Logo BeritaSatu

Temaninklusi Permudah Proses Belajar Anak Berkebutuhan Khusus

Sabtu, 12 Desember 2020 | 17:24 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Program Studi (Prodi) Desain Produk Universitas Pelita Harapan (UPH) menghadirkan website aplikasi berupa temaninklusi.id. Situs web ini merupakan inovasi pembelajaran dan teknologi bantu atau asistif untuk mempermudah proses belajar mahasiswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), terutama pada Autism Spectrum Disorder (ASD).

Ketua Program Studi Desain Produk UPH, Devanny Gumulya SSn MSc menjelaskan situs web aplikasi tersebut hadir berkat bantuan dana dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang diterima pada Oktober 2020.

"Dana tersebut merupakan skema tiga atau pada universitas yang belum memiliki mahasiswa berkebutuhan khusus namun memiliki komitmen untuk menciptakan pembelajaran dan layanan inklusif. Skema yang diajukan adalah skema ketiga, karena UPH belum secara resmi mendata mahasiswa berkebutuhan khusus dan belum menerapkan teknologi bantu secara khusus," jelas Devanny melalui webinar zoom, Sabtu (12/12/2020).

Devanny menambahkan, UPH adalah institusi pendidikan yang senantiasa berkomitmen untuk memberikan porsi pendidikan yang sama bagi mahasiswa dengan beragam kemampuan, terutama di tengah situasi pandemi Covid-19 ini dengan memberikan inovasi teknologi pembelajaran.

"Kami melihat adanya kebutuhan sebuah solusi atau alat bantu dalam memecahkan masalah pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dialami oleh para mahasiswa berkebutuhan khusus. Terutama masalah PJJ yang dialami oleh mahasiswa ASD," tambahnya.

Menurut Devanny, situs web aplikasi yang menjadi tugas akhir mahasiswa UPH Kristian Harijadi dikembangkan dalam waktu yang cukup relatif singkat, yaitu sejak mendapatkan dana hibah pada Oktober hingga Desember 2020.

"Meskipun singkat, situs web aplikasi ini dibuat berdasarkan riset yang matang untuk menjawab kebutuhan dan permasalahan para mahasiswa ASD level 1 atau ringan dalam PJJ. Dengan melibatkan sembilan ASD tengah mengenyam pendidikan di sejumlah universitas di Indonesia, serta lima dosen yang mengajar para mahasiswa tersebut," paparnya.

Melalui riset tersebut, lanjut Devanny, ditemukan bahwa setiap mahasiswa ASD memiliki kesulitan dan cara belajar masing-masing. Mereka juga memiliki kesulitan mengerti hal-hal abstrak. Namun, dibalik itu, mereka memiliki semangat belajar dan kemauan untuk mau mengerti pelajaran.

Sayangnya, perubahan sistem pendidikan menjadi daring membat mahasiswa ASD menjadi kesulitan karena hanya sedikit situs web yang ramah ASD. Kemudian, muncul ide untuk membuat sebuah situs web aplikasi dapat membantu mahasiswa ASD level 1 dalam aspek akademis maupun non-akademis dengan mengangkat sistem Picture Exchange Communication System (PECS) yang dibuat menjadi lebih kompleks.

"Sistem PECS ini menjadi semacam flash card. Alat bantu komunikasi ASD ini sebenarnya sudah banyak diaplikasikan di terapi, tapi belum pernah dikembangkan lebih lanjut sebagai media belajar di jenjang sekolah tinggi. Kami berharap ke depannya sistem ini bisa dipakai secara umum, selain untuk mahasiswa UPH,” tutup Devanny.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ledakan di Aspol Sukoharjo, Dugaan Kelalaian Didalami

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi belum bisa memastikan kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa ledakan di sekitar Asrama Polisi (Aspol)

NEWS | 26 September 2022

Jika Head to Head di Pilpres 2024, Anies Kalahkan Ganjar dan Prabowo

Survei CSIS menunjukkan bahwa Anies Baswedan memenangi pertarungan pilpres 2024 saat head to head dengan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto

NEWS | 26 September 2022

Menlu Retno dan Menkes Ethiopia Bahas Vaksinasi Global Covid-19

Menlu Retno Marsudi bertemu dengan Menteri Kesehatan Ethiopia Lia Tadesse Gebremedhin membahas perkembangan vaksinasi global Covid-19.

NEWS | 26 September 2022

Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Proses Hukum di KPK

Presiden Jokowi meminta Gubernur Papua, Lukas Enembe menghormati proses hukum yang berjalan di KPK. termasuk menghadiri pemanggilan pemeriksaan dari KPK. 

NEWS | 26 September 2022

KPK Jadwalkan Periksa Anggota DPR Fraksi PKB Sofyan Ali

KPK menjadwalkan memeriksa anggota DPR dari Fraksi PKB, Sofyan Ali terkait pengembangan kasus suap pembahasan RAPBD Provinsi Jambi. 

NEWS | 26 September 2022

DKI Tambah 1 Lagi Fasilitas Penyaringan Sampah pada 2023

DKI menambah satu lagi fasilitas penyaringan sampah sungai yang akan ditempatkan di Kali Pesanggrahan

NEWS | 26 September 2022

Baru 9 Tahun, Pangeran George Ditaksir Bakal Miliki Kekayaan Rp 15 Triliun

Pangeran George, putra sulung dari Pangeran William dan Kate Middleton yang baru berusia 9 tahun, ditaksir bakal memiliki kekayaan senilai US$ 1 miliar.

NEWS | 26 September 2022

Kasus Gubernur Papua Lukas Enembe, KPK Panggil 2 Saksi

KPK memanggil dua orang saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe.

NEWS | 26 September 2022

Presiden Jokowi: Hormati Proses Hukum di KPK

Presiden Jokowi mengimbau Gubernur Papua Lukas Enembe menghormati proses hukum yang kini dijalaninya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

NEWS | 26 September 2022

500 Personel Gabungan Gerebek Lumpur di Kali Cideng

Sebanyak 500 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan gerebek lumpur yang dilakukan Sudin SDA Jakarta Pusat di Kali Cideng, Jakarta Pusat

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
54 Judul Film Siap Bersaing di FFWI 2022

54 Judul Film Siap Bersaing di FFWI 2022

LIFESTYLE | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings