KPK Mulai Bidik Skandal Gagal Bayar di Industri Keuangan
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

KPK Mulai Bidik Skandal Gagal Bayar di Industri Keuangan

Rabu, 2 Desember 2020 | 18:57 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan mulai membidik skandal gagal bayar yang terjadi di industri keuangan. Saat ini, KPK sudah mengantongi beberapa informasi hingga bukti untuk selanjutnya dilakukan proses penyelidikan.

Deputi Penindakan KPK Karyoto menyatakan, pihaknya telah mengantongi informasi yang berkaitan dengan kasus gagal bayar di industri keuangan. Bahkan, Karyoto mengungkapkan antusiasme KPK menyelidiki skandal gagal bayar ini. "Kita ada beberapa bahan, dan akan kita coba lidik juga. Kemarin sudah mulai didiskusikan. Kalau kita coba ikut andil dan membantu khususnya duit negara yang diputar-putar enggak karuan ya kita dengan penuh antusias akan masuk ke situ," kata Karyoto saat dikonfirmasi, Selasa (1/12/2020).

Sejumlah pihak mulai dari DPR, Ombudsman, hingga pengamat menyoroti rentetan kasus gagal bayar di industri keuangan. Skandal ini menimbulkan kekhawatiran lantaran menyangkut kerugian keuangan negara dan terutama merugikan masyarakat sebagai nasabah. Untuk itu, berbagai kalangan mendorong KPK turun tangan mengusut skandal gagal bayar tersebut.

Karyoto mengakui KPK sempat ketinggalan untuk menangani sejumlah perkara gagal bayar asuransi terkait kasus Jiwasraya hingga Asabri yang kini telah ditangani aparat penegak hukum lain. Namun, Karyoto mengungkapkan, KPK akan memulai penyelidikan terkait kasus gagal bayar yang belum disentuh oleh Kejaksaan Agung dan Polri. "Kemarin sebenarnya KPK juga punya bahan, namun karena KPK mungkin ketinggalan di waktu yangg lalu, Asabri udah disidik Bareskrim, kemudian Jiwasraya Kejaksaan, tapi kemarin dari beberapa anggota kami juga ada yang mengajukan beberapa yang sifatnya belum tercover oleh kedua-duanya. Akan kita mulai juga," katanya.

Karyoto mengatakan, KPK memang akan kesulitan untuk menangani kasus gagal bayar di industri keuangan yang menyeret perusahaan swasta lantaran berdasarkan Undang-Undang, KPK hanya boleh menangani kasus yang melibatkan penyelenggara negara. Namun, Karyoto menyatakan, tak tertutup kemungkinan dalam kasus gagal bayar tersebut menyangkut keuangan negara atau penyelenggara negara yang menjadi kewenangan lembaga antikorupsi. "Kalau yang swasta ini agak repot, kecuali di swasta disitu menggunakan duit negara, baru ada peluang untuk membuka keterkaitan dengan pengucuran anggaran-anggaran itu," katanya.

Diketahui, terdapat sejumlah perusahaan yang bergerak di sektor keuangan mengalami gagar bayar. Di sektor koperasi misalnya, terdapat Koperasi Indo Surya, Koperasi Hanson, LiMa Garuda, Koperasi Pracico, dan Koperasi Sejahtera Bersama. Kemudian, di sektor investasi dan pengelolaan aset, terdapat Minna Padi Asset Management, Victoria Manajemen Investasi, Mahkota Investama, Emco Asset Management, Narada Asset Management dan yang terbaru ialah Indosterling Optima Investama. Sementara di sektor asuransi terdapat beberapa perusahaan yang bermasalah seperti PT Asuransi Bumiputera (AJB), PT Asuransi Jiwasraya, Wanaartha Life, dan Kresna Life.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri mendukung reformasi industri keuangan non-bank (IKNB). Reformasi dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Panglima TNI Pimpin Upacara Sertijab Kapuskersin

Panglima TNI Hadi Tjahjanto memimpin acara serah terima jabatan (Sertijab) Kapuskersin TNI dari Laksma TNI Didik Kurniawan, kepada Laksma TNI R Teguh Isgunanto.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Temui Kemkominfo, Anggota DPRD Minta Pemerataan Akses Internet di Nagekeo

Saat ini, tidak semua wilayah Kabupaten Nagekeo menikmati akses internet yang memadai.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Polri Siap Proses Hukum Pihak-pihak yang Menghalangi Pemanggilan Rizieq Syihab

Masyarakat harus tahu dan semua harus tunduk kepada hukum.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Saksi Sebut Pinangki Beli BMW X5 Setelah Menang Kasus

Pinangki meminta pembayarannya dilakukan secara tunai secara bertahap dengan nilai total Rp 1,709 miliar.

NASIONAL | 2 Desember 2020

KPK Sita Catatan Transaksi Keuangan Eksportir Penyuap Edhy Prabowo

Berbagai dokumen itu disita tim penyidik saat menggeledah kediaman Chairman PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito di Bekasi.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Lacak Aliran Uang Kasus Edhy Prabowo, KPK Gandeng PPATK

KPK menggandeng PPATK guna menelusuri aliran uang terkait kasus dugaan suap yang menjerat Edhy Prabowo.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Ganjar Apresiasi Pemerintah Pangkas Libur Akhir Tahun

Menurut Ganjar, keputusan yang diambil pemerintah ini telah sesuai dengan aspirasi yang disampaikan pihaknya sejak lama.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Sahabat Pelangi, Kisah Inspiratif Perjuangan Penyandang Disabilitas Menembus Batas

Kendati memiliki keterbatasan, banyak penyandang disabilitas yang terus berjuang untuk menunjukkan bakat dan prestasinya.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Energy Watch: Kejaksaan Agung Mampu Perkuat Pengawasan Sektor Energi

Kejaksaan Agung bekerja sama dengan PT Pertamina untuk menjaga kelancaran proyek strategis nasional yang sedang dan akan dijalankan Pertamina.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Bio Farma Siapkan Infrastruktur Digital untuk Penyediaan dan Layanan Vaksin Covid-19

Bio Farma menggandeng badan usaha milik negara lain, PT Telkom guna mengintegrasikan data dari berbagai kementerian dan lembaga.

NASIONAL | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS