Bantuan Subsidi Kuota Internet hanya Tercapai 62 Persen
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Bantuan Subsidi Kuota Internet hanya Tercapai 62 Persen

Senin, 30 November 2020 | 22:48 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Heru Purnomo menyatakan pihaknya sejak awal sudah memprediksi bahwa subsidi kuota internet kemungkinan hanya mencapai sekitar 62% saja secara total dari target 59 juta penerima kuota yang ditujukan untuk siswa, mahasiswa, guru dan dosen.

"Berdasarkan data kami, tahap pertama pada September lalu itu capaiannya hanya 48%. Lalu penyaluran kedua yakni Oktober jika diakumulasi hanya sekitar 35,7 juta saja. Dengan melihat itu, memang banyak sekali daerah-daerah yang tidak memperoleh akses intenet karena jaringan yang turun naik, ditambah masalah SPTJM (surat pernyataan tanggung jawab mutlak) yang akhirnya mentok sudah maksimal di 35,7 juta itu,” ujar Heru kepada Suara Pembaruan, Senin (3/11/2020).

Menurutnya, di tahap terakhir yang akan dirangkap menjadi satu dan kuota menjadi 2 kali lipat baik kuota untuk umum maupun belajar, masih tanda tanya. Pasalnya banyak tenaga pendidik yang sudah menanyakan ke FSGI hingga saat ini bantuan kuota belum didistribusikan.

"Memang kami akui, jaringan yang tak stabil membuat si penerima kuota menjadi sulit mengaksesnya. Maka anggaran kuota sebesar Rp 7,2 triliun itu prediksi kami hanya terserap sekitar 62% saja di akhir program ini, sehingga ada dana sekitar Rp 3 triliun yang diperkirakan tak terpakai,” urainya.

Dengan melihat kondisi ini, lanjut Heru, sisa dana tersebut bisa mubazir. Maka akan lebih baik dan adil bisa dipergunakan teknik belajar luring dengan memberikan seperti modul. Pembelajaran lewat modul yang dicetak dan didstribusikan ke daerah-daerah. Cara ini bisa menjadi lebih efektif nantinya bagi daerah yang kualitas akses jaringan internetnya buruk.

Sebelumnya, Plt Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pusdatin Kemdikbud), Muhammad Hasan Chabibie, mengatakan ada beberapa hal yang menyebabkan tenaga pendidik dan siswa belum mendapatkan bantuan kuota internet.

"Mereka yang tidak mendapatkan subsidi kuota mungkin ada di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T), sehingga sinyal kurang mendukung untuk mendapatkan bantuan kuota. Lalu dari pihak sekolah ada yang tidak mengirimkan SPTJM, di mana hal itu menjadi dasar pengiriman kuota,” kata Hasan.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemdikbud Akui Subsidi Kuota Kemungkinan Tidak Mencapai Target

Kemdikbud mengakui bahwa bantuan kuota internet untuk tenaga pendidik dan murid selama pandemi Covid-19 kemungkinan tidak sasaran.

NASIONAL | 30 November 2020

P2G: Target Bantuan Kuota Internet Tahap Terakhir Meleset

Bantuan kuota internet gratis dari Kemdikbud untuk tahap terakhir tidak semuanya sampai ke tangan guru dan siswa.

NASIONAL | 30 November 2020

Harapan Masyarakat Marsram kepada Imani

Sejumlah elemen masyarakat yang berada di Kampung Marsram, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Papua berhasrat memenangkan pasangan Imani.

NASIONAL | 30 November 2020

Aktor Deddy Mizwar ke Medan Khusus untuk Menangkan Bobby Nasution

Deddy Mizwar, turun ke Medan khusus untuk memenangkan pasangan nomor urut 2, Bobby Nasution-Aulia Rachman dalam Pilwalkot Medan.

NASIONAL | 30 November 2020

Ekspor Bibit Lobster Jangan Hanya untuk Tingkatkan Perekonomian Nelayan

Mengijinkan ekspor bibit lobster dalam pendekatan ekologi politik jangan hanya dilihat sebagai langkah pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nelayan.

NASIONAL | 30 November 2020

Yan Imbab: Supiori Butuh Pemimpin Siap Kerja

Yan Imbab menyatakan Kabupaten Supiori membutuhkan pemimpin yang sudah siap memimpin, dan langsung bekerja ketika dilantik bukan pemimpin yang baru belajar.

NASIONAL | 30 November 2020

Basis Data Covid-19 Perlu Disempurnakan

Kualitas data yang valid akan menentukan pola penanganan dan evaluasi pengendalian Covid-19 di Indonesia dengan tepat.

NASIONAL | 30 November 2020

Jaga Pasokan di Alam, Batasi Pengambilan Lobster di Laut

Pengambilan lobster di laut harus dibatasi karena akan mengancam pasokannya di alam.

NASIONAL | 30 November 2020

Sekda dan 15 ASN Pemkot Malang Diduga Terpapar Covid-19

Ada lebih dari 10, bahkan 15 orang yang reaktif mengarah kepada indikasi positif Covid-19.

NASIONAL | 30 November 2020

Sekda dan 15 ASN Pemkot Malang Diduga Terpapar Covid-19

Sekretaris Daerah (Sekda) dan 15 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang diduga terpapar Covid-19.

NASIONAL | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS