UGM Gandeng Filipina Ciptakan Obat Antivirus dan Antiinflamsi
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

UGM Gandeng Filipina Ciptakan Obat Antivirus dan Antiinflamsi

Rabu, 2 Desember 2020 | 19:35 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, resmi bekerja sama dengan PT Filipina Antiviral Indonesia (FAI) mengembangkan obat antivirus dan antiinflamsi, termasuk untuk pengobatan Covid-19.

Kerja sama tersebut telah ditandatangani Rektor UGM Panut Mulyono dan Presiden Direktur PT FAI Mario Parcusa Marcos pada 23 Oktober 2020.

Sedang menurut Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Paripurna, Rabu (2/12/2020), mengatakan kerja-sama tersebut sejalan dengan misi Pemerintah RI mengenai peningkatan kemandirian obat dalam negeri yang berfokus pada empat bidang. Yaitu bahan baku natural kimia farmasi dan vaksin dilakukan sebagai wujud konkret dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri di sektor kesehatan, termasuk di dalamnya memproduksi obat Covid-19.

“Pengembangan obat saat ini berada di tahap konsultasi dengan BPOM dan komite etik, dan pengembangannya akan dilakukan bersama dengan Kimia Farma,” ujar Paripurna melalui keterangan secara virtual dengan aplikasi Zoom.

Selain dalam bidang pengembangan obat-obatan, PT FAI juga mendukung pengembangan laboratorium bioteknologi di UGM dan memberikan dana abadi untuk program pascasarjana bagi para peneliti yang bergerak dalam pengembangan obat.

Proximate Coordinating Investigators dari UGM, dr Jarir At-Thobari menuturkan kerja sama ini berawal dari keinginan UGM untuk mengembangkan teknologi obat antivirus dan antiviral, bahkan vaksin di Indonesia. Filantropi dari Filipina melalui PT FAI pun bersedia berkolaborasi.

“Selama ini jenis obat antivirus dan antiinflamasi yang ada masih sangat sedikit dan belum ada yang langsung diteliti dan diproduksi di Indonesia,” tuturnya.

Bahkan nantinya juga dikembangkan fasilitas bagi ilmuwan dari Filipina dan Indonesia untuk bisa bekerja sama lebih lanjut dalam mengembangkan produk obat, kemudian vaksin, juga kemungkinan ke arah uji coba yang menjadi salah satu teknologi kesehatan yang sangat diperlukan.

“Kami melibatkan tidak hanya peneliti dari fakultas kedokteran kesehatan masyarakat dan keperawatan UGM namun juga dari rumah sakit jejaring juga dari fakultas farmasi UGM, kemudian di dalam proses penelitiannya kami akan menggunakan standar yang sudah ditetapkan baik di internasional maupun nasional yaitu akan berbasis pada cara uji klinik yang baik dan juga cara penelitian di laboratorium yang baik,” terangnya.

Dalam pengembangannya, obat antivirus dan antiinflamasi ini juga akan menggunakan bahan baku dari Indonesia dengan menjadikan UGM sebagai pusat industrinya.

Penelitian termasuk uji klinis akan dimulai pada awal 2021 dan target hilirisasi pada 2022. Saat ini, UGM sedang menunggu rekomendasi dari BPOM dan komite etik supaya obat antivirus dan antiinflamasi bisa memasuki tahap praklinis sampai uji ke manusia.

Sementara Direktur Utama Filipina Antiviral Indonesia, Mario Pacurso Marcos, berharap dukungan pengembangan obat antivirus dan antiinflamasi, pengembangan laboratorium bioteknologi UGM serta pemberian beasiswa kepada peneliti muda yang berkontribusi positif bagi kedua negara Filipina dan Indonesia bisa memberikan manfaat bagi kedua negara.

“Kerja sama ini ditujukan untuk pengembangan obat anti inflamasi dan anti viral, atau pengembangan formulasi obat sebagai tambahan dukungan untuk pengembangan lab. Biotech internasional dalam industri farmasi yang sebelumnya terpisah,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Suap Ekspor Benur, KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo

KPK lanjutkan proses penggeledahan sejumlah lokasi yang diduga terdapat jejak-jejak para tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Presiden Serahkan 18 Kandidat Anggota Ombudsman ke DPR

Mensesneg Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memilih 18 kandidat anggota Ombudsman.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Dipanggil, Polisi Minta Rizieq Taat Hukum

Rizieq Syihab diminta untuk dan kooperatif terhadap surat panggilan pemeriksaan terhadap dirinya.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Moeldoko Ajak Perguruan Tinggi di ASEAN Buat Rencana Bersama Pemulihan Pascapandemi

Moeldoko tegaskan perlunya kesepakatan dalam menyamakan standar protokol kesehatan yang dapat meningkatkan kepercayaan negara ASEAN.

NASIONAL | 2 Desember 2020

KSP Tegaskan Pendekatan Pada Penyandang Disabilitas Harus Berbasis HAM

Pendekatan pada penyandang disabilitas mulai bergeser dari pendekatan santunan atau karikatif menjadi berbasis HAM.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Kasus Pelindo II, Kejagung Periksa Tiga Saksi

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Pemprov Jatim Kirim Bantuan Logistik untuk Pengungsi Gunung Semeru

Pemprov Jatim mengirimkan bantuan peralatan dan logistik untuk penanganan warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

NASIONAL | 2 Desember 2020

BPBD Terapkan Protokol Kesehatan di Lokasi Pengungsian Gunung Semeru

BPBD Kabupaten Lumajang menerapkan protokol kesehatan bagi ratusan warga terdampak erupsi Gunung Semeru yang berada di tenda pengungsian.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Mantan Dirut BEI

Kejaksaan Agung kembali memeriksa empat saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (persero) yang dilakukan untuk tersangka Fakhri Hilmi

NASIONAL | 1 Desember 2020

Dianggap Mencemarkan Nama Baik, Politisi Dilaporkan Keluarga Jusuf Kalla

Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri dilaporkan ke Mabes Polri terkait dugaan pencemaran nama baik di media sosial.

NASIONAL | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS