Temui Kemkominfo, Anggota DPRD Minta Pemerataan Akses Internet di Nagekeo
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Temui Kemkominfo, Anggota DPRD Minta Pemerataan Akses Internet di Nagekeo

Rabu, 2 Desember 2020 | 18:52 WIB
Oleh : Emanuel Kure / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambangi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk meminta bantuan akses internet di beberapa titik layanan di Kabupaten Nagekeo.

Permintaan ini disampaikan oleh Antonius Moti, Anggota DPRD dari Faksi Golkar, Petrus Dua dari Fraksi PDIP, dan Patrisius Bhoko dari Fraksi Demokrat. Ketiga anggota dewan ini menemui langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu, mewakili Menteri Komunikasi dan Infromatika (Menkominfo) Johnny G Plate, di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Rabu(2/12/2020).

Menurut Anton, saat ini tidak semua wilayah Kabupaten Nagekeo menikmati akses internet yang memadai. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, masyarakat Nagekeo benar-benar menghadapi tantangan yang berat terkait akses internet, terutama anak sekolah dan guru yang harus menempuh pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Sebagai wakil rakyat, kami selalu mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait akses internet. Apalagi anak sekolah dan juga guru yang saat ini harus belajar secara online. Mereka sangat kesulitan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Mereka harus ke luar rumah atau sekolah, dengan jarak yang cukup jauh untuk medapatakan akses internet. Jadi, kami minta Pak Menteri bisa memberikan kebijakan untuk membantu masyarakat kami," kata Anton.

Anton menjelaskan, saat ini hanya beberapa wilayah saja di Kabupaten Nagekeo yang mendapat akses sinyal 4G. Layanan 4G pada umumnya hanya bisa diakses di wilayah kecamatan. Itupun, tidak semua kecamatan di Nagekeo mendapat sinyal 4G.

"Di ibukota Kabupaten Nagekeo, yaitu di Mbay saja, sinyal hilang muncul. Paling sering kami hanya bisa melakukan telepon biasa saja. Tetapi kalau sudah mulai video call itu susah sekali. Apalagi kalau mau digunakan untuk kegiatan belajar mengajar yang harus video conference, itu sangat sulit,” ujar Anton.

Anggota DPRD yang sudah menjabat dua periode di Nagekeo tersebut berharap, masalah akses internet di Nagekeo bisa segera diatasi. Sehingga, selain bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatan ekonomi masyarakat, melalui kegiatan ekonomi digital. Misalnya, bisa berjualan online, serta bisa melakukan komunikasi dengan lancar.

"Setidaknya, kami harap tahun 2021 atau 2022 itu, tidak ada lagi isu telekomunikasi atau akses internet di Nagekeo. Kami harap, Pak Menteri melalui Pak Nando (Ferdinandus Setu) bisa membantu kami dalam hal akses internet,” ungkap Anton.

Sedangkan, Patrisius Bhoko, Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil II), yaitu Kecamatan Mauponggo, Keo Tengah, dan Nangaroro menambahkan, di beberapa wilayah di Dapil yang mengusungnya, bahkan sama sekali tidak memiliki akses internet.

"Jadi ada beberapa wilayah di Dapil saya itu, bahkan tidak memiliki akses internet. Itu seperti di Salalejo, Bela, dan ada beberapa titik lagi. Nah ini, kami harapkan supaya bisa segera dapat akses internet. Masyarakat di Dapil saya itu sangat merindukan akses internet yang memadai untuk mendukung kegiatan mereka setiap hari,” tutur patris.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Petrus Dua. Menurut Petrus, saat ini, kebutuhan akses internet sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, disamping, pangan, sandang, dan papan. Masyarakat saat ini, kata dia, bisa memiliki perkejaan atau memperoleh penghasilan melalui internet.

Tetapi, lanjut Patris, masyarakat juga perlu diedukasi untuk menggunakan internet secara baik dan benar, sehingga bisa memberikan manfaat bagi setiap pengguna. Oleh karena itu, literasi digital juga sangat diperlukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama masyarakat Nagekeo.

"Saat ini, internet sudah menjadi kebutuhan utama. Namun, kami di Nagekeo, masih minim fasilitas internet. Kami juga meminta kepada Kemkominfo untuk memberikan dan memfasilitasi akses internet di Nagekeo, dan juga literasi digital kepada masyarakat Nagekeo,” tambah pria yang juga mantan wartawan Flores Pos ini.

Wilayah 3 T Jadi Prioritas Pemerintah
Sementara, Nando, sapaan Ferdinandus Setu menuturkan, saat ini pemerintah sangat concern terhadap pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan juga talenta digital. Terutama, di wilayah Terdepan, Terluar, Terpencil (3T), yang mana Nagekeo termasuk dalam kriteria tersebut.

"Pemerintah sudah mempunyai peta jalan (roadmap) terkait pengembangan akses internet di wilayah 3T. Nagekeo tentu termasuk di dalamnya. Secara umum, pada 2023 nanti, tidak ada daerah yang blank spot lagi. Artinya, semua wilayah di Indonesia harus mendapat akses internet. Jadi, ini menjadi perhatian serius kami, apalagi bapak-bapak Dewan dari Nagekeo sudah menemuni langsung di sini. Tentu, saya akan sampaikan ini ke Pak Menteri,” ungkap Nando.

Nando pun mengusulkan kepada DPRD Nagekeo dan mitra kerja di Pemerintahan Daerah (Pemda) untuk menyampaikan proposal kepada Kemkominfo, sehingga masaalah ini bisa segera diatasi. Pasalnya, saat ini fokus pemerintah tidak hanya di satu wilayah atau daerah saja, tetapi seluruh pelosok Indonesia.

“Bukan berarti mengabaikan wilayah lainnya, tetapi usul saya supaya DPRD dan mitra kerja di Pemda bisa menyampaikan proposal ke kami. Dalam proposal tersebut juga disertakan juga titik-titik layanan yang detail, sehingga kami bisa mendorong operator telekomunikasi maupun Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) untuk segera membangun di titik tersebut,” ungkap Nando.

“Saya berharap, di 2021-2022 itu, akses internet yang memadai di wilayah Nagekeo itu sudah bisa dinikmati. Karena ini juga sejalan dengan transformasi digital yang digaungkan oleh Pemerintahan Pusat,” pungkas Nando.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polri Siap Proses Hukum Pihak-pihak yang Menghalangi Pemanggilan Rizieq Syihab

Masyarakat harus tahu dan semua harus tunduk kepada hukum.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Saksi Sebut Pinangki Beli BMW X5 Setelah Menang Kasus

Pinangki meminta pembayarannya dilakukan secara tunai secara bertahap dengan nilai total Rp 1,709 miliar.

NASIONAL | 2 Desember 2020

KPK Sita Catatan Transaksi Keuangan Eksportir Penyuap Edhy Prabowo

Berbagai dokumen itu disita tim penyidik saat menggeledah kediaman Chairman PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito di Bekasi.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Lacak Aliran Uang Kasus Edhy Prabowo, KPK Gandeng PPATK

KPK menggandeng PPATK guna menelusuri aliran uang terkait kasus dugaan suap yang menjerat Edhy Prabowo.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Ganjar Apresiasi Pemerintah Pangkas Libur Akhir Tahun

Menurut Ganjar, keputusan yang diambil pemerintah ini telah sesuai dengan aspirasi yang disampaikan pihaknya sejak lama.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Sahabat Pelangi, Kisah Inspiratif Perjuangan Penyandang Disabilitas Menembus Batas

Kendati memiliki keterbatasan, banyak penyandang disabilitas yang terus berjuang untuk menunjukkan bakat dan prestasinya.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Energy Watch: Kejaksaan Agung Mampu Perkuat Pengawasan Sektor Energi

Kejaksaan Agung bekerja sama dengan PT Pertamina untuk menjaga kelancaran proyek strategis nasional yang sedang dan akan dijalankan Pertamina.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Bio Farma Siapkan Infrastruktur Digital untuk Penyediaan dan Layanan Vaksin Covid-19

Bio Farma menggandeng badan usaha milik negara lain, PT Telkom guna mengintegrasikan data dari berbagai kementerian dan lembaga.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Cegah Kerumunan, KPU Bengkulu Atur Jam Kedatangan Pemilih di TPS

Dengan adanya pengaturan jam atau waktu kedatangan pemilih ke TPS maka tidak terjadi penumpukan atau kerumunan orang saat pencoblosan pada 9 Desember nanti.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Akselerasi Inovasi Daerah, Pemkab Takalar Kerja Sama dengan NCI dan LIPI

Bupati memiliki harapan besar bahwa Kabupaten Takalar akan menjadi kawasan industri pertanian, perikanan, peternakan, dan manufaktur yang unggul.

NASIONAL | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS