di DKI Jakarta dan Jawa Tengah (Jateng). Jokowi juga kecewa karena merosotnya tingkat penyembuhan.

Kepala Negara telah meminta Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan tajam kasus Covid-19 di Jateng dan DKI Jakarta.

“Saya ingatkan bahwa ada dua provinsi yang perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam dua-tiga hari ini peningkatannya sangat drastis yaitu, Jawa Tengah dan DKI Jakarta,” kata Presiden Jokowi pada rapat terbatas secara daring Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Ia mengatakan, diperlukan langkah ekstra untuk melihat secara tepat mengapa peningkatannya sangat drastis. Berdasarkan data diterima Presiden Jokowi pada 29 November, kasus aktif di Indonesia sekarang ini meningkat menjadi 13,41% meskipun angka ini lebih baik dari angka rata-data dunia.

“Tetapi hati-hati, ini lebih tinggi dari rata-rata minggu yang lalu. Minggu yang lalu masih 12,78% sekarang menjadi 13,41%,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Presiden Jokowi, terjadi penurunan tingkat kesembuhan, di mana pada minggu yang lalu adalah sebesar 84,03% dan sekarang menjadi 83,44%. “Ini memburuk semuanya. Karena adanya kasus yang lebih meningkat lebih banyak dari minggu-minggu kemarin,” tegas dia.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus meminta Mendagri Tito Karnavian untuk mengingatkan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia untuk betul-betul memegang penuh kendali di wilayah masing-masing, khususnya yang berkaitan dengan masalah Covid dan ekonomi.

“Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

Disebutkan juga , dalam setiap pengambilan kebijakan para gubernur, bupati, dan wali kota harus berdasarkan pada angka-angka kasus aktif, angka kesembuhan, angka kematian, dan indikator-indikator ekonomi yang ada.

Diberitakan, jumlah kasus Covid di Jakarta terus melonjak. Setelah pada Sabtu (28/11/2020) masih diangka 1.300 orang, jumlah kasus Minggu (29/11/2020) bertambah menjadi 1.431.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPK Gelar Webinar Bahas Akuntabilitas dan Bonus Demografi

Diskusi virtual ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-74 BPK dan Hari Guru Nasional 2020.

NASIONAL | 27 November 2020

Kepala Daerah Harus Pegang Kendali Penuh Penanganan Covid-19

Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya. Karena bagi Jokowi, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

NASIONAL | 30 November 2020

Perti: Ulama Harus Bawa Kedamaian dan Kerukunan bagi Umat

Lalu bedakan juga antara ajaran Islam dengan tokoh-tokoh Islam karena itu adalah dua hal yang berbeda.

NASIONAL | 30 November 2020

Jumat Barokah, Gerakan Kemanusiaan untuk Bantu Orang Miskin Terdampak Covid-19

Jumat Barokah kemudian dijadikan kegiatan kepolisian yang bersifat sosial, dengan visi polisi peduli dan berbagi dengan tema program Jumat Barokah.

NASIONAL | 30 November 2020

Singkong dan Kentang Jadi Prioritas, Partisipasi MSI Jabar Perlu Ditingkatkan

Untuk mengoptimalkan keberagaman pangan lokal di Indonesia.

NASIONAL | 30 November 2020

Majukan Papua, Stafsus Jokowi Nilai Otsus Harus Dilanjutkan

Kebijakan Otsus membuat generasi muda di Papua dan Papua Barat bisa menjadi lebih terdidik, sehingga memiliki peluang sukses atau cita-cita yang lebih tinggi.

NASIONAL | 30 November 2020

Kasus Edhy Prabowo, Bukti Tak Ada Pelemahan Tugas KPK

Terungkapnya skandal suap di KKP membuktikan bahwa tidak ada pengebirian atau pelemahan tugas KPK.

NASIONAL | 30 November 2020

Komnas HAM: Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Sigi

Peristiwa penembakan itu disertai pembakaran rumah ibadah dan rumah-rumah penduduk.

NASIONAL | 30 November 2020

Pandemi, Ribuan Kader Banser Termasuk Luar Negeri Ikuti Apel Kebangsaan Virtual

Gus Yaqut juga bangga karena kegiatan perdana apel virtual ini juga diikuti kader Banser di luar negeri yakni Taiwan, Korea Selatan, Malaysia, dan Mesir.

NASIONAL | 30 November 2020

Gunung Semeru Luncurkan Guguran dan Lava Pijar 13 Kali

Guguran dan lava pijar teramati 13 kali dengan jarak luncur kurang lebih 500-1.000 meter dari ujung lidah lava ke arah besuk kobokan.

NASIONAL | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS