Survei SMRC, Bobby Nasution Lebih Unggul dari Akhyar Nasution
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei SMRC, Bobby Nasution Lebih Unggul dari Akhyar Nasution

Minggu, 6 Desember 2020 | 10:35 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Lembaga survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), merilis hasil survei terbaru terhadap kontestan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Medan 2020.

Dari hasil survei yang dilakukan oleh SMRC, paslon wali kota dan wakil wali kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution-Aulia Rachman mengungguli rivalnya paslon Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.

Manager Program SMRC Saidiman Ahmad mengatakan, paslon Bobby Nasution-Aulia Rachman unggul dengan perolehan 54 persen atas kompetitornya Akhyar-Salman yang hanya mendapatkan 31,7 persen dukungan.

"Survei dilakukan periode 19-26 November 2020, dengan jumlah sampel sebanyak 820 orang, dengan metode multi stage random sampling. Margin of error diperkirakan kurang lebih 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen," ujar Saidiman melalui siaran persnya yang diterima, Minggu (6/12/2020).

Masalah mendesak menurut warga Medan, katanya, beberapa di antaranya adalah susah mencari lapangan kerja sebanyak 22,6 persen, kemudian persoalan banjir 15,8 persen dan harga kebutuhan pokok mahal 13,7 persen.

"Bobby Nasution lebih banyak dipilih terutama karena kualitas personalnya dinilai lebih positif dibanding Akhyar Nasution. Dari yang tahu, yang suka kepada Bobby 65 persen, lebih banyak dibanding yang suka kepada Akhyar," katanya.

Kondisi sosial masyarakat Kota Medan, tambah Saidiman, menunjukkan dorongan ke arah perubahan. Dan ini bisa dilihat dari evaluasi warga terhadap pelaksanaan pemerintah yang biasa-biasa saja.

Meski masa pandemi, lanjutnya, sekitar 79 persen dari total pemilih Kota Medan yang besar atau cukup besar kemungkinan datang ke TPS pada 9 Desember 2020. "Masih ada sekitar 36 persen warga Kota Medan yang menyatakan baru akan memastikan pilihan pada hari tenang atau bahkan pada hari pemilihan," tutupnya.

Secara terpisah, Direktur Sentral Institut, Rolan Muwari mengungkapkan, berdasarkan survei yang dilakukan dalam dua pekan dan puncaknya pada 3 Desember 2020 lalu, disimpulkan beberapa hasil survei.

Pertama, pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rachman meraih popularitas sebesar 94 persen, sedangkan Akhyar-Salman hanya 87,9 persen. Sementara like-ability pasangan Bobby-Aulia meraih 58,9 persen berbanding 52 persen.

Hal terpenting, pada survei tersebut bahwa elektabilitas Bobby Nasution dan Aulia Rachman meningkat tajam sebesar 40,6 persen berbanding 31,3 persen milik Akhyar-Salman.

Kemudian, survei juga merupakan jawab pertanyaan bahwa di tangan wali kota Medan yang baru akan ada perubahan.

"Masyarakat Medan mengeluhkan sulitnya ekonomi yang minim, harga kebutuhan yang tak stabil, dan sulitnya lapangan pekerjaan. Hal itu keluhan terbesar yang kami tanyakan kepada responden," kata Roland Muwari.

Harapan masyarakat juga ditanya pada materi survei tersebut. "Masyarakat ingin terbukanya lapangan pekerjaan baru. Masyarakat ingin harga bahan pokok stabil. Dan masyarakat ingin wali kota baru yang membawa Kota Medan ke arah lebih baik," kata Roland.

Survei tersebut dilaksanakan di Medan di 21 Kecamatan dengan sampel koresponden sebanyak 800 orang dengan metode random sampling dan margin eror sebesar 3,5 persen.

Salah satu poin survei, bahwa sebanyak 96 persen masyarakat Medan sudah mengetahui Pilkada Medan digelar pada 9 Desember 2020. Dan, sebanyak 52 persen masyarakat Medan akan tetap datang ke TPS untuk mencoblos walaupun dalam masa pandemi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mendes PDTT: BUMDes Tidak Boleh Ganggu Ekonomi Warga

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tidak boleh mengganggu perputaran ekonomi warga.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Ungkap Dugaan Korupsi Bansos, KPK Kembali Jawab Keraguan Publik

Kinerja KPK secara kelembagaan sudah cukup untuk menjawab skeptis dan keraguan publik atas kinerja kepemimpinan (baru) di KPK.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Tersangka Korupsi Bansos Covid-19, Mensos Juliari Bisa Diancam Hukuman Mati

UU Tipikor mengatur jika korupsi dilakukan dalam keadaan tertentu, dapat dijatuhkan pidana mati.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Banjir di Desa Tanjung Selamat, Tim Gabungan Cari 2 Korban Hilang

Sampai saat ini, sudah lima korban tewas yang sudah dievakuasi dari lokasi bencana banjir tersebut.

NASIONAL | 5 Desember 2020

PDIP Hormati Proses Hukum KPK, Hasto: Hukum Menegakkan Keadilan dan Kebenaran

PDIP mengambil pelajaran yang sangat berharga dari berbagai peristiwa OTT, dan selalu mengingatkan kadernya agar tidak menyalahgunakan kekuasaan.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Mensos Juliari Diduga Terima Suap Rp 10.000 Per Paket Bansos Covid-19

KPK menduga Juliari menerima fee tiap paket Bansos sebesar Rp 10.000 per paket sembako dari nilai Rp 300.000 per paket Bansos.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Tersangka Korupsi Bansos, Mensos Juliari Berharta Rp 47 Miliar

Juliari mengaku memiliki 11 tanah dan bangunan dari Bali hingga Jakarta dengan nilai Rp 48 miliar.

NASIONAL | 6 Desember 2020

KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Bansos

Tiga tersangka, yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kemsos Matheus Joko Santoso (MJS) serta dari pihak swasta Ardian I M (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).

NASIONAL | 6 Desember 2020

KPK Amankan Rp 14,5 M terkait Korupsi Bansos

KPK mengamankan uang sekitar Rp14,5 miliar terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) yang menjerat Mensos Juliari Batubara.

NASIONAL | 6 Desember 2020

KPK Jadikan Mensos Juliari Tersangka

KPK menetapkan lima tersangka terkait bansos.

NASIONAL | 6 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS