KPK Buka Peluang Jerat PT Aero Citra Kargo di Kasus Suap Edhy Prabowo
Logo BeritaSatu

KPK Buka Peluang Jerat PT Aero Citra Kargo di Kasus Suap Edhy Prabowo

Rabu, 2 Desember 2020 | 10:13 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur yang menjerat Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Dari pengembangan yang dilakukan tak tertutup kemungkinan KPK bakal menjerat pihak lain yang terlibat sebagai tersangka, termasuk PT Aero Citra Kargo (PT ACK) sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup.

"Jika kemudian ditemukan ada bukti permulaan yang cukup, KPK tidak segan untuk menetapkan pihak-pihak lain sebagai tersangka dalam perkara ini termasuk tentu jika ada dugaan keterlibatan pihak korporasi," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu 2/12/2020).

PT ACK diduga memonopoli bisnis kargo ekspor benur atas restu Edhy Prabowo dengan tarif Rp 1.800 per ekor. Pengendali PT ACK, Siswadhi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Edhy Prabowo sendiri diduga memiliki saham di PT ACK melalui nominee atau pinjam nama Amri dan Ahmad Bahtiar. Kedua nama itu yang kemudian menerima transfer suap sebesar Rp 9,8 miliar dari PT ACK yang diduga berasal dari sejumlah eksportir, salah satunya Chairman PT Dua Putra Perkasa, Suharjito yang telah menyandang status tersangka. Sebagian uang suap yang diterima dari PT ACK kemudian dikirimkan Amri dan Ahmad Bahtiar ke staf istri Edhy Prabowo bernama Ainul Faqih.

Dalam menjalankan monopoli bisnis kargo ini, PT ACK menggunakan PT Perishable Logistics Indonesia (PLI) sebagai operator lapangan pengiriman benur ke luar negeri. Pengendali PT PLI, Dipo Tjahjo Pranoto yang juga direktur PT ACK sempat turut diamankan dan diperiksa KPK. Namun, lembaga antikorupsi melepaskan Dipo dengan statusnya masih sebagai saksi.
Ali mengatakan, pihaknya saat ini fokus menuntaskan berkas penyidikan tujuh orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Edhy Prabowo. Dikatakan, setelah proses pemeriksaan para saksi, KPK bakal menganalisis untuk menentukan pengembangan kasus ini.

"Untuk saat ini KPK fokus pada pembuktian unsur-unsur pasal yang dipersangkakan atas diri tujuh tersangka tersebut. Setelah nanti memeriksa sejumlah saksi, akan dilakukan analisa lebih lanjut dari hasil pemeriksaan tersebut," kata Ali.
Tak hanya menjerat pihak-pihak yang terlibat, seperti PT ACK, KPK juga membuka kemungkinan untuk menerapkan UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Termasuk pula tentu akan dilakukan analisa terhadap peluang kemungkinan penerapan pasal TPPU," kata Ali.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka. Mereka yakni, Edhy Prabowo bersama dua staf khususnya Safri dan Andreau Pribadi Misata; pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK) bernama Siswadhi; staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan bernama Ainul Faqih; dan Amiril Mukminin serta Chairman PT Dua Putra Perkasa, Suharjito.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Kotak Amal Minimarket Danai JI, Polisi Didesak Investigasi

Pemerintah harus menertibkan regulasi pola filantropi, sekaligus memberikan sanksi jika ada pelanggaran.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Situasi Pandemi, Ancaman Terorisme Tak Berkurang

Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan, situasi pandemi Covid-19 tidak mengurangi ancaman radikalisme dan terorisme.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Penyidik Kirim Berkas Perkara 2 Tersangka Video Syur Mirip Gisel ke Jaksa

Penyidik telah melakukan tahap satu pelimpahan berkas perkara tersangka PP dan MN ke kejaksaan.

NASIONAL | 2 Desember 2020

7 Hari Jelang Pilgub Sulut, Olly-Steven Diprediksi Menang

Kekuatan dukungan pasangan petahana merata di semua segmen pemilih penting, mulai dari usia, tingkat pendidikan, suku, dan agama.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Rekomendasi APBD Tak Dijalankan, Dana Transfer Daerah Dipotong

Kementerian Dalam Negeri akan memberikan sanksi pemotongan dana transfer ke daerah yang tidak menjalankan berbagai rekomendasi Kemdagri dalam penyusunan APBD

NASIONAL | 1 Desember 2020

Meski Ada Vaksin, Protokol Kesehatan Covid-19 Harus Tetap Diterapkan

Protokol kesehatan Covid-19 harus tetap diterapkan kendati sudah terdapat vaksin Covid-19.

NASIONAL | 2 Desember 2020

UGM Gandeng Filipina Ciptakan Obat Antivirus dan Antiinflamsi

"Pengembangannya akan dilakukan bersama dengan Bio Farma,” ujar Paripurna.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Kasus Suap Ekspor Benur, KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo

KPK lanjutkan proses penggeledahan sejumlah lokasi yang diduga terdapat jejak-jejak para tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Presiden Serahkan 18 Kandidat Anggota Ombudsman ke DPR

Mensesneg Pratikno mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memilih 18 kandidat anggota Ombudsman.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Dipanggil, Polisi Minta Rizieq Taat Hukum

Rizieq Syihab diminta untuk dan kooperatif terhadap surat panggilan pemeriksaan terhadap dirinya.

NASIONAL | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS