Pandemi Momentum Bangkitkan Solidaritas dan Kerukunan Antarumat
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Pandemi Momentum Bangkitkan Solidaritas dan Kerukunan Antarumat

Selasa, 1 Desember 2020 | 13:22 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah memandang perlu mengajak bersama komponen bangsa untuk menciptakan masyarakat yang damai dengan melakukan pencegahan kekerasan, mencegah stigma dan diskriminasi, serta mempromosikan masyarakat yang inklusif, selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa mengatakan, dampak pandemi Covid-19 dirasakan oleh masyarakat di sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi.

Penurunan pertumbuhan ekonomi akibat Covid-19 telah berdampak pada meningkatnya jumlah angka pemutusah hubungan kerja (PHK), pengangguran, dan kemiskinan. Di bidang sosial, pademi menyebabkan peningkatan kriminalitas dan kekerasan dalam rumah tangga.

"Masyarakat juga mengalami disorganisasi dan disfungsi sosial akibat aktivitas keluar rumah yang dibatasi,” kata Suharso dalam webinar bertajuk Solidaritas dan Kerukunan Antarumat sebagai Perwujudan SDG16 Indonesia untuk Bangkit dari Covid-19.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan menuju SDGs Annual Conference 2020, yang akan diselenggarakan pada Desember 2020. Pada webinar ini, sejumlah Duta SDGs Indonesia turut dilibatkan.

Menurut Suharso, pemerintah telah mengambil langkah strategis untuk mengatasi problem di bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial masyarakat tersebut. Di bidang kesehatan, pemerintah tengah melakukan reformasi sistem kesehatan nasional, perlindungan sosial, bencana, pangan, dan lain-lain, untuk merespon wabah pandemi.

Langkah strategis pemerintah di bidang ekonomi dilakukan dengan meningkat konsumsi belanja melalui belanja pemerintah yang diharapkan dapat memberikan dampak multiplier pada sektor lainnya. Sedangkan di bidang perlindungan sosial, dilakukan dengan penyaluran bantuan dan membangun jaring pengaman sosial pada penduduk miskin dan rentan. "Dalam hal ini pemerintah telah melakukan perluasan basis data perlindungan sosial di sektor pekerja informal,” tegasnya.

Namun demikian, kata Suharso, pandemi Covid-19 juga membangkitkan rasa solidaritas, gotong royong, rasa kemanusiaan, persaudaraan, serta jiwa filantropi masyarakat. "Kita perlu menempatkan tujuan 16 SDGs, yakni mendorong kedamaian, keadilan dan masyarakat yang inklusif, bebas dari rasa takut dan kekerasan, sebagai enabler dan katalisator untuk mencapai tujuan SDGs lainnya,” tandas Suharso.

Duta SDGs Indonesia, Alissa Wahid

Duta SGDs Indonesia, Alissa Wahid menyampaikan, problem kerentanan yang dihadapi masyarakat saat ini tidak hanya permasalahan agama, tapi juga kemiskinan, akses pendidikan, dan kesehatan yang berkaitan dengan masalah perdamaian dan keadilan.

"Di antara lima konsep pilar dalam SDGs adalah pilar perdamaian. Pilar ini harus membawa kesejahteraan atau kemaslahatan bagi manusia, dan perdamaian tidak akan terwujud tanpa adanya perdamaian dan kerja sama. Tidak mungkin bisa mendapatkan perdamaian yang berkelanjutan kalau tidak ada keadilan,” terangnya.

Menurut Alissa, kelompok minoritas agama sekarang ini mengalami tantangan yang lebih besar. Antara lain, hak konstitusi kelompok agama dan kepercayaan yang belum terlindungi atau terpenuhi secara utuh.

"Belakangan ini, Indonesia menghadapi tantangan mayoritarianisme, padahal negara ini tidak dibangun di atas teori konflik yang biasanya kelompok mayoritas sebagai pemenangnya, tapi dibangun di atas kontrak sosial berupa konstitusi, yang di dalamnya tedapat Pancasila sebagai nilai bersama. Karena itu, hak warga negara menjadi setara tidak memandang mayoritas atau minoritas,” tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Letusan Awan Panas Semeru Meluncur hingga 3.000 Meter

BPBD Kabupaten Lumajang melaporkan terjadi guguran awan panas letusan Gunung Semeru berjarak luncur hingga 3.000 meter.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Buru Gerombolan MIT, Pasukan Khusus TNI Tiba di Palu

Pasukan khusus TNI tiba di Palu, Selasa (1/12/2020) sekitar pukul 07.15 WITA.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Dukungan Keluarga Kunci Utama Kembangkan Kemampuan Penyandang Disabilitas

Dukungan penuh keluarga terhadap penyandang disabilitas sangat penting untuk mengembangkan kemampuan mereka.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Lembata Darurat Bencana, Ribuan Warga dari 28 Desa Sudah Diungsikan

Yentje mengatakan, penanganan para pengungsi juga menerapkan protokol kesehatan sesuai yang sudah ditetapkan.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Tahun Depan, Belum Semua Sekolah di Jateng Bisa Tatap Muka

Didampingi sejumlah guru sekolah asrama tersebut, Ganjar berkeliling dan menyapa para siswa yang pagi itu sedang bersih-bersih lingkungan sekolah.

NASIONAL | 1 Desember 2020

BNPT: Jaringan Teroris MIT Sisa 10

Saat saksi diperlihatkan foto DPO teroris MIT, mereka menyakini bahwa identitas 3 orang OTK tersebut adalah kelompok Ali Ahmad alias Ali Kalora.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Pemeran Film "Naga Bonar" Ajak Pelaku Seni Budaya Menangkan Bobby Nasution

Kondisi Medan sekarang ini dapat dijadikan bahan evaluasi untuk melihat ke depan, terutama kehidupan seni di Kota Medan.

NASIONAL | 1 Desember 2020

KPK Dalami Keterkaitan PT Perishable Logistic Indonesia di Kasus Suap Edhy Prabowo

KPK memastikan bakal memeriksa para saksi yang diduga mengetahui hubungan PT ACK dan PT PLI.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Semeru Luncurkan Awan Panas, Ratusan Warga Dievakuasi

Sampai saat ini, kata Satria, BPBD masih meengevakuasi warga dengan membagikan masker ke warga, mendirikan tenda pengungsian dan membuat dapur umum.

NASIONAL | 1 Desember 2020

42 Rumah Tertimbun Longsor, Pemkab Simalungun Anggarkan Rp 400 Juta untuk Perbaikan

Proses perbaikan itu diharapkan selesai dikerjakan dalam kurun waktu selama 15 hari pengerjaan.

NASIONAL | 1 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS