Logo BeritaSatu

Kontribusi Kelompok Separatis untuk Masyarakat Papua Dipertanyakan

Kamis, 3 Desember 2020 | 21:54 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar resolusi konflik Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Jawa Barat (Jabar), I Nyoman Sudira mempertanyakan kontribusi tokoh-tokoh separatis Papua terhadap masyarakat. Utamanya pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda yang telah mendeklarasikan pemerintahan sementara Papua Barat.

Sudira menilai selama ini Benny Wenda sama sekali tidak memiliki kontribusi bagi Papua. Sudira pun mempertanyakan rekam jejak Benny Wenda di Papua.

“Selama ini apa catatan yang sudah dilakukan Benny Wenda terhadap Papua yang merasa diwakili? Di dalam teori resolusi konflik, seorang mungkin bisa menjadi first maker. Kelompok ini masih jauh, masih banyak tahapan yang harus ditempuh,” kata Sudira dalam webinar Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan (PSKP) bertema “Pendekatan Kemanusiaan dan Keamanan Bagi Papua”, di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Dalam kesempatan itu dirinya juga mempertanyakan kepentingan Benny Wenda dan para tokoh separatis lainnya di Papua, termasuk bentuk pemerintahan yang ingin dibangun olehnya.

“Saya masih mempelajari kelompok-kelompok yang ingin merdeka. Kalau merdeka mau mendirikan negara apa, mau membentuk pemerintah seperti apa, mau bagaimana struktur organisasinya,” ungkapnya.

Disebutkan, ada banyak kelompok separatis di Papua, termasuk di ULMWP. Semuanya membicarakan bagaimana membuat Papua merdeka tanpa melihat seperti apa duduk persoalan di Papua.

“Bicara mengenai Benny Wenda, kita bicara ULMWP. Jangan salah, tokoh ULMWP itu ada empat bisa disebut tiga tokoh besarnya. Ada Benny Wenda di London, Octavianus Mote di New York, ada Rex Rumakiek yang di Austalia,” ujarnya.

Dijelaskan, ULMWP jalur perjuangannya bukan lokal atau nasional, melainkan dari jalur internasional. Biasanya mereka menyuarakan persoalan Papua melalui permasalahan HAM.

“Perjuangan mereka adalah dari sisi apa yang dilakukan selama ini mencari dukungan internasional, paling tidak memberikan support terhadap perjuangan mereka untuk memisahkan diri dari Indonesia,” katanya.

Seperti biasa, isu yang digembor-gemborkan di luar negeri adalah HAM. Karena hanya persoalan HAM yang bisa menjadi jembatan kekuatan internasional bisa masuk.

Mantan Kepala BAIS, Laksda TNI (Purn) Soleman B Ponto, menilai, deklarasi yang dilakukan Benny Wenda hanya kepentingan kelompoknya saja. Kondisi itu, menurutnya, terlihat dari banyaknya kelompok di Papua yang menentang deklarasi tersebut.

“Saya lihat bahwa ada kelompok-kelompok yang menolak deklarasi Benny Wenda. Berarti mereka merasa tidak diwakili. Dari situ kita bisa nyatakan bahwa itu hanya kepentingan golongan saja, tidak untuk kepentingan semua,” kata Soleman.

Sementara itu, Manager Departemen Politik dan Pemerintahan PSKP, Eveline Cabuy, menilai, saat ini pemerintah perlu untuk meningkatkan pendidikan di wilayah pedalaman. Selain itu, kata dia, pemerintah juga masih belum memperhatikan permasalahan HAM yang ada di Papua.

“Banyak masyarakat Papua yang masih belum merasa aman berada di tanah airnya sendiri. Salah satunya rasa aman, kemanusiaan yang adil dan beradab ini belum terasa di Papua. Pemerintah belum bisa menangani kasus HAM yang ada di Papua,” kata Eveline.

Pemerintah juga perlu memberikan kepercayaan kepada anak-anak Papua dalam memperdalam kreatifitasnya, termasuk memberikan ruang untuk anak-anak Papua membuktikan diri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 27 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 27 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022 sesuai denan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 27 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 27 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

PDIP Jelaskan Wajah Kesal Puan Saat Bagikan Kaus ke Warga

Politikus PDIP Said Abdullah menjelaskan wajah kesal Ketua DPR Puan Maharani saat membagikan kaus ke warga di Jawa Barat yang videonya viral di media sosial.

NEWS | 28 September 2022

Data Kematian Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 27 September 2022 seperti data dari kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 27 September 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 27 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PDIP Jelaskan Wajah Kesal Puan Saat Bagikan Kaus ke Warga

PDIP Jelaskan Wajah Kesal Puan Saat Bagikan Kaus ke Warga

NEWS | 5 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings