Logo BeritaSatu

Menang Lawan Kotak Kosong, Cawabup OKU Segera Diadili

Kamis, 10 Desember 2020 | 21:59 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan calon petahana dalam Pilkada Ogan Komering Ulu (OKU) 2020, Kuryana Azis-Johan Anuar yang didukung banyak partai nampaknya tak dapat merayakan kemenangan mereka. Berdasarkan hasil hitung cepat, pasangan Kuryana Azis-Johan Anuar unggul melawan kotak kosong. Namun, Johan Anuar bakal segera menjalani proses persidangan sebagai terdakwa perkara dugaan korupsi pengadaan tanah pemakaman umum di Pemkab OKU, Sumatera Selatan tahun anggaran 2013.

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan penyidikan perkara korupsi yang menjerat Johan tersebut. Bahkan, tim penyidik telah melimpahkan berkas perkara, barang bukti dan tersangka Johan Anuar ke tahap penuntutan atau tahap II.

"Hari ini dilaksanakan Tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari Tim Penyidik KPK kepada Tim JPU KPK," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (10/12/2020).

Dengan pelimpahan ini, Jaksa Penuntut memiliki waktu 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan terhadap Johan. Nantinya surat dakwaan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor untuk disidangkan. Sembari menunggu proses persidangan, tim Jaksa menahan Johan di Rutan Polres Jakarta Pusat setidaknya selama 20 hari ke depan.

"Tersangka JA (Johan Anuar) dilakukan penahanan rutan oleh penuntut umum KPK selama 20 hari, terhitung sejak tanggal 10 Desember 2020 sampai dengan 29 Desember 2020 di Rutan Polres Jakarta Pusat," kata Ali.

Ali menyatakan, perkara ini adalah salah satu bentuk koordinasi dan supervisi yang dilakukan oleh KPK bersama dengan Polda Sumatera Selatan. Penanganan perkara ini diambil alih KPK pada 24 Juli 2020 lalu. Sebelumnya Johan telah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Polda Sumatera Selatan dengan sangkaan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Dalam perkara ini, Johan yang saat itu menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten OKU Sumatera Selatan diduga sejak tahun 2012 telah menyiapkan lahan yang akan ditawarkan ke Pemkab OKU untuk kebutuhan TPU (Taman Pemakaman Umum). Johan kemudian menugaskan Nazirman dan Hidirman untuk membeli lahan dari berbagai pemilik tanah dan nantinya tanah-tanah tersebut diatasnamakan Hidirman.

Kemudian, Johan diduga telah mentransfer uang sebesar Rp 1 miliar kepada Nazirman sebagai cicilan transaksi jual beli tanah untuk merekayasa peralihan hak atas tanah tersebut sehingga nantinya harga NJOPnya yang digunakan adalah harga tertinggi.

Guna memerlancar proses tersebut, Johan menugaskan Wibisono yang saat itu menjabat Kadinsosnakertrans Pemkab OKU untuk menandatangani proposal kebutuhan tanah TPU untuk diusulkan ke APBD TA 2013. Johan kemudian mengusulkan anggaran TPU dalam APBD tahun 2013 yang sebelumnya memang tidak dianggarkan. Tak hanya itu, Johan juga aktif melakukan survei langsung ke lokasi TPU dan menyiapkan semua keperluan pembelian dan pembebasan lahan dengan perantaraan Hidirman.

Dalam proses pembayarannya, tanah TPU tersebut senilai Rp 5,7 miliar menggunakan rekening bank atas nama Hidirman atas perintah Johan Anuar.

"Proses pengadaan tanah TPU tersebut sejak perencanaan sampai penyerahan hasil pengadaan tidak sesuai dengan ketentuan sehingga berdasarkan audit yang dilakukan oleh BPK RI diduga telah terjadi kerugian keuangan negara senilai Rp 5,7 miliar," kata Ali.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Berikut Rincian Pasalnya

Polri menetapkan enam orang tersangka terkait tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang

NEWS | 6 Oktober 2022

Melihat Kembali Abainya Dirut PT LIB yang Berujung Tragedi Kanjuruhan

Ada momen yang menunjukkan abainya Dirut PT LIB Akhmad Hadian dalam merespons saran terkait jadwal pelaksanaan pertandingan yang berujung tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Usai Dicapreskan Nasdem, Anies Akan Bertemu AHY Besok

Anies Baswedan akan melakukan kunjungan dan silaturahmi ke kantor DPP Partai Demokrat, di Tugu Proklamasi, Jakarta, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolri: 8 Tembakan Gas Air Mata Diarahkan ke Tribun pada Tragedi Kanjuruhan

Sebanyak 11 personel keamanan menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton pada tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Ditetapkan Tersangka, Dirut PT LIB Dinilai Lalai Verifikasi Stadion

Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita ditetapkan sebagai tersangka tragedi Kanjuruhan, karena dinilai lalai tidak memverifikasi stadion layak fungsi.

NEWS | 6 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Kapolri: 11 Personel Tembakkan Gas Air Mata

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa, sebanyak 11 anggotanya menembakkan gas air mata di dalam stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur

NEWS | 6 Oktober 2022

KTT G-20, Relokasi PLTG Grati ke Bali Tuntas Akhir Oktober

PLN menargetkan relokasi PLTG Grati ke Bali selesai akhir Oktober sebagai bentuk dukungan untuk KTT G-20.

NEWS | 6 Oktober 2022

Dirut LIB Tersangka Tragedi Kanjuruhan Pernah Jadi Terlapor Kasus Rumah Judi

Salah satu tersangka tragedi Kanjuruhan, Dirut Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita sebelumnya sempat jadi terlapor di kasus rumah judi

NEWS | 6 Oktober 2022

Jadi Tersangka, Dirut PT LIB Sempat Sesalkan Tragedi Kanjuruhan

Salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka pada tragedi Kanjuruhan yakni Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita

NEWS | 6 Oktober 2022

Kapolri: Ini Penyebab Banyak Korban pada Tragedi Kanjuruhan

Kapolri menyebutkan banyak korban tewas pada tragedi Kanjuruhan karena pintu stadion terkunci dan tidak ada petugas yang berjaga.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Berikut Rincian Pasalnya

6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Berikut Rincian Pasalnya

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings