Pandemi Covid-19, Mahfud MD: Partisipasi Pemilih Justru Meningkat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pandemi Covid-19, Mahfud MD: Partisipasi Pemilih Justru Meningkat

Senin, 14 Desember 2020 | 17:08 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / YUD

Yogyakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinasi Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan pelaksanaan Pilkada serentak di 270 wilayah, berlangsung dengan baik, dan jauh dari kekhawatiran bahkan angka partisipasi pemilih di tengah pandemi Covid-19, justru meningkat.

Hal itu disampaikan Mahfud MD usai menggelar rapat koordinasi pasca pemilihan kepala daerah (Pilkada) seretak 2020 di Hotel Melia, Kota Yogyakarta, Senin (14/12/2020) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian, Ketua KPU Pusat Arif Budiman, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, juga Forkompinda DIY juga seluruh wilayah yang menggelar Pilkada Serentak.

Menko Polhukam menegaskan, pada Pilkada serentak tahun 2015, angka partisipasi pemilih 69,02% dan saat ini, menjadi 75,83%, bahkan jauh lebih tinggi dari Pemilu di Amerika yakni 69% .

Terkait dengan kekuatiran munculnya klaster baru dalam Pilkada serentak, Mahfud pun mengatakan, bahwasannya memang muncul banyak desakan dari berbagai kalangan agar menunda pesta demokrasi yang digelar 9 Desember lalu.

Para ahli menghitung, akan ada 3.200.000 jiwa yang terinfeksi Covid-19 ketika Pilkada tetap dilaksanakan.

"Ada yang menghitung, 3,2 juta orang akan terinfeksi kalau Pilkada tidak ditunda. Sehingga ada yang meminta pemerintah harus memilih selamatkan rakyat atau tetap laksanakan Pilkada. Namun pemerintah sudah menyiapkan antisipasinya dengan baik," ujarnya.

Dengan gambaran bahwa data harian Covid-19 nasional menunjukan kasus positif di angka 617.830, jika diproyeksi sampai Januari, atau 15 hari lagi, rata-rata sehari akan ada 7.000 positif baru.

“Nah, sekarang rata-rata sehari 5.000. Tidak sampai 3,2 juta," tegasnya.

Menurutnya, angka positif Covid-19 yang tinggi justru berasal dari wilayah yang tidak menggelar Pilkada. “Tetapi kami berterimakasih atas peringatan itu, artinya banyak pihak memberi perhatian,” tegas Mahfud.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menambahkan, sebagai perbandingan, di tahun 2020 ini lebih kurang ada 90 negara yang melaksanakan election baik lokal atau nasional dan Indonesia menjadi negara nomor dua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat yang menggelar pemilihan dengan cukup baik.

Tito menekankan, penerapan jam kedatangan dari pemilih, pengaman yang ketat, telah mampu mencegah kerumunan dan juga mempermudah petugas TPS.

“Ini bisa menjadi model untuk proses pemilihan selanjutnya, dan juga bisa kita sharing kepada negara lain, karena bangsa kita mampu melaksanakan agenda demokrasi. Peristiwa kolosal dapat diatur dan menunjukkan bahwa bangsa kita bangsa yang kuat,” katanya.

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY Hamdan Kurniawan menyakan, belum bisa memberi kepastian, apakah paska digelarnya Pilkada akan muncul klaster Covid-19 dan KPU hanya berpedoman pada kasus harian di DIY, jika tetap tidak mengalami kenaikan, maka memang Pilkada serentak tidak berdampak pada lonjakan kasus.

Namun Hamdan belum ada indikator yang pasti atas pernyataan keberhasilan pemerintah tentang kekhawatiran muncul klaster baru saat Pilkada.

Menurutnya, persiapan sejak awal dengan penerapan protokol kesehatan, dan pengaturan jam kunjungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi modal kepercayaan diri untuk mengurangi penularan.

Namun Hamban mengakui bahwa di tengah pandemi, angka partisipasi pemilih di DIY memang menunjukkan kenaikan, bahkan Gunungkidul menunjukkan angka hingga 10 %, Bantul 6 % dan Sleman 3 %.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Patroli di Laut Natuna Utara, TNI AL Tidak Temukan Ribuan Kapal

TNI AL tidak menemukan ribuan kapal asing berlayar di Perairan Laut Natuna Utara saat melaksanakan patroli di batas landas kontinen.

NASIONAL | 17 September 2021

Kemdikbudristek Targetkan 405.000 Guru Jadi Guru Penggerak pada 2024

Kemdikbudristek menargetkan sebanyak 405.000 guru menjadi Guru Penggerak pada 2024

NASIONAL | 17 September 2021

Guru Besar IPB Beberkan Penyebab Konflik Pertanahan Kerap Terjadi

Guru Besar IPB Sudarsono Soedomo membeberkan penyebab konflik pertanahan kerap terjadi di wilayah Indonesia. Salah satunya karena dualisme kelembagaan.

NASIONAL | 17 September 2021

TWC Simulasi Pembukaan Candi Borobudur dengan Aplikasi PeduliLindungi

PT TWC melakukan simulasi uji coba pembukaan destinasi Taman Wisata Candi Borobudur dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

NASIONAL | 17 September 2021

KKB Bakar Puskesmas dan Tempat Tinggal Nakes di Kiriwok, Papua

KKB melakukan penyerangan melempari puskesmas dengan batu dan membakar puskesmas dan rumah yang menjadi tempat tinggal para nakes.

NASIONAL | 17 September 2021

Berteknologi Ramah Lingkungan, Insinerator Buatan Pindad Mampu Musnahkan Limbah B3

Pindad meluncurkan teknologi baru mesin pembakar sampah yang mampu memusnahkan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) medis dan nonmedis.

NASIONAL | 17 September 2021

Kalbis Institute Siapkan Lulusan Berkualitas Lewat Program Outstanding Career

Para mahasiswa juga bisa mendapatkan sertifikasi profesional sebagai bentuk pengakuan softskill.

NASIONAL | 17 September 2021

Pembangunan Rumah Layak untuk Korban Badai Seroja Dimulai

Program pembangunan rumah layak untuk korban bencana badai Seroja di Kabupaten Kupang, NTT, dimulai Selasa (14/9/2021).

NASIONAL | 14 September 2021

Insiden dengan Wartawan, Menhub Tegus Keras Tim Pengamanan

Insiden yang terjadi dengan jurnalis ini akan menjadi masukan Kementerian Perhubungan untuk terus melakukan perbaikan ke depan.

NASIONAL | 17 September 2021

Sistem Rujukan Berjenjang Sukses Tekan Angka Stunting di Kabupaten Malang

Penguatan sistem rujukan berjenjang, diawali dari Posyandu, Puskesmas hingga rumah sakit.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Denny Indrayana: Pandemi Bukan Momentum Tepat Mengubah Konstitusi

Denny Indrayana: Pandemi Bukan Momentum Tepat Mengubah Konstitusi

POLITIK | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings