KPK Periksa Eks Petinggi Garuda Indonesia Tersangka Kasus Suap
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 519.025 (-3.92)   |   COMPOSITE 6272.81 (-21.75)   |   DBX 1330.29 (-0.42)   |   I-GRADE 182.472 (-1.68)   |   IDX30 510.293 (-3.9)   |   IDX80 137.737 (-1.03)   |   IDXBUMN20 404.067 (-0.98)   |   IDXESGL 141.069 (-0.73)   |   IDXG30 145.194 (-2.06)   |   IDXHIDIV20 448.644 (-2.61)   |   IDXQ30 146.152 (-0.92)   |   IDXSMC-COM 292.826 (0.9)   |   IDXSMC-LIQ 361.358 (-1.22)   |   IDXV30 136.548 (-0.99)   |   INFOBANK15 1048.43 (-4.87)   |   Investor33 438.363 (-2.95)   |   ISSI 184.542 (-1.51)   |   JII 638 (-8.27)   |   JII70 224.272 (-2.33)   |   KOMPAS100 1230.76 (-10.05)   |   LQ45 959.21 (-8.49)   |   MBX 1703.46 (-6.83)   |   MNC36 324.477 (-2.15)   |   PEFINDO25 329.449 (-3.58)   |   SMInfra18 310.851 (-3.95)   |   SRI-KEHATI 373.532 (-2.89)   |  

KPK Periksa Eks Petinggi Garuda Indonesia Tersangka Kasus Suap

Kamis, 3 Desember 2020 | 13:54 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia periode 2007-2012, Hadinoto Soedigno, Kamis (3/12/2020). Mantan petinggi Garuda Indonesia itu bakal diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C di PT Garuda Indonesia (GIAA).

"Yang bersangkutan (Hadinoto Soedigno) diperiksa sebagai tersangka," kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri, Kamis (3/12/2020).

Diketahui, KPK menetapkan mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Hadinoto Soedigno sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia (Persero) periode 2004-2015. Penetapan ini merupakan pengembangan dari kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat yang menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte.ltd Soetikno Soedarjo.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan hukuman 8 tahun pidana penjara dan denda Rp 2 miliar subsider 3 bulan kurungan terhadap Emirsyah karena terbukti menerima suap senilai Rp 49,3 miliar dan pencucian uang senilai sekitar Rp 87,464 miliar. Emirsyah selaku Dirut Garuda 2005-2014 juga dihukum membayar uang pengganti sebesar SGD 2.117.315. Sedangkan Soetikno divonis 6 tahun penjara ditambah denda sebesar Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan atas kasus suap kepada Emirsyah dan pencucian uang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gubernur Lemhannas: Polri Tidak Boleh Kalah Hadapi Tekanan Ormas

Jika ada yang melanggar, maka aparat kepolisian diminta tidak ragu untuk menindak tegas.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Ini Peringatan Mantan Kepala BIN untuk Pendemo Keluarga Mahfud MD

"Itu berbahaya,” kata Hendropriyono.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Ujaran Kebencian, Ustaz Maaher Ditangkap Polisi

Ia dibekuk di rumahnya di Cimanggu Wates, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Deklarasikan Pemerintahan Papua, Benny Wenda Langgar Sistem Hukum Indonesia

"Kalau ada pelanggaran dia (Benny Wenda) akan dapat tindakan dari aparat penegak hukum," ucap Agus.

NASIONAL | 3 Desember 2020

93 Mahasiswa Sekolah Teologi di Kepulauan Nias Terpapar Covid-19

Yurniati mengatakan, Satgas Covid-19 bersama dengan tenaga kesehatan sudah melakukan testing, tracing dan treatment.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Hipmi Dukung Vaksinasi Covid-19 Mandiri Bagi Masyarakat Mampu

Hipmi mendorong masyarakat yang mampu untuk bergotong royong ikut melakukan subsidi agar vaksinasi berjalan lancar dan pandemi segera teratasi.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Ratusan Rumah Warga di Serang Terendam Banjir

Banjir tersebut sudah merendam sekitar 120 rumah warga di tiga blok yang ada di Perumahan Citra Gading.

NASIONAL | 3 Desember 2020

BPK: Tidak Ada Satu Rupiah Pun yang Terlepas dari Pemeriksaan

BPK mempertegas komitmennya dalam mewujudkan akuntabilitas keuangan negara.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Jokowi: Kerja Keras Kita Mulai Tampakkan Hasil Positif

Begitu juga dengan tingkat kesembuhan juga makin membaik, mencapai angka 84,02 persen.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Makassar Punya Bus Wisata Metro Kota, Gratis!

Dalam tahap awal, Bus Wisata Metro Kota Makassar ada tiga unit.

NASIONAL | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS