Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Bakal Kembali Duduk di Kursi Terdakwa
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Bakal Kembali Duduk di Kursi Terdakwa

Senin, 30 November 2020 | 16:15 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin bakal kembali duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung seperti yang dialaminya pada 2014 lalu. Hal ini seiring dengan langkah Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan pemotongan uang dan gratifikasi yang menjerat Rachmat Yasin sebagai tersangka.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, berkas perkara Rachmat Yasin telah dinyatakan lengkap atau P21. Untuk itu, tim penyidik melimpahkan berkas perkara, barang bukti dan tersangka Rachmat Yasin ke tahap penuntutan atau tahap II.

"Hari ini (30/11/2020) Penyidik KPK melaksanakan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti tersangka RY (Rahcmat Yasin) kepada Tim JPU dimana sebelumnya berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21)," kata Ali dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

Penahanan Rachmat Yasin selanjutnya menjadi kewenangan Jaksa Penuntut selama 20 hari terhitung mulai tanggal 30 November 2020 sampai dengan 19 Desember 2020 di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Selain itu, dengan pelimpahan ini, Jaksa Penuntut memiliki waktu maksimal 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan terhadap Rachmat Yasin. Nantinya, surat dakwaan itu akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Bandung untuk disidangkan.

"Persidangan diagendakan di PN Tipikor Bandung," kata Ali.

Untuk menyelesaikan proses penyidikan kasus ini, tim penyidik KPK telah memeriksa sekitar 101 saksi. Para saksi yang diperiksa berasal dari sejumlah pejabat Pemkab Bogor dan juga pihak swasta.

Diketahui, KPK kembali menjerat Rahmat Yasin sebagai tersangka. Tak tanggung Lembaga Antikorupsi menjerat Rahmat Yasin atas dua kasus dugaan korupsi.

Rahmat Yasin merupakan mantan narapidana perkara penerimaan suap dari mantan bos Sentul City, Kwee Cahyadi Kumala terkait izin alih fungsi lahan hutan yang dikelola PT Bukit Jonggol Asri.

Untuk kasus pertama, KPK menduga Rahmat Yasin telah meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebesar sekitar Rp 8,93 miliar. Uang tersebut diduga digunakan untuk biaya operasional Rahmat Yasin selaku Bupati Bogor saat itu. Selain itu, uang tersebut diduga dipergunakan Rahmat Yasin untuk kebutuhan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Sementara untuk kasus kedua, Rahmat Yasin diduga menerima gratifikasi berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dari seseorang untuk memuluskan perizinan pendirian Pondok Pesantren dan Kota Santri. Tak hanya itu, KPK juga menduga Rahmat Yasin menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Vellfire. Mobil senilai sekitar Rp 825 juta itu diterima Rahmat Yasin dari seorang pengusaha rekanan Pemkab Bogor. Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja.

Pada November 2014, Rahmat Yasin diketahui divonis bersalah dan dihukum 5 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 300 juta atas perkara suap izin alih fungsi lahan hutan yang dikelola PT Bukit Jonggol Asri. Dalam perkara tersebut, Rahmat Yasin terbukti menerima suap sekitar Rp 4,5 miliar dari Kwee Cahyadi Kumala selaku Komisaris Utama PT Jonggol Asri dan Presiden Direktur PT Sentul City. Setelah menjalani masa hukum, Rahmat Yasin menghirup udara bebas pada pertengahan 2019 lalu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bupati dan Wali Kota di Sulsel Diminta Segera Atur Jalur Vaksin Covid-19

Seluruh Bupati dan Wali Kota di Sulawesi Selatan (Sulses) diminta segera mengatur lebih dini jalur distribusi vaksin Covid-19 sebelum disalurkan nantinya.

NASIONAL | 30 November 2020

Pulihkan Keamanan, Lembatongoa Dijaga Brimob

Aparat keamanan berupaya menormalisasi keadaan di Dusun 5 Lewonu Desa Lembatongoa, Palolo, Kabupaten Sigi, Sulteng, pasca pembunuhan empat orang.

NASIONAL | 30 November 2020

TNI Kirim Tambahan Pasukan Khusus Kejar Terduga Teroris di Sigi

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengemukakan TNI akan menindak tegas para pelaku pembunuhan terhadap 4 orang di Dusun 5 Tokelemo, Sigi.

NASIONAL | 30 November 2020

Berikan Efek Jera, Pakar Dukung Upaya Jaksa Agung Miskinkan Koruptor

Upaya Jaksa Agung ST Burhanuddin memiskinkan para koruptor agar menimbulkan efek jera bagi para pelakunya mendapat dukungan dari pakar TPPU Yenti Garnasih.

NASIONAL | 30 November 2020

Literasi Digital Jawab Tantangan Tranformasi Dunia Pendidikan

Gerakan #BagiBagiIlmu bertujuan mendukung masyarakat dan tenaga pengajar untuk menerapkan transformasi digital di tengah masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 30 November 2020

Rektor Untar: Pentingnya Pengembangan Dosen untuk Dukung Indonesia Maju

Saat ini telah tergabung ratusan dosen Katolik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dan telah memiliki 7 koordinator wilayah di beberapa provinsi.

NASIONAL | 30 November 2020

Pemprov-PT Timah Optimalkan Wisata Bawah Laut Pulau Bangka

Minat wisatawan dalam dan luar negeri berwisata bawah laut di Bangka Belitung cukup tinggi.

NASIONAL | 30 November 2020

Kapolri Beri Penghargaan Dirlantas Polda Kaltim karena Inovasi SIM Internasional

Para pemohon SIM Internasional cukup mengakses secara online.

NASIONAL | 30 November 2020

Kecelakaan di Tol Cikopo-Palimanan, 10 Orang Tewas

Kecelakaan itu bermula dari minibus yang melaju dari arah Jakarta menuju ke arah Cirebon.

NASIONAL | 30 November 2020

Rektor IAIN Palu: Jangan Beri Ruang pada Kelompok MIT

Upaya memutus mata rantai penyebaran faham radikalisme dan terorisme ini sangat penting dilakukan.

NASIONAL | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS