Basis Data Covid-19 Perlu Disempurnakan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Basis Data Covid-19 Perlu Disempurnakan

Senin, 30 November 2020 | 22:06 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Basis data kasus positif Covid-19 di Indonesia perlu diperbaiki dan disempurnakan. Sebab kualitas data yang valid akan menentukan pola penanganan dan evaluasi pengendalian Covid-19 di Indonesia dengan tepat.

Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM) Riris Andono Ahmad mengatakan, kesalahan data bisa memberikan beragam implikasi.

"Bisa saja masyarakat menjadi tidak percaya terhadap data yang disampaikan pemerintah. Hal ini akan memberi dampak pengendalian Covid-19 semakin sulit," katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (30/11/2020).

Kesalahan data ini mencuat ketika, Minggu (29/11/2020) kasus positif Covid-19 mencetak rekor baru mencapai 6.267. Kasus tertinggi disumbangkan Jawa Tengah 2.036. Namun pada Senin (30/11/2020) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meralat data yang sudah disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 tersebut.

Pemprov Jawa Tengah menyebut, terjadi dobel pendataan sehingga data yang seharusnya pada Minggu hanya 844 kasus positif.

Riris yang juga Direktur Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM ini menambahkan, dari kejadian ini akuntabilitas pemerintah perlu diperbaiki dengan transparansi data.

Selama ini data yang dihadirkan adalah data yang setiap hari disampaikan. Namun menurutnya, akses data bagi para profesional kesehatan, peneliti dapat dibuka untuk kepentingan eksplorasi, validasi dan pengecekan kualitas data.

"Data itulah yang akan dimanfaatkan untuk evaluasi pengendalian Covid-19 secara lebih dalam," ucapnya.

Pelibatan para peneliti kata dia, bisa sangat membantu pemerintah atau Satgas yang dipenuhi berbagai macam tugas. Sehingga ketika ada gap atau kejanggalan bisa dideteksi dini untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih tajam.

"Sekarang kita tidak tahu model recording reportingnya seperti apa, data mengalir ke mana dan apakah ada double counting karena kegagalan mengintegrasikan dua sumber yang berbeda," paparnya.

Di negara lain, seperti Singapura data tersaji dengan baik. Begitu pula di Vietnam dan Taiwan data tersusun baik untuk merespon pengendalian Covid-19. Data menjadi basis dalam pengendalian Covid-19.

Vietnam dengan data yang kuat dijadikan pijakan untuk pelacakan (tracing) dan pengendalian. Sedangkan Taiwan menggabungkan basis data imigrasi, screening kesehatan di pelabuhan dan asuransi kesehatan.

"Jika ada orang yang diketahui positif Covid-19 akan dilakukan respon cepat untuk menekan faktor risiko penularan," ucapnya.

Ririn menambahkan kekeliruan data akan menyulitkan tracing. Apalagi jika ada yang tidak tercatat.

Menanggapi adanya kekeliruan data, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan, sehubungan dengan adanya perbedaan data, perlu disampaikan saat ini sedang dilakukan sinkronisasi data daerah dan pusat.

"Hal ini terkait dengan pengumpulan dan validasi data yang jumlahnya besar dan membutuhkan waktu dalam prosesnya," katanya lewat pesan singkat.

Perlu diingat kata Wiku, langkah ini merupakan upaya penyempurnaan agar data yang dikumpulkan dapat konsisten dari waktu ke waktu.

Prinsipnya, pemerintah selalu berupaya mencapai interoperabilitas data dengan seluruh daerah melalui peningkatan yang berkelanjutan. Terkait dengan perbedaan data ini, Kementerian Kesehatan sedang melakukan koordinasi dengan daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Kami akan selalu memberikan update kepada publik tentang proses peningkatan kualitas pencatatan dan pelaporan data terkait upaya penanganan Covid-19 berdasarkan data ilmiah," ungkapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penting, Aturan Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam

Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning menegaskan ketentuan tamu wajib lapor 1x24 jam sangat penting untuk dipertahankan.

NASIONAL | 28 November 2021

Koordinasi Intelijen Dinilai Makin Berjalan Baik

Susaningtyas NH Kertopati atau akrab disapa Nuning mengapresiasi koordinasi intelijen di bawah Badan Intelijen Negara.

NASIONAL | 28 November 2021

Pengaruhi Pikiran, Ciri Agen Intelijen Andal

Seorang agen intelijen yang andal harus dapat memengaruhi pikiran individu, massa, bahkan institusi.

NASIONAL | 28 November 2021

Akademisi Pasuruan Respons Positif Investor

Di Kabupaten Pasuruan yang dikenal sebagai salah satu jantung industri di Jawa Timur berskala nasional, turut menyambut datangnya investor termasuk akademisi.

NASIONAL | 28 November 2021

Nuning Kertopati: Saat Negara Berdiri, Intelijen Sudah Ada

Nuning Kertopati menyebut intelijen sudah ada saat suatu negara dibentuk. Intelijen berperan penting untuk mengetahui ancaman terhadap negara.

NASIONAL | 28 November 2021


Pentolan KKB Dirawat di RS Bhayangkara Jayapura

Pentolan KKB Temianus Magayang, dievakuasi ke Sentani, Minggu (28/11/2021), dan kini dirawat di RS Bhayangkara, Jayapura.

NASIONAL | 28 November 2021

Milenial Nagekeo Cinta Tenun Tradisional

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo kini mendorong kaum milenial untuk menenun.

NASIONAL | 28 November 2021

Partai Gelora Canangkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Dalam rangka Hari Menanam Pohon Nasional pada 28 November 2021, Partai Gelora Indonesia mencanangkan Gelora Tanam 10 Juta Pohon.

NASIONAL | 28 November 2021

Perluas Pelayanan di Sumut, PPI Ikut KIM Investment Expo

Untuk memperluas dan meningkatkan pelayanan di Sumut, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/PPI berpartisipasi dalam KIM Investment Expo 2021.

NASIONAL | 28 November 2021


TAG POPULER

# Indonesia Terbuka


# Penghinaan Etnis


# Sembunyi di Roda Pesawat


# Razia Vaksinasi Covid-19


# Omicron



TERKINI
Penting, Aturan Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam

Penting, Aturan Tamu Wajib Lapor 1x24 Jam

NASIONAL | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings