Mensos Tersangka Korupsi Dana Bansos, Jokowi: Ini Uang Rakyat!
Logo BeritaSatu

Mensos Tersangka Korupsi Dana Bansos, Jokowi: Ini Uang Rakyat!

Minggu, 6 Desember 2020 | 12:03 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan pernyataan keras setelah Menteri Sosial Juliari P Batubara dinyatakan tersangka korupsi dana bantuan sosial (bansos), Minggu (6/12/2020).

“Itu uang rakyat, apalagi ini terkait dengan bansos, bantuan sosial dalam rangka penanganan Covid dan pemulihan ekonomi nasional. Bansos itu sangat dibutuhkan untuk rakyat,” kata Presiden di Istana Kepresidenan Bogor.

Juliari adalah menteri aktif kedua yang dinyatakan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu kurang dari dua pekan, setelah sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo juga ditahan pada 25 November karena dugaan korupsi terkait perizinan ekspor benur.

Juliari adalah menteri keempat di kabinet Presiden Jokowi yang tersandung kasus korupsi, dua lainnya adalah mantan menteri pemuda dan olah raga Imam Nahrawi dan mantan menteri sosial Idrus Marham.

Presiden menegaskan dia tidak akan melindungi para pejabat negara yang terkena kasus korupsi dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada lembaga yang berwenang.

“Saya tidak akan melindungi yang terlibat korupsi dan kita semuanya percaya KPK bekerja secara transparan, secara terbuka, bekerja secara baik, profesional,” ucap Presiden.

“Kita hormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK dan perlu juga saya sampaikan bahwa saya sudah ingatkan sejak awal kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju: Jangan korupsi!” tambahnya.

Presiden juga menegaskan bahwa pejabat negara seharusnya menciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi baik untuk APBN maupun APBD provinsi, kabupaten, dan kota.

Terkait dengan pengganti Menteri Sosial, Presiden Jokowi mengungkapkan dirinya akan menunjuk Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk melaksanakan tugas Menteri Sosial.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Pusat Bantu Peremajaan 95.000 Hektare Kebun Karet di Jambi

Menurut Syahrul Yasin Limpo, dirinya mendapat tugas darti Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempersiapkan permodalan.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Pascabanjir di Mebidang, 7.343 Orang Masih Mengungsi

Pembersihan permukiman warga yang terendam lumpur pascabencana banjir bandang di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Tuntungan, masih terus dilakukan petugas.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Kompak Ingin Jadikan Medan Kota Religi, Ijeck Kawal Bobby di Debat Pilkada Putaran Terakhir

“Perdanya telah terbit 6 tahun yang lalu. Tapi sampai saat ini perwalnya yang menjadi petunjuk teknis pelaksanaannya belum ada,” kata Bobby.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Waspadai Klaster Baru Covid-19 di Tengah Penanganan Bencana

"Virus corona ini tidak mengenal tempat dan toleransi dalam menjangkiti masyarakat," ujar Edy Rahmayadi

NASIONAL | 6 Desember 2020

Jadi Tersangka Suap Bansos, Mensos Juliari Abaikan Ultimatum KPK

Firli berharap kasus yang menjerat Juliari sebagai peringatan terakhir agar tidak ada lagi pihak yang melakukan korupsi dengan memanfaatkan pandemi Covid-19.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Jerat 2 Menteri dalam 10 Hari, KPK Tidak Pandang Bulu

KPK berkomitmen menjalankan amanah dengan memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Dua Menteri Ditangkap KPK, Pakar: Shock Therapy Pejabat Negara

Revisi UU KPK bukan berarti membuat KPK tidak bisa melakukan penindakan.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Sungaipenuh Dominasi Pelanggaran Prorokol Kesehatan Selama Kampanye Pilkada

Tidak ada pelanggaran protokol kesehatan tersebut yang diproses secara hukum maupun denda materi.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Selama Sepekan Terjadi 38 Kali Gempa di Sumut dan Aceh

Kekuatan gempa bervariasi dengan magnitudo terendah 2.0 dan terbesar magnitudo 4.9.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Mensos Tersangka Suap, LPSK Minta Saksi Tidak Perlu Takut

Menurut Hasto, anggaran yang digelontorkan pemerintah pada program bansos corona cukup besar dan melibatkan banyak pihak sehingga rawan korupsi.

NASIONAL | 6 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS