Mensos Juliari Diduga Terima Suap Rp 10.000 Per Paket Bansos Covid-19
INDEX

BISNIS-27 537.873 (30.05)   |   COMPOSITE 6307.13 (223.75)   |   DBX 1215.21 (4.76)   |   I-GRADE 185.638 (9.62)   |   IDX30 533.814 (34.96)   |   IDX80 142.76 (7.7)   |   IDXBUMN20 425.411 (28.19)   |   IDXESGL 147.067 (6.53)   |   IDXG30 144.927 (6.74)   |   IDXHIDIV20 469.552 (27.52)   |   IDXQ30 151.508 (7.38)   |   IDXSMC-COM 286.952 (4.19)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (10.51)   |   IDXV30 144.532 (5.41)   |   INFOBANK15 1076.36 (63.82)   |   Investor33 457.615 (27.27)   |   ISSI 184.91 (3.57)   |   JII 650.972 (18.12)   |   JII70 227.363 (5.64)   |   KOMPAS100 1270.4 (59.67)   |   LQ45 991.58 (59.46)   |   MBX 1739.82 (70.23)   |   MNC36 337.819 (19.25)   |   PEFINDO25 325.262 (1.45)   |   SMInfra18 322.474 (9.89)   |   SRI-KEHATI 391.563 (25.56)   |  

Mensos Juliari Diduga Terima Suap Rp 10.000 Per Paket Bansos Covid-19

Minggu, 6 Desember 2020 | 08:25 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara sebagai tersangka kasus dugaan suap bantuan sosial (bansos) untuk wilayah Jabodetabek Tahun 2020. Selain Juliari, dalam kasus ini, KPK juga menjerat Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kemsos. Selain itu sebagai pemberi suap KPK menetapkan, Ardian I.M dan Harry Sidabuke selaku pihak swasta. Dalam kasus ini, KPK menduga Juliari menerima fee tiap paket bansos sebesar Rp 10.000 per paket sembako dari nilai Rp 300.000 per paket bansos.

Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan, penerimaaan suap terhadap Juliari bermula dari pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kemsos dengan nilai sekitar Rp 5,9 triliun untuk total 272 kontrak dan dilaksanakan dengan dua periode. Untuk memuluskan itu, Juliari menerima fee dari tiap-tiap paket Bansos.

"Untuk fee tiap paket bansos di sepakati oleh MJS (Matheus Joko Santoso) dan AW (Adi Wahyono) sebesar Rp 10.000 per paket sembako dari nilai Rp 300.000 per paket Bansos," kata Firli dalam konferensi pers Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Minggu (6/12) dini hari.

Firli menjelaskan, Matheus dan Adi Wahyono selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemsos pada Mei sampai dengan November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa supplier sebagai rekanan yang
di antaranya Ardian I.M, Harry Sidabuke dan juga PT Rajawali Parama Indonesia (RPI) yang diduga milik Matheus.

"Penunjukkan PT RPI sebagai salah satu rekanan tersebut diduga diketahui JPB dan disetujui oleh AW," ujar Firli.

Firli menyebut, pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama, diduga telah menerima fee sebesar Rp 12 miliar yang pembagiannya diberikan secara tunai oleh Matheus kepada Juliari melalui Adi Wahyono dengan nilai sekitar Rp 8,2 miliar.

"Pemberian uang tersebut selanjutnya dikelola oleh EK (Eko) dan SN (Shelvy N) selaku orang kepercayaan JPB, untuk digunakan membayar berbagai keperluan pribadi JPB," beber Firli.

Untuk periode kedua pelaksanaan paket bansos sembako, kata Firli, terkumpul fee dari Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020 sekitar Rp 8,8 miliar.

"Yang juga diduga akan dipergunakan untuk keperluan JPB," ungkap Firli.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Matheus dan Adi Wahyono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 huruf (i) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara itu, Juliari disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Ardian I.M dan Harry Sidabuke yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tersangka Korupsi Bansos, Mensos Juliari Berharta Rp 47 Miliar

Juliari mengaku memiliki 11 tanah dan bangunan dari Bali hingga Jakarta dengan nilai Rp 48 miliar.

NASIONAL | 6 Desember 2020

KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Bansos

Tiga tersangka, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemsos Matheus Joko Santoso (MJS) serta dari pihak swasta Ardian I M (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).

NASIONAL | 6 Desember 2020

KPK Amankan Rp 14,5 M terkait Korupsi Bansos

KPK mengamankan uang sekitar Rp14,5 miliar terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) yang menjerat Mensos Juliari Batubara.

NASIONAL | 6 Desember 2020

KPK Jadikan Mensos Juliari Tersangka

KPK menetapkan lima tersangka terkait bansos.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Terima Rp 17 M, Mensos Juliari Serahkan Diri ke KPK

Perkara yang menjerat mensos diawali adanya pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako.

NASIONAL | 6 Desember 2020

14 ASN Kepri Positif Covid-19 Usai Perjalanan Dinas

14 ASN tersebut terpapar Covid-19 usai melakukan perjalanan dinas ke daerah-daerah dengan penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, misalnya Kota Batam.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Petisi Tolak Galon Sekali Pakai Dekati 10.000 Dukungan

Bukan rahasia lagi, penanganan sampah plastik masih sulit.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi Terpusat

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan hal tersebut dengan langsung mengunjungi Asrama Haji Donohudan didampingi beberapa pejabat lainnya.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Libur Akhir Tahun, Jatim Waspadai Penambahan Kasus Covid-19

Jawa Timur menyatakan tengah mewaspadai adanya potensi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 pada saat libur Hari Natal dan Tahun Baru.

NASIONAL | 5 Desember 2020

Golkar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Bantuan kemanusiaan ini disalurkan untuk masyarakat korban bencana banjir di 10 kecamatan di Medan

NASIONAL | 5 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS