DPR Kutuk Oknum yang Deklarasikan Pemerintahan Sementara Papua Barat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

DPR Kutuk Oknum yang Deklarasikan Pemerintahan Sementara Papua Barat

Rabu, 2 Desember 2020 | 21:40 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengutuk deklarasi pemerintahan sementara Papua Barat. Deklarasi itu dilakukan kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP).

“Papua Barat sepenuhnya merupakan provinsi yang tak terpisahkan dari NKRI. Tindakan para oknum atas klaim di luar kerangka NKRI adalah hal yang tidak terpuji dan tidak memiliki dasar yang jelas. Klaim sepihak seperti ini kita kutuk secara tegas, dan juga bagi yang mendukung kita akan tindak secara tegas,” tegas Azis Syamsuddin, Rabu (2/12/2020).

Menurut Azis, masyarakat Papua Barat tidak terlibat dalam pembentukan ULMWP, sehingga tidak ada dasar yang kuat atas klaim tersebut. “Keberadaan Papua Barat itu clear sesuai dengan konstitusi Indonesia, nilai-nilai Pancasila dan pengakuan dunia Internasional,” ungkap Azis.

Azis pun mendesak agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah agar provokasi tanpa dasar oleh kelompok ULMWP tidak menjadi liar di masyarakat. Pemerintahan Otonomi Khusus Papua Barat juga dipandang perlu tegas dalam penyikapi isu ini.

“Benny Wenda ini tidak paham Pancasila, justru Pancasila menjadi dasar pemersatu bangsa. Dalam konsep Pancasila inilah Papua maupun Papua Barat merupakan inti dari kerangka NKRI. Dunia International pun mengakui wilayah NKRI secara utuh. ini final and binding. NKRI Harga Mati” tegas Azis.

Azis meyakini bahwa masyarakat Papua Barat tidak akan terprovokasi dengan isu ini. Sejarah kehidupan berdampingan membuktikan bahwa masyarakat Papua Barat sangat mencintai Indonesia. Sebaliknya, seluruh elemen masyarakat Indonesia mencintai masyarakat Papua dan Papua Barat.

“Kita semua sama dari Sabang sampai Marauke, kita semua bagian dari Indonesia dan saling menghormati, rukun dan hidup berdampingan. Itu lah Indonesia. Untuk memahami ini, perlu berada di Indonesia, tidak bisa asal main klaim dari luar negeri. Justru harusnya Benny Wenda memperjuangkan nilai-nilai demokrasi dalam kerangka Pancasila dan NKRI. Dan bukan atas sponsor kelompok-kelompok asing yang tidak jelas asal usulnya,” ujar Azis.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pilkada 2020, Aturan Pemilih Wajib Pakai Masker Tuai Apresiasi

Ketua MPR Bambang Soesatyo mendukung Bawaslu yang membuat aturan untuk mewajibkan pemilih pada Pilkada Serentak 2020, menerapkan protokol kesehatan.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Jelang Masa Tenang, Paslon Diimbau Tidak Terprovokasi

Pasangan calon (paslon) kepala daerah dan wakil kepala daerah, diminta tidak terprovokasi dengan isu-isu yang dimainkan pihak tertentu.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Politeknik STIA LAN Gelar Wisuda Blended Graduation Program Sarjana Terapan dan Magister Terapan

Politeknik STIA LAN Jakarta menggelar Wisuda ke-2 Program Sarjana Terapan dan Wisuda ke-3 Program Magister Terapan

NASIONAL | 28 November 2020

Erupsi Semeru, Seorang Warga Hilang

Warga diminta untuk mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jongring Seloko.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Ganjar Setuju Donohudan Jadi Tempat Isolasi

Ganjar menegaskan pihaknya mengizinkan karena Donohudan memang dipersiapkan untuk itu.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Satu Bulan Polresta Bogor Amankan 21 Tersangka Pengedar Narkoba

Polresta Bogor Kota, berhasil mengungkap 18 kasus penyalahgunaan narkoba dengan 21 orang tersangka.

NASIONAL | 2 Desember 2020

KPK Buka Peluang Jerat PT Aero Citra Kargo di Kasus Suap Edhy Prabowo

KPK memastikan terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap izin ekspor benih bening lobster atau benur yang menjerat Edhy Prabowo

NASIONAL | 2 Desember 2020

Soal Kotak Amal Minimarket Danai JI, Polisi Didesak Investigasi

Pemerintah harus menertibkan regulasi pola filantropi, sekaligus memberikan sanksi jika ada pelanggaran.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Situasi Pandemi, Ancaman Terorisme Tak Berkurang

Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan, situasi pandemi Covid-19 tidak mengurangi ancaman radikalisme dan terorisme.

NASIONAL | 1 Desember 2020

Penyidik Kirim Berkas Perkara 2 Tersangka Video Syur Mirip Gisel ke Jaksa

Penyidik telah melakukan tahap satu pelimpahan berkas perkara tersangka PP dan MN ke kejaksaan.

NASIONAL | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS