Covid-19 Meningkat, Bawaslu: Pilkada Tetap 9 Desember
Logo BeritaSatu

Covid-19 Meningkat, Bawaslu: Pilkada Tetap 9 Desember

Senin, 30 November 2020 | 19:18 WIB
Oleh : Robertus Wardy / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengemukakan Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan tanggal 9 Desember meski terjadi peningkatan virus corona (Covid-19) selama satu pekan terakhir. Dia meyakini bahwa Pilkada tidak akan melahirkan klaster baru penyebaran Covid-19.

"Sampai hari ini penyelenggara KPU, Bawaslu, Pemerintah dan Komisi 2 DPR tetap pada putusan yang ada," kata Abhan di Jakarta, Senin (30/11/2020).

Ia menjelaskan kunci keberhasilan Pilkada terhindar dari penyebaran Covid-19 adalah ketat menerapkan protokol kesehatan. Baik pemilih maupun penyelenggara wajib menjalankan setiap protokol yang ada seperti menggunakan masker, cuci tangan, gunakan hand sanitizer, pakai sarung tangan atau hand sanitizer dan pengukuran suhu badan calon pemilih, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Ini semua antara lain upaya yang dilakukan penyelenggara KPU dan Bawaslu agar Pilkada di tengah pandemi Covid-19 tidak menimbulkan klaster-klaster baru di Pilkada," ujar Abhan.

Sebelumnya, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Evi Novida Ginting mengemukakan untuk mencegah munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 pada hari pencoblosan, KPU telah menyiapkan 12 protokol kesehatan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ke-12 protokol itu sudah disimulasikan di berbagai daerah.

Ia menjelaskan ke-12 protokol tersebut adalah mulai dari penyiapan tempat cuci tangan dan sabun di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kedua, penyiapan hand sanitizer di TPS. Ketiga, penyiapan sarung tangan plastik untuk para pemilih. Keempat, penyiapan sarung tangan medis untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Kelima, penyiapan masker kepada seluruh pemilih dan penyelenggara. Keenam, berupa penyediaan tempat sampah untuk menyimpan semua bekas pakai selama coblos.

Enam protokol lainnya adalah penutup wajah (face shield) bagi penyelenggara, pengecekan suhu tubuh kepada semua pemilih, penyemprotan desinfektan di TPS, penyediaan tinta tetes untuk pemilih, penggunaan baju hazmat atau alat pelindung diri (APD) bagi petugas jika ada pemilih yang suhu tubuh di atas suhu 37,3 derajat Celcius dan penyediaan ruang khusus bagi pemilih yang suhu tubuh di atas suhu 37,3 derajat Celcius.

Evi menyebut usai coblos, pemilih tidak mencelupkan jarinya ke tinta coblos seperti yang terjadi selama ini. Nanti, tinta akan ditetes oleh petugas KPPS agar tidak terjadi penggunaan tinta yang sama untuk orang yang berbeda.

Pemilih juga diharapkan membawa alat tulis sendiri dari rumah untuk mengisi daftar hadir. Kalaupun tidak menyiapkan, petugas KPPS akan menyiapkan dan setelah dipakai akan disemprot hand sanitizer.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Didukung Warga Sulut di 30 Negara, Olly-Steven Raih Rekor Muri

Dukungan berasal dari warga Sulut yang kini berada di 30 negara, 30 warga Sulut di 30 provinsi, serta 30 tokoh dari 30 elemen masyarakat Sulut.

NASIONAL | 30 November 2020

Pandemi Covid-19, Erick Thohir Minta Masyarakat Terus Waspada

Menteri BUMN Erick Thohir meminta agar masyarakat untuk terus waspada agar tidak ada lonjakan kasus baru Covid-19.

NASIONAL | 30 November 2020

Romo Benny: Perilaku Terorisme Mengingkari Nilai Ketuhanan

Menurut Romo Benny, terorisme dapat mengancam keutuhan hidup berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 30 November 2020

Perpustakaan Digital Dorong Keterbukaan Akses Informasi

Indonesia memiliki ketersediaan layanan akses jurnal tertinggi di dunia khususnya untuk jurnal terbuka atau open access journal.

NASIONAL | 30 November 2020

Jelang 1 Desember, Polres Jayapura Ancam Bubarkan Aksi Ganggu Kamtibmas

Sekitar 450 personel termasuk dengan jajaran Polsek akan dikerahkan untuk menjaga kamtibmas pada 1 Desember.

NASIONAL | 30 November 2020

Rapid Test Pengawas TPS di Pandeglang, 11 Reaktif

Kesebelas orang yang hasilnya reaktif tersebut tersebar di delapan kecamatan.

NASIONAL | 30 November 2020

Kapolda Jabar Sebut Tindakan RS Ummi Pidana Murni

Selain itu, ia juga meragukan pernyataan Wali Kota Bogor Bima Arya yang bakal mencabut laporan kasus RS Ummi tersebut.

NASIONAL | 30 November 2020

Kerusakan Hutan, Pemicu Banjir dan Longsor di Jambi

Rusaknya hutan di daerah tangkapan air di kawasan hulu Sungai Batanghari membuat banjir cepat terjadi setiap musim hujan.

NASIONAL | 30 November 2020

Tolak Rapid Test, 9 Petugas KPPS di Kota Jambi Mundur

KPPS yang mengundurkan diri karena menolak rapid test di kota itu berasal dari Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.

NASIONAL | 30 November 2020

Pemeriksaan Sampel Menurun, Edy Rahmayadi Minta 3T Diperluas

Sumut yang memiliki 21 laboratorium, bisa memeriksa 2.800 sampel.

NASIONAL | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS