Sudah Libatkan Inspektorat dan BPKP, Masih Ada Korupsi di Program Bansos Covid-19
Logo BeritaSatu

Sudah Libatkan Inspektorat dan BPKP, Masih Ada Korupsi di Program Bansos Covid-19

Minggu, 6 Desember 2020 | 12:48 WIB
Oleh : Ari Suprianti Rikin / DAS

Jakarta, Beritasatu.com -Jajaran Kementerian Sosial mengaku kaget oleh adanya operasi tangkap tangan korupsi yang melibatkan Meneri sosial Juliari Batubara.

Menurut Sekretaris Jenderal Kemsos, Hartono Laras, hampir sembilan bulan seluruh jajaran Kemsos tanpa kenal lelah memastikan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat di masa pandemi Covid-19 tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran dan berusaha menekankan prinsip-prinsip akuntabilitas.

"Bahkan, sejak awal Kemsos sudah meminta aparat penegak hukum, pengawasan pemerintah, baik di internal Kemsos (inspektorat jenderal) maupun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan pendampingan pengawalan dan penggunaan anggaran bansos," katanya dalam konferensi pers daring di kantor Kemsos, Jakarta, Minggu (6/12/2020).

Ia menjelaskan, pada 2020 Kemsos mengelola anggaran yang sangat besar mencapai Rp 134 triliun. Dari total anggaran tersebut Rp 128,78 triliun diperuntukan untuk perlindungan sosial.

Dari total anggaran di Kemsos, Hartono mengatakan, realisasinya sudah lebih dari 97,2 % per 6 Desember 2020 atau tertinggi di antara kementerian lembaga. Untuk jumlah anggaran yang masuk untuk skema program perlindungan sosial dari Kemsos sebsar Rp 128,78 triliun realisasinya sudah 98 %.

Meski Mensos tersandung kasus hukum, Hartono memastikan program bansos reguler maupun khusus di tengah pendemi Covid-19 terus berjalan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden: Saya Tidak Akan Melindungi yang Terlibat Korupsi

Pemerintah menghormati proses hukum yang tengah berjalan di KPK terkait penetapan Mensos sebagai tersangka.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Mensos Tersangka Korupsi Dana Bansos, Jokowi: Ini Uang Rakyat!

Presiden menegaskan dia tidak akan melindungi para pejabat negara yang terkena kasus korupsi.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Pemerintah Pusat Bantu Peremajaan 95.000 Hektare Kebun Karet di Jambi

Menurut Syahrul Yasin Limpo, dirinya mendapat tugas darti Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempersiapkan permodalan.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Pascabanjir di Mebidang, 7.343 Orang Masih Mengungsi

Pembersihan permukiman warga yang terendam lumpur pascabencana banjir bandang di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Tuntungan, masih terus dilakukan petugas.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Kompak Ingin Jadikan Medan Kota Religi, Ijeck Kawal Bobby di Debat Pilkada Putaran Terakhir

“Perdanya telah terbit 6 tahun yang lalu. Tapi sampai saat ini perwalnya yang menjadi petunjuk teknis pelaksanaannya belum ada,” kata Bobby.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Waspadai Klaster Baru Covid-19 di Tengah Penanganan Bencana

"Virus corona ini tidak mengenal tempat dan toleransi dalam menjangkiti masyarakat," ujar Edy Rahmayadi

NASIONAL | 6 Desember 2020

Jadi Tersangka Suap Bansos, Mensos Juliari Abaikan Ultimatum KPK

Firli berharap kasus yang menjerat Juliari sebagai peringatan terakhir agar tidak ada lagi pihak yang melakukan korupsi dengan memanfaatkan pandemi Covid-19.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Jerat 2 Menteri dalam 10 Hari, KPK Tidak Pandang Bulu

KPK berkomitmen menjalankan amanah dengan memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Dua Menteri Ditangkap KPK, Pakar: Shock Therapy Pejabat Negara

Revisi UU KPK bukan berarti membuat KPK tidak bisa melakukan penindakan.

NASIONAL | 6 Desember 2020

Sungaipenuh Dominasi Pelanggaran Prorokol Kesehatan Selama Kampanye Pilkada

Tidak ada pelanggaran protokol kesehatan tersebut yang diproses secara hukum maupun denda materi.

NASIONAL | 6 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS