Mendes: Perguruan Tinggi Penting dalam Pendampingan Pertanian Desa
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mendes: Perguruan Tinggi Penting dalam Pendampingan Pertanian Desa

Senin, 30 November 2020 | 17:08 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan perguruan tinggi berperan penting dalam memberikan pendampingan berkelanjutan bagi sektor pertanian di desa.

Mendes PDTT menjelaskan, Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) berperan dalam pembangunan desa. Sebab, pembentukan Pertides dilatarbelakangi agar perguruan tinggi tidak lepas terlalu jauh dari berbagai permasalahan yang ada di desa.

"Pertides inilah yang kemudian memayungi kita untuk melakukan berbagai hal apa saja yang bisa dilakukan sesuai dengan apa yang menjadi fokus masing-masing perguruan tinggi dalam pendampingan untuk mengatasi permasalahan yang ada di desa," kata Gus Menteri, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (30/11/2020).

Gus Menteri menjelaskan, salah satu permasalahan di desa berkaitan dengan sektor pertanian. Dari 74.953 desa di seluruh Indonesia, 70% wilayahnya berada di sektor pertanian.

"Tentu ini juga akan sangat membutuhkan pendampingan karena berbagai upaya dalam keberlanjutan produktifitas yang berkelanjutan masih dalam permasalahan," katanya.

Gus Menteri menilai bahwa dalam permasalahan produktivitas berkelanjutan dikarenakan banyaknya pendampingan yang sifatnya sesaat atau tidak berkelanjutan sehingga produktivitasnya turut mengalami penurunan.

"Awalnya saat dilakukan pendampingan, produktivitasnya bagus. Tapi, setelah ditinggal, menjadi menurun. Inilah yang kemudian kita selalu meminta agar segala bentuk kerja sama harus ada pendampingan pasca dicapainya produk. Jadi, jangan kemudian dicapainya produk sudah tidak ada sentuhan lagi," katanya.

Menurut Gus Menteri, pendampingan di sektor pertanian membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun.

"Kalau sudah menjadi kultur atau budaya, baru ditinggal. Sebelum menjadi budaya, kalau kemudian ditinggal, itu akan kembali ke asalnya karena tidak mendampingi lagi. Sudah tidak ada lagi yang mengawasi, mengingatkan dan memotivasi. Ini sebenarnya harus dimotivasi terus menerus," katanya.

Bidang pertanian, lanjutnya, membutuhkan pendampingan berkelanjutan, termasuk dalam penerapan teknologi tepat guna (TTG).

"TTG itu sama, awal-awal semangat, lama-lama kalau tidak ada pendampingan, akan kembali lagi ke tradisional. Nah, ini juga yang perlu kita perhatikan. Jadi, pada prinsipnya kita memang sangat butuh pendampingan secara berkelanjutan," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bertemu Wakil Ketua KPK, Bamsoet Sampaikan Ini

Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta KPK turut terlibat dalam membenahi berbelitnya perizinan, investasi, dan monopoli kuota impor yang menghambat dunia usaha.

NASIONAL | 30 November 2020

49 Keluarga Masih Mengungsi, Gerombolan MIT Lari ke Hutan

49 kepala keluarga Dusun 5 Lewonu Desa Lemba Tongoa, Palolo, Kabupaten Sigi, Sulteng, masih mengungsi pasca pembantaian 4 orang yang dilakukan gerombolan MIT.

NASIONAL | 30 November 2020

Sebelum Skandal Djoko Tjandra, Pinangki Pernah Kena Sanksi Turun Pangkat

Pinangki Sirna Malasari, ternyata pernah dijatuhi sanksi disiplin berupa penurunan pangkat satu tingkat pada 2012 atau jauh sebelum skandal Djoko Tjandra.

NASIONAL | 30 November 2020

Menko Polhukam: Pemerintah Kecam Pembunuhan di Sigi

Menurut Mahfud, pemerintah sudah melakukan langkah-langkah untuk pemulihan atau trauma healing.

NASIONAL | 30 November 2020

Rantai Dingin Vaksin Covid-19, Indonesia Sudah Siap

Vaksin merupakan produk biologis yang sangat rentan terhadap perubahan suhu, sehingga perlu disimpan pada suhu 2-8 derajat celcius.

NASIONAL | 30 November 2020

Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin Bakal Kembali Duduk di Kursi Terdakwa

Tim penyidik KPK telah merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan pemotongan uang dan gratifikasi yang menjerat Rachmat Yasin sebagai tersangka.

NASIONAL | 30 November 2020

Bupati dan Wali Kota di Sulsel Diminta Segera Atur Jalur Vaksin Covid-19

Seluruh Bupati dan Wali Kota di Sulawesi Selatan (Sulses) diminta segera mengatur lebih dini jalur distribusi vaksin Covid-19 sebelum disalurkan nantinya.

NASIONAL | 30 November 2020

Pulihkan Keamanan, Lembatongoa Dijaga Brimob

Aparat keamanan berupaya menormalisasi keadaan di Dusun 5 Lewonu Desa Lembatongoa, Palolo, Kabupaten Sigi, Sulteng, pasca pembunuhan empat orang.

NASIONAL | 30 November 2020

TNI Kirim Tambahan Pasukan Khusus Kejar Terduga Teroris di Sigi

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengemukakan TNI akan menindak tegas para pelaku pembunuhan terhadap 4 orang di Dusun 5 Tokelemo, Sigi.

NASIONAL | 30 November 2020

Berikan Efek Jera, Pakar Dukung Upaya Jaksa Agung Miskinkan Koruptor

Upaya Jaksa Agung ST Burhanuddin memiskinkan para koruptor agar menimbulkan efek jera bagi para pelakunya mendapat dukungan dari pakar TPPU Yenti Garnasih.

NASIONAL | 30 November 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS