Polsek Medan Helvetia Bantah Lakukan Pemerasan Kasus Mobil Bodong
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Polsek Medan Helvetia Bantah Lakukan Pemerasan Kasus Mobil Bodong

Kamis, 3 Desember 2020 | 10:31 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / WBP

Medan, Beritasatu.com - Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahean angkat bicara soal dilaporkannya Wakapolsek Medan Helvetia, AKP Dedy Kurniawan, ke Divpropam Mabes Polri atas dugaan tindak pidana perampasan mobil dan pungutan liar.

Menurutnya, laporan terhadap AKP Dedy yang diduga melakukan penahanan satu mobil Pajero Sport warna hitam nomor polisi BM 1716 ME tidak benar.

Pardamean menerangkan, penangkapan mobil itu atas laporan dari masyarakat tentang peredaran mobil bodong. Dari laporan itu, personel Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu unit Mobil Pajero Sport B 1600 PM milik MJ.

“Nah, saat dilakukan pemeriksaan plat yang digunakan mobil itu tidak terdaftar di Samsat sehingga penyidik menyatakan kendaraan itu bodong dan langsung membuat laporan model A,” ujar Kompol Pardamean, Rabu (2/12/2020) malam.

Pardamean membantah bahwa saat dilakukan penangkapan mobil Pajero Sport itu menggunakan laporan tidak teregister alias LP bodong serta adanya pungutan liar uang senilai Rp 200 juta. “Laporannya jelas dan sudah ditangani penyidik. Lalu, soal uang Rp 200 juta juga tidakditerima,” tegas mantan Wakasat Res Narkoba Polrestabes Medan tersebut.

Disinggung mobil yang diamankan itu digunakan untuk kepentingan pribadi Wakapolsek Medan Helvetia, Pardamean kembali membantah tuduhan tersebut. “Tidak ada mobil Pajero itu digunakan. Sampai saat ini kendaraannya masih terparkir di mako, silakan saja dicek sendiri,” cetusnya sembari menambahkan dirinya bersama Waka Polsek Helvetia siap menghadapi laporan pengaduan ke Divpropam Mabes Polri tersebut.

Sementara saat dikonfirmasi soal tuduhan terhadapnya, Waka Polsek Medan Helvetia, AKP Dedi Kurniawan, mengaku tidak merasa terganggu dengan tudingan itu karena merasa tak berbuat salah.

Saat ditanya apakah akan menggugat balik karena pencemaran nama baik, Dedi pun mengatakan tidak berpikiran jauh ke arah sana.

"Kecuali nanti ada perintah pimpinan, saya akan jalankan apa yang diperintahkan," ujar lulusan Akpol 2008 itu.

Diketahui, pemilik Pajero Sport bodong berinisial MJ yang melaporkan Waka Polsek Medan Helvetia itu sebelumnya pernah ditangkap dan diadili di Pengadilan Negeri Medan karena terlibat sebagai sindikat penggelapan mobil mewah jaringan Nova Zein.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Deklarasi Pemerintahan Sementara Papua Barat, Istana: Melawan Hukum NKRI

ULMWP secara sepihak mendeklarasikan terbentuknya pemerintah sementara di Papua Barat pada 1 Desember 2020.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Transformasi Layanan Rehabilitasi Sosial dan Inovasi Digital bagi Penyandang Disabilitas

Perlu ada kerja sama lintas sektoral dengan lembaga lain untuk pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Depok Butuh Pemimpin dengan Program yang Realistis

Program pasangan Pradi-Afifah lebih efisien, efektif dan mudah.

NASIONAL | 3 Desember 2020

SCG Bagikan Beasiswa untuk 468 Siswa Berprestasi

Beasiswa Berprestasi Semen Jawa bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat di sekitar area operasi anak perusahaan SCG.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Dibahas Lebih 10 Tahun, Nasib RUU Dwi Kewarganegaraan Belum Jelas

RUU Dwi Kewarganegaraan, yang merupakan revisi dari UU Nomor 12/2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, telah dibahas selama lebih dari 10 tahun.

NASIONAL | 3 Desember 2020

DPRD Klungkung Dukung Pembangunan Mal Pelayanan Publik

MPP merupakan bangunan yang di dalamnya terdapat sejumlah kantor pelayanan publik.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Bupati Bogor Akui Kerumunan di Megamendung Tidak Terkendali

Kerumunan yang terjadi di Megamendung terjadi karena massa yang begitu besar sehingga tidak dapat dikendalikan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Cegah Manipulasi Suara, Penghitungan Dinilai Wajib Transparan

Peneliti dari Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD) Erik Kurniawan mengemukakan, ada beberapa cara mencegah manipulasi suara pada Pilkada Serentak 2020.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Pilkada Medan, Bobby-Aulia Siapkan 12.909 Orang Saksi

Bobby Nasution-Aulia Rachman menyiapkan 12.909 orang sebagai saksi saat Pilkada Serentak 2020.

NASIONAL | 2 Desember 2020

Paslon Imani Petakan Isu Strategis Setiap Kampung Hingga Marga

Paslon Imani telah memetakan isu strategis mulai dari kampung per kampung sampai ke marga.

NASIONAL | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS