Ahli Waris Tanah Bantah Gories dan Karni Terlibat
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Sengketa Tanah Labuan Bajo

Ahli Waris Tanah Bantah Gories dan Karni Terlibat

Sabtu, 5 Desember 2020 | 14:17 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Kuasa hukum H Adam Djudje, Gabriel Mahal, menyatakan Gories Mere dan Karni Ilyas tidak terlibat dalam kasus sengketa tanah di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Hal tersebut disampaikan Gabriel dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (5/12/2020), terkait pemanggilan Gories Mere dan Karni Ilyas oleh Kejaksaan Tinggi NTT untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam masalah tanah Pemda Manggarai Barat.

Gabriel Mahal memastikan Gories dan Karni tidak ada memiliki kaitan apa pun H Adam Djudje yang mengklaim memiliki hak atas tanah di Toroh Lemma Batu Kalo yang juga diklaim sebagai tanah milik Pemda Manggarai Barat.

"Sama sekali tidak ada hubungannya dengan H Adam Djudje yang mengklaim punya hak milik di tanah Toroh Lemma Batu Kalo itu. H Adam Djudje tidak pernah menjual tanah di Toroh Lemma Bato Kalo itu kepada Pak Gories Mere dan Pak Karni Ilyas,” katanya.

Jika pemanggilan sebagai saksi tersebut dikaitkan dengan pembelian bidang tanah seluas 4.000 meter persegi pada 2017 dari para ahli waris Abdullah Tengku Daeng Malewa, lanjut Gabriel, pembelian tersebut telah dibatalkan pada tahun 2018.

“Saya juga membeli sebidang tanah dari para ahli waris Abdullah Tengku Daeng Malewa di tahun 2017 bersama dengan Pak Karni Ilyas dan Pak Gories Mere. Namun, karena tak kunjung terbit sertifikat hak miliknya sampai tahun 2018, kami membatalkan pembelian tanah tersebut, sehingga bidang tersebut kembali kepada para ahli waris. Kemudian saya dapat informasi tanah tersebut dijual oleh para ahli waris Abdullah Tengku Daeng Malewa kepada Pak David. Jadi, berdasarkan fakta-fakta itu saya tidak melihat adanya relevansi pemanggilan Pak Karni Ilyas dan Pak Gories Mere sebagai saksi dalam masalah tanah Pemda Manggarai Barat yang diduga ada tindak pidana korupsi aset tanah tersebut,” ungkap Gabriel Mahal.

Mengenai pemeriksaan terhadap Gories Mere dan Karni Ilyas sebagai saksi--yang menurut berita sejumlah media (Selasa, 1/12/2020) direncanakan pada hari Rabu, 2 Desember 2020 di Kejati Kupang--, Gabriel Mahal menyatakan telah terjadi kesalahan informasi.

“Tidak ada pemeriksaan Pak Karni Ilyas dan Pak Gories Mere sebagai saksi di Kupang pada hari Rabu. Sebagai warga negara yang taat hukum, apa pun alasan pemanggilan tersebut, Pak Karni Ilyas dan Pak Gories Mere tetap penuhi panggilan sebagai saksi tersebut, tetapi karena suasana Covid-19, apalagi Kupang dinyatakan sebagai zona hitam, beliau-beliau ini minta untuk diperiksa sebagai saksi di Jakarta, dan hal itu telah disetujui oleh Kejati NTT,” jelas Gabriel Mahal.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rahayu Saraswati Tepis Tudingan Terlibat Korupsi Ekspor Benur

Rahayu Saraswati berang ketika namanya disebut dalam kasus korupsi ekspor benih lobster (benur) yang menyeret Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Longsor di Sipirok, Operator dan Eskavator Masuk Jurang

Bencana tanah longsor terjadi di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Eskavator dan operatornya dilaporkan jatuh ke dalam jurang.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Dugaan Korupsi Bansos Covid-19, Enam Orang Ditangkap KPK

Seorang pejabat Kementerian Sosial dan sejumlah pihak diamankan tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT).

NASIONAL | 5 Desember 2020

RS Gading Medika Bengkulu Raih Penghargaan BKKBN

Rumah Sakit Gading Medika Bengkulu meraih penghargaan dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas pelayanan terhadap peserta KB MOW.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Kecamatan Medan Maimun Kembali Dilanda Banjir

Setelah ketinggian air menyurut, Kecamatan Medan Maimun, Sumatera Utara (Sumut), kembali dilanda banjir.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Jadi Tersangka Pelanggaran Kampanye, Cagub Sumbar Dipanggil Bareskrim

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akan memanggil Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Barat (Sumbar), Mulyadi, pada Senin (7/12/2020).

NASIONAL | 5 Desember 2020

Pahlawan Citarum Kolonel Ckm dr Is Priyadi Berpulang

Almarhum Is Priyadi adalah salah satu pahlawan program Citarum Harum.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Kepala BNN Belum Diganti, Ada Tarik-menarik Bursa Pencalonan Kapolri?

IPW menyayangkan buruknya sistem mutasi di tubuh Polri, karena bisa menggangu kepercayaan internal kepolisian kepada pimpinannya.

NASIONAL | 5 Desember 2020

KPK Tangkap Pejabat Program Bansos Kementerian Sosial

Pejabat Kemsos dan sejumlah pihak ditangkap lantaran diduga terlibat transaksi suap.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Hashim Pastikan Perusahaannya Tidak Terlibat Korupsi Benih Lobster

Perusahaannya tidak mungkin menerima aliran dana jika izin ekspor belum punya.

NASIONAL | 5 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS