Kemdikbud Akui Subsidi Kuota Kemungkinan Tidak Mencapai Target

Kemdikbud Akui Subsidi Kuota Kemungkinan Tidak Mencapai Target

Senin, 30 November 2020 | 22:39 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengakui bahwa bantuan kuota internet untuk tenaga pendidik dan murid selama pandemi Covid-19 kemungkinan tidak tepat sasaran atau tidak mencapai target. Target hingga tahap tiga yang harusnya diberikan untuk 59 juta pendidik dan siswa, faktanya bisa jadi akan meleset.

Plt Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pusdatin Kemdikbud), Muhammad Hasan Chabibie, mengatakan ada beberapa hal yang menyebabkan tenaga pendidik dan siswa belum mendapatkan bantuan kuota internet.

"Mereka yang tidak mendapatkan subsidi kuota mungkin ada di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T), sehingga sinyal kurang mendukung untuk mendapatkan bantuan kuota. Lalu dari pihak sekolah ada yang tidak mengirimkan SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak), di mana hal itu menjadi dasar pengiriman kuota,” kata Hasan ketika dihubungi Suara Pembaruan, Senin (30/11/2020).

Sebelumnya, pemerintah pernah mengatakan bawah bantuan subsidi kuota akan diberikan selama tiga bulan (Oktober-November) dengan beberapa tahapan. Pada bulan September ada 28,4 juta tenaga pendidik dan siswa yang menerima kuota, kemudian bulan Oktober ada 7,2 juta penerima. Jadi, seharusnya jika mau sesuai target maka di bulan November subsidi kuota diberikan pada 23,4 tenaga pendidik dan siswa. Sayangnya, diprediksi hingga tahap tiga selesai, target 59 juta pendidik tidak tercapai.

Selain itu, lanjut Hasan, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan pemberian subsidi tidak mencapai target. Satu di antaranya pendidik dan peserta didik mungkin menggunakan atau memanfaatkan jaringan Wi-Fi di rumahnya masing-masing, sehingga merasa tidak lagi membutuhkan bantuan kuota tersebut.

Jadi, hal-hal itulah yang membuat bantuan kuota internet tidak sampai ke yang membutuhkan. Hal itu terjadi sejak tahap pertama, kedua hingga ketiga. Menurutnya hingga akhir Oktober 2020, bantuan kuota sudah terkirim 35,5 juta penerima data dari berbagai jenjang.

"Sementara untuk yang tahap November dan Desember yang digabung menjadi satu ini masih dalam proses pengiriman. Ada yang sudah sampai dan ada yang masih berjalan,” ungkap .



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

P2G: Target Bantuan Kuota Internet Tahap Terakhir Meleset

Bantuan kuota internet gratis dari Kemdikbud untuk tahap terakhir tidak semuanya sampai ke tangan guru dan siswa.

NASIONAL | 30 November 2020

Harapan Masyarakat Marsram kepada Imani

Sejumlah elemen masyarakat yang berada di Kampung Marsram, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Papua berhasrat memenangkan pasangan Imani.

NASIONAL | 30 November 2020

Aktor Deddy Mizwar ke Medan Khusus untuk Menangkan Bobby Nasution

Deddy Mizwar, turun ke Medan khusus untuk memenangkan pasangan nomor urut 2, Bobby Nasution-Aulia Rachman dalam Pilwalkot Medan.

NASIONAL | 30 November 2020

Ekspor Bibit Lobster Jangan Hanya untuk Tingkatkan Perekonomian Nelayan

Mengijinkan ekspor bibit lobster dalam pendekatan ekologi politik jangan hanya dilihat sebagai langkah pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nelayan.

NASIONAL | 30 November 2020

Yan Imbab: Supiori Butuh Pemimpin Siap Kerja

Yan Imbab menyatakan Kabupaten Supiori membutuhkan pemimpin yang sudah siap memimpin, dan langsung bekerja ketika dilantik bukan pemimpin yang baru belajar.

NASIONAL | 30 November 2020

Basis Data Covid-19 Perlu Disempurnakan

Kualitas data yang valid akan menentukan pola penanganan dan evaluasi pengendalian Covid-19 di Indonesia dengan tepat.

NASIONAL | 30 November 2020

Jaga Pasokan di Alam, Batasi Pengambilan Lobster di Laut

Pengambilan lobster di laut harus dibatasi karena akan mengancam pasokannya di alam.

NASIONAL | 30 November 2020

Sekda dan 15 ASN Pemkot Malang Diduga Terpapar Covid-19

Ada lebih dari 10, bahkan 15 orang yang reaktif mengarah kepada indikasi positif Covid-19.

NASIONAL | 30 November 2020

Sekda dan 15 ASN Pemkot Malang Diduga Terpapar Covid-19

Sekretaris Daerah (Sekda) dan 15 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang diduga terpapar Covid-19.

NASIONAL | 30 November 2020

Rayakan HUT ke-92, Pemuda Muslim Bagikan Sembako untuk Anak Yatim di Banten

Pembagian paket sembako dan santunan dalam rangka ungkapan rasa syukur dan mengobarkan semangat berbagi kepada yang membutuhkan.

NASIONAL | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS