KPK Dalami Keterlibatan Ali Ngabalin dalam Kasus Edhy Prabowo
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

KPK Dalami Keterlibatan Ali Ngabalin dalam Kasus Edhy Prabowo

Selasa, 1 Desember 2020 | 21:10 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap izin ekspor benur yang telah menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Salah satunya, KPK akan mendalami peran keterlibatan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin.

Apalagi Ali Ngabalin yang juga pembina di Kementerian Kelautan dan Perikanan diketahui turut dalam satu rombongan dengan Edhy saat kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS). Bahkan, Ali sempat menyaksikan saat Edhy dan istrinya Iis Rosita Dewi serta sejumlah pihak lainnya diamankan KPK setibanya di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (25/11/2020) dinihari.

"Kalau mungkin ibarat kata seorang Ali Ngabalin diberikan sesuatu yang sifatnya oleh-oleh, jelas itu kategorinya akan lain. Kecuali misalnya nanti ada tracing aliran dana ada porsi-porsi tertentu yang masuk dan itu boleh dikatakan rutin, ya kita wajib pertanyakan," kata Deputi Penindakan KPK, Karyoto di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (1/12/2020).

Karyoto mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasua dugaan suap izin ekaportir benih lobster. Tak tertutup kemungkinan KPK bakal menjerat pihak lain yang terlibat sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup dalam proses pengembangan kasus ini.

"Tetapi selama ini kami sedang mengumpulkan bukti-bukti apakah ada ke situ atau tidak.

Dikatakan, meski Ngabalin juga berada satu rombongan dengan Edhy, tidak otomatis membuatnya turut terlibat dalam kasus ini. Untuk itu, penyidik masih perlu mendalami lebih jauh kasus ini, termasuk mengenai keterlibatan Ali Ngabalin.

"Mungkin juga beliau disitu sebagai staf atau penasihat, memberikan studi banding ke Amerika yang mungkin ada kaitannya dalam arti pekerjaan untuk semacam studi banding. Tapi kalau masalah aliran dana belum kita dalami sejauh itu," kata Karyoto.

Diketahui, KPK telah menetapkan Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan bersama dua stafsusnya Safri dan Andreau Pribadi Misata; pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK) bernama Siswadi; staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan bernama Ainul Faqih; dan Amiril Mukminin ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait izin ekspor benur. Sementara tersangka pemberi suap adalah Chairman PT Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPPP), Suharjito.

Edhy Prabowo dan lima orang lainnya diduga menerima suap dari Suharjito dan sejumlah eksportir terkait jasa pengangkutan ekspor benur yang hanya dapat menggunakan PT Aero Citra Kargo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Teroris dan Radikalis Masih Ada, Fraksi PKB Minta Semua Pihak Tidak Lengah

Fraksi PKB meminta semua kalangan tidak lengah karena kelompok radikalis dan teroris masih ada di sekitar.

NASIONAL | 1 Desember 2020

PDIP: Mengubah Azan Bertentangan dengan Seruan Dua Masjid Suci Sedunia

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengubah kata-kata dalam azan.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Ganjar Doakan Anies dan Riza Sembuh

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mendoakan kesembuhan bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kejagung Periksa Tiga Mantan Pejabat Pelindo II

Kejagung menyelidiki dugaan korupsi berupa kerja sama antara PT JICT dengan PT Pelindo II.

NASIONAL | 1 Desember 2020

PDIP Soroti Kasus Kekerasan Seksual

Anggota Komisi VIII DPR, Diah Pitaloka menyoroti berita dan kasus kekerasan seksual yang kembali menyeruak.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kejagung Kembali Dalami Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi di Sumsel

Kejaksaan Agung mulai melakukan pemeriksaan kembali kepada pihak yang terkait kasus pembelian gas bumi di Sumatera Selatan.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kejagung Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi Koni Pusat

Kejaksaan Agung kembali memeriksa empat orang saksi terkait dengan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi di KONI Pusat.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Kasus Tes Usap Rizieq Syihab, Pekan Depan Naik ke Penyidikan

Satgas Covid-19 Kota Bogor melaporkan Dirut RS Ummi Bogor Andi Tatat karena menghalangi melakukan tes usap.

NASIONAL | 1 Desember 2020

HUT OPM, Polri: Situasi Tidak Ada yang Menonjol

Situasi keamanan di Papua terpantau kondusif pada HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) 1 Desember hari ini, Selasa (1/12/2020).

NASIONAL | 1 Desember 2020

Fantastis, Pengobatan Satu Pasien Covid-19 Habiskan Rp 184 Juta Per Hari

Satu pasien Covid-19 menghabiskan biaya pengobatan rata-rata Rp 184 juta setiap harinya.

NASIONAL | 1 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS