Teroris Manfaatkan Tingginya Jiwa Sosial Masyarakat Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.593 (-1.02)   |   COMPOSITE 6140.17 (-29.79)   |   DBX 1202.23 (-7.24)   |   I-GRADE 182.055 (-0.15)   |   IDX30 520.23 (-2)   |   IDX80 139.249 (-0.55)   |   IDXBUMN20 408.872 (-1.96)   |   IDXESGL 143.85 (-0.6)   |   IDXG30 142.18 (0.28)   |   IDXHIDIV20 459.051 (-2.43)   |   IDXQ30 148.957 (-0.35)   |   IDXSMC-COM 277.162 (-1.59)   |   IDXSMC-LIQ 347.622 (-0.91)   |   IDXV30 138.219 (-0.82)   |   INFOBANK15 1055.23 (-1.76)   |   Investor33 446.478 (-0.99)   |   ISSI 180.128 (-0.95)   |   JII 636.549 (-3.86)   |   JII70 222.134 (-1.29)   |   KOMPAS100 1238.45 (-5.39)   |   LQ45 966.883 (-2.81)   |   MBX 1689.51 (-7.8)   |   MNC36 329.297 (-1)   |   PEFINDO25 325.3 (-5.45)   |   SMInfra18 310.992 (0.98)   |   SRI-KEHATI 381.519 (-1.22)   |  

Teroris Manfaatkan Tingginya Jiwa Sosial Masyarakat Indonesia

Rabu, 2 Desember 2020 | 13:03 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kelompok teroris selama ini memanfaatkan tingginya jiwa sosial masyarakat Indonesia untuk menggalang dana. Ketika pasokan dana dari luar negeri seret mereka mencari dana dengan berbagai cara termasuk melalui kotak amal atau melalui kedok yayasan yatim piatu dan duafa.

Menurut pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan, modus pencarian dana kelompok teroris di tempat keramaian seperti minimarket sudah terjadi sejak awal tahun 2000.

"Kelompok tersebut memanfaatkan tingginya jiwa sosial masyarakat. Mereka memang menghasilkan dana yang cukup besar dari sumbangan. Ada yang di supermarket, minimarket, pom bensin, ada yang di ATM, masjid dan lain-lain," kata Ken Setiawan, di Jakarta, Rabu (2/11/2020).

Kelompok tersebut juga sudah merambah ke sektor lain dalam upaya mengumpulkan dana, di antaranya yakni melalui pembentukan organisasi legal yayasan sosial hingga yayasan yatim piatu. "Mereka membuat organisasi legal berupa LSM, Yayasan Yatim Piatu, Duafa dan lain-lain. Yayasan yang dibuat kelompok radikal itu sudah menyebar dengan kedok kegiatan sosial," ujarnya.

Di dalam operasionalnya, para jamaah, simpatisan, atau kaki tangan kelompok tersebut akan diminta menjadi relawan pencari dana. Mereka ditempatkan di minimarket, ATM, pom bensin, perempatan lampu merah, hingga di rumah ibadah. Dalam sehari, seorang relawan bisa mengumpulkan jutaan rupiah.

"Saya pernah ikut (kelompok radikal), saya merasa bersalah dan berdosa, setelah sadar, saya merasa bertanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat supaya tidak menjadi korban. Cukup saya dan kawan-kawan di NII Crisis Center. Jangan ada lagi korban," ucapnya.

Agar sumbangan dana tidak disalahgunakan, dirinya pun mendorong masyarakat untuk dapat memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan secara langsung. Artinya, bantuan diberikan tanpa perantara maupun melalui kotak amal atau amplop yang disebar di banyak lokasi.

Ken juga mendorong kepolisian untuk bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memantau dan memblokir dana-dana yang terindikasi mengarah ke jaringan terorisme.

Sebelumnya, kepolisian telah mengungkapkan adanya sejumlah aliran dana yang disalahgunakan oleh kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI). Salah satunya kotak amal yang berada di minimarket.

"Polri juga menemukan bahwa JI memiliki sejumlah dukungan Dana yang besar di mana dana ini bersumber dari badan usaha milik perorangan atau milik anggota JI sendiri dan penyalahgunaan fungsi dana kotak amal yang kami temukan terletak di mini market yang ada di beberapa wilayah di Indonesia," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono.

Dana-dana tersebut digunakan oleh JI untuk operasi memberangkatkan para teroris ke Syiria dalam rangka pelatihan militer dan taktik teror, gaji rutin para pimpinan JI, serta pembelian persenjatan dan pelatihan perakitan bom.

Pada masa lalu, pendanaan kegiatan teror dilakukan antara lain melalui perampokan bank. Secara internasional, teroris juga memanfaatkan penjualan narkoba untuk pembiayaan aksi mereka.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Literasi dan Edukasi di Media Sosial Penting Guna Tangkal Terorisme

Fakta akan masifnya pergerakan dan propaganda kelompok teror di dunia maya berimplikasi pada infiltrasi nilai radikal hingga bermunculan fenomena lone wolf.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Hadiri Dialog 100 Ulama dan Tokoh, Refly Harun Ingatkan Fungsi dan Tugas Negara

Rakyat harus juga berpartisipasi dalam segenap fungsinya masing-masing.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Tiga Pejabat OJK

Selain tiga pejabat OJK, jajarannya juga kembali memeriksa mantan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Erry Firmansyah.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Deklarasi Pemerintahan Sementara Papua Tidak Akan Diakui Negara Lain

Menurut Hikmahanto Juwana deklarasi tersebut tidak ada dasarnya. Oleh karena itu, deklarasi tersebut tidak akan diakui oleh negara lain.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Kejar MIT, Kapolda Sulteng Akan Pindah Kantor ke Poso

Idham memerintahkan Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso. Hal ini dimaksudkan guna mengintensifkan pengejaran kelompok MIT.

NASIONAL | 2 Desember 2020

KPK Isyaratkan Terapkan Pasal Pencucian Uang di Kasus Edhy Prabowo

Pasal TPPU bakal diterapkan sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup.

NASIONAL | 2 Desember 2020

250 Wartawan di Bengkulu Sudah Kontongi Serifikat UKW Dewan Pers

Ketua PWI Bengkulu, Zacky Antoni mengatakan, UKW ini merupakan keharusan bagi wartawan untuk menjadi seorang wartawan profesional.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Doni Monardo Tinjau Korban Letusan Gunung Ili Lewotolok

Pesan Presiden, tetap tabah dan sabar menghadapi musibah, tidak melupakan protokol kesehatan.

NASIONAL | 2 Desember 2020

3 Tokoh Ini Bahas Permasalahan Kota Medan dengan Para Seniman

Harus dipastikan agar pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota Medan.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Akbar Tanjung Ajak Keluarga Besar HMI Tidak Ragu Pilih Bobby Nasution di Pilkada Medan

"Kepada Golkar juga saya berharap suoaya mengefektifkan saksi saat Pilkada Medan nanti," kata Akbar Tanjung.

NASIONAL | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS