SDM Unggul Disebut Kunci Indonesia Jadi Negara Maju 2045
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

SDM Unggul Disebut Kunci Indonesia Jadi Negara Maju 2045

Kamis, 3 Desember 2020 | 21:24 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Indonesia disebut dapat menjadi salah satu negara maju atau high income pada 2045. Syaratnya, Indonesia harus dapat keluar dari negara middle income trap pada 2035. Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro menyatakan Indonesia membutuhkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Selain itu juga dilengkapi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta inovasi.

“Untuk menjadi negara maju memang sangat dibutuhkan SDM yang unggul. Tetapi SDM unggul juga harus dilengkapi dengan peralatan iptek dan inovasi,” kata Bambang Brodjonegoro dalam acara Peluncuran Buku Lemhannas berjudul “Kiprah Lemhannas RI”, “Indonesia Menoedjoe 2045: SDM Unggul Adalah Koentji”, “Skenario Indonesia 2035”, dan Soft Launching Buku “Tentara Koq Mikir? Inspirasi Out of The Box Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo”, di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Menurut Bambang, selain menciptakan pendidikan yang berkualitas, di sisi lain Indonesia juga dipandang sangat perlu untuk terus meningkatkan kapasitas iptek dan inovasi. “Harapan kita di 2045 menjadi high income country atau negara maju bukan hal yang mudah, karena banyak negara yang gagal naik menjadi high income dan terjebak dalam middle income trap,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, selain kualitas SDM, iptek dan inovasi, juga ada pilar lain yang harus tercipta untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju, yakni pemerataan pembangunan. “Pembangunan ekonomi harus berkelanjutan, harus memperhatikan keberlanjutan secara sosial dan lingkungan. Kita juga harus memantapkan ketahanan nasional dan terus memperbaiki tata kelola pemerintahan,” kata Bambang.

Jika SDM unggul bertemu dengan berbagai faktor yang ada, seperti adanya bonus demografi maka akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Kondisi ini pernah terjadi di negara Jepang, yang akhirnya mampu mengantarkan negara tersebut menjadi negara maju ketiga terbesar di dunia.

Menurut Bambang, pada 2035 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, yakni jumlah usia penduduk muda akan mencapai puncaknya. Kendati demikian bonus demokrasi yang ditandai naiknya angkatan kerja baru bisa menjadi keuntungan atau malah menjadi malapetaka bagi Indonesia.

“Kita harus menyiapkan lapangan kerja untuk angkatan kerja baru. Yang paling berbahaya kita punya angkatan kerja tetapi tidak punya lapangan kerja. Ini berbahaya karena berpotensi konflik sosial,” ucap Bambang.

Menurut Bambang, pemerintah juga harus melindungi penduduk yang sudah bekerja untuk dapat terus bekerja dan memfasilitasi penduduk yang sudah bekerja untuk memiliki produktivitas tinggi.

“Kelengkapan untuk mempersiapkan SDM unggul harus didorong dari ekonomi yang berbasis SDA menjadi ekonomi yang berbasis inovasi. Kita harus mendorong inovasi yang memiliki nilai tambah,” kata Bambang.

Dalam kesempatan itu dirinya juga membeberkan beberapa syarat kualitas SDM unggul yang diharapkan. Mulai SDM yang berpikir analisis dan inovasi, pembelajaran aktif dan strategi pembelajaran, pemecahan masalah kompleks, berpikir kritis dan analisis.

Kemudian SDM yang unggul harus kreatif otentik dan inisiatif, memiliki kepemimpinan dan pengaruh sosial, penggunaan pengawasan dan pengendalian teknologi, teknologi desain dan pemrograman, ketahanan toleransi stres dan fleksibilitas hingga SDM yang memiliki penalaran pemecahan masalah dan penuh ide.

Tantangan lainnya untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju pada 2045, yaitu penguatan di sektor industri yang memiliki inovasi produk. Dengan demikian, maka Indonesia akan memiliki daya saing yang lebih unggul dari negara lain.

“Kita harapkan pengusaha kita masuk sektor industri dan punya produk inovasi. Kita harus memperbaiki daya saing negara,” ungkap Bambang.

Dijelaskan Bambang, daya saing Indonesia pada 2019 berada di urutan 50 dari 141 negara. Kemudian pada 2020, daya saing Indonesia berada di urutan 83 dari 131 negara. Kondisi ini tentunya masih jauh dari target yang seharusnya dipenuhi untuk menjadi negara maju.

Tantangan lainnya, yakni terkait tenaga pembangunan Indonesia. Sampai dengan saat ini, hampir mayoritas atau sebagian besar tenaga kerja Indonesia merupakan lulusan SD ke bawah.

Data BRIN menunjukkan sekitar 39,6% tenaga kerja Indonesia hanya lulusan SD ke bawah, kemudian sebanyak 17,8% lulusan SMP, sebanyak 18,3% lulusan SMA, sebanyak 11,7% lulusan SMK, sebanyak 2,7% diploma dan 9,7% sarjana.

“Tenaga kerja Indonesia dengan kualifikasi pendidikan tinggi hanya sebesar 12,4%. Sedangkan tenaga kerja berkualifikasi pendidikan dasar ke bawah sebesar 39,66%,” kata Bambang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pakar Hukum Nilai Tuntutan Mati Terdakwa Asabri Tidak Tepat

Pakar hukum pidana Nur Basuki Minarno menilai tidak tepat jaksa menuntut pidana mati terdakwa perkara korupsi Asabri, Heru Hidayat.

NASIONAL | 7 Desember 2021

Besok, Jokowi Resmikan Bandara Tebelian Sintang

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, Bandar Udara (Bandara) Tebelian Sintang, di Kalimantan Barat, siap diresmikan Presiden Joko Widodo pada Rabu (8/12/2021)

NASIONAL | 7 Desember 2021

Pengembangan SDM Jadi Kunci Keberhasilan RB

Salah satu tujuan pembangunan Presiden Joko Widodo di periode kedua ini adalah memajukan kualitas SDM dan reformasi birokrasi.

NASIONAL | 7 Desember 2021

MAKI Apresiasi Jaksa Tuntut Mati Terdakwa Korupsi Asabri

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengapresiasi tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus korupsi ASABRI, Heru Hidayat oleh kejaksaa

NASIONAL | 7 Desember 2021

Hakim MK Arief Hidayat Terpilih sebagai Ketua Umum PA GMNI

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI).

NASIONAL | 7 Desember 2021

Saksi Sebut Angin Prayitno Sosok Sederhana 

Taufan Arif Nugroho saksi perkara suap pengurusan pajak menyebut mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno yang menjadi terdakwa merupakan sosok sederhana. 

NASIONAL | 7 Desember 2021

Beasiswa S2 ke Jepang Dibuka, Ini Persyaratannya

Ajinomoto Foundation kembali memberikan beasiswa program pascasarjana (post-graduate) kepada mahasiswa Indonesia.

NASIONAL | 7 Desember 2021

Jangan Tergesa-gesa Buka Sekolah dengan Kapasitas Normal

Kemendikbudristek diingatkan untuk tidak tergesa-gesa dan mempertimbangkan kembali rencana pembukaan sekolah dengan kapasitas normal pada Januari 2022

NASIONAL | 7 Desember 2021

Muktamar NU Tetap Digelar 23-25 Desember di Lampung

PBNU memutuskan Muktamar ke-34 NU tetap digelar pada 23-25 Desember di Lampung. Hal ini menyusul dibatalkannya PPKM level 3 menjelang libur Nataru. 

NASIONAL | 7 Desember 2021

Jaksa KPK Dalami 81 Bidang Tanah Milik Eks Pejabat Pajak

Jaksa KPK mendalami 81 bidang tanah yang diduga milik mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji yang menjadi terdakwa perkara suap pajak.  

NASIONAL | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Gelombang Ketiga Covid-19


# Investor Milenial


# Darmawan Prasodjo


# Houston Rockets


# Massindo Group



TERKINI
Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

EKONOMI | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings