Misbakhun: Jokowi Tak Kurangi Dana Desa
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Misbakhun: Jokowi Tak Kurangi Dana Desa

Kamis, 3 Desember 2020 | 21:31 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menyatakan dampak pandemi Covid-19 telah memaksa pemerintahan semua negara mencari strategi baru dalam pengelolaan anggaran. Menurutnya, pemerintah Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga harus mengubah penganggaran, salah satunya lewat program refocusing dana desa.

“Keadaan Covid-19 memang memaksa dana desa harus refocusing, atau dialihkan untuk kepentingan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi,” ujar Misbakhun, di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Legislator Partai Golkar itu mengaku telah menjelaskan soal refocusing dana desa tersebut kepada konstituennya di Daerah Pemilihan II Jawa Timur yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo.

Pada Selasa lalu (1/12), Misbakhun menemui konstituennya di Pasuruan dalam rangka menghadiri Workshop, Monitoring dan Evaluasi Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dalam forum itu Misbakhun menegaskan bahwa untuk sementara alokasi dana desa digeser untuk penanganan dampak pandemi Covid-19.

Namun, Misbakhun memastikan anggaran dana desa akan kembali normal ketika dampak pandemi sudah terkendali. “Jadi dana desa bukannya dikurangi, tetapi hanya dialihkan penggunaannya,” katanya.

Misbakhun optimistis program-program pro rakyat yang digulirkan Presiden akan berlanjut ketika kondisi Indonesia kembali normal dan angka kasus Covid-19 bisa ditekan. Oleh karena itu Misbakhun mengajak konstituennya terus mematuhi protokol kesehatan.

“Kalau ini sudah normal, insyaallah kita secara politik juga akan memutuskan refocusing sudah cukup dan penggunaan dana desa akan kembali normal,” ujarnya.

Misbakhun juga memastikan dana desa untuk daerah pemilihannya akan tetap dipertahankan, bahkan jika perlu ditingkatkan. Dia mengaku telah menyampaikan pesan kepada Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan maupun Badan Anggaran DPR sebelum pengesahan RUU APBN 2021 agar dana desa untuk daerah pemilihannya boleh berkurang dibanding tahun sebelumnya.

“Silakan cek kepada Pak Dirjen dan bupati, saya omong begini itu benar atau enggak. Saya di politik berkomitmen menjaga besaran dana desa ini untuk dapil saya Pasuruan dan Probolinggo, jika perlu ditingkatkan,” tegas Misbakhun.

Dia juga berpesan kepada para perangkat desa bersabar menunggu keputusan pemerintah terkait sampai kapan kebijakan refocusing anggaran itu berjalan. Menurut Misbakhun, payung hukum refocusing dana desa adalah Undang-undang (UU) 2/2020.

Selanjutnya, dana desa yang sebelumnya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan, kini difokuskan untuk dua hal, yakni untuk pencegahan penanganan Covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Selain itu, Misbakhun juga mengingatkan perangkat desa benar-benar cermat dalam pemanfaatan maupun penggunaan dana desa demi menghindari persoalan hukum di kemudian hari. Oleh karena itu Misbakhun menyarankan agar para perangkat desa meminta bimbingan teknis dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Jika memang mengalami kesulitan, minta bimbingan BPKP supaya tidak memiliki implikasi hukum karena ini anggaran negara,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SDM Unggul Disebut Kunci Indonesia Jadi Negara Maju 2045

Indonesia disebut dapat menjadi salah satu negara maju atau high income pada 2045.

NASIONAL | 3 Desember 2020

KPK Sita Catatan Penerimaan Suap Wali Kota Cimahi

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita menggeledah empat lokasi di daerah Cimahi, Jawa Barat.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Buru Kelompok MIT, Kerahkan Pasukan yang Punya Pengalaman di Medan Tempur

Mabes Polri perlu mengkonsolidasikan Brimob dan TNI yang memang punya pengalaman di Medan tempur hutan, untuk memburu para teroris MIT itu.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Sahroni Kecam Aksi Persekusi di Rumah Orang Tua Mahfud MD

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengecam aksi persekusi di Pamekasan.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Mantan Bos TPS Food Didakwa Penipuan Pasar Modal

Kali pertama pasal pidana dalam UU Pasar Modal digunakan untuk menjerat direksi perusahaan go public.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Peduli Pilkada, Warga Muda Kawal Isu Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan, harus jadi salah satu fokus dalam master plan kontestan pilkada, demi mewujudkan daerah yang berdaulat di masa depan.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Golkar Siap Menangkan Vantas di Pilkada Samosir

Airlangga Hartarto mengeluarkan instruksi itu melalui Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah

NASIONAL | 3 Desember 2020

Edhy Prabowo Akui Belanja Barang Mewah Saat Kunjungan ke Hawaii

Edhy diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan Chairman PT Dua Putra Perkasa Suharjito yang menjadi tersangka pemberi suap.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Jadi Perajin Tas, Penyandang Disabilitas di Kudus Banjir Pesanan

Ahmad Saad, seorang perajin tas di Kudus, Jateng, mengaku punya kendala di permodalan. Tapi Saad tetap semangat untuk bekreasi.

NASIONAL | 3 Desember 2020

Lemhannas Berbagi Optimisme Masa Depan Bangsa Lewat Peluncuran Buku

Buku-buku ini merupakan sumbangan pemikiran Lemhannas RI yang diharapkan dapat diterima oleh masyarakat.

NASIONAL | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS