2021: Menyambut Era Cara Bekerja Hibrid
Logo BeritaSatu

2021: Menyambut Era Cara Bekerja Hibrid

Selasa, 15 Desember 2020 | 21:56 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Peran digital collaboration tools diperkirakan menjadi semakin krusial bagi masyarakat dalam menjaga produktivitas, khususnya di masa post normal ke depan. Pasalnya, hasil penelitian dari Cisco menunjukkan bahwa 58% karyawan akan bekerja dari rumah selama 8 hari atau lebih setiap bulan pasca pandemi Covid-19. Hal tersebut membuat para pekerja dihadapkan dengan penerapan hybrid working atau bekerja secara hibrid saat masyarakat mulai banyak melakukan berbagai aktivitas di luar rumah.

Di era new normal yang sudah berlangsung selama beberapa bulan, konsep bekerja secara remote terbukti cocok dan efektif untuk mengatasi ketidakpastian terkait penularan virus corona. Meski demikian, tidak semua karyawan atau divisi tertentu bisa terus-menerus bekerja dari rumah.

Lalu, apakah masyarakat akan kembali pada kebiasaan sebelum adanya pandemi? Hal tersebut dijawab oleh para ahli di berbagai bidang dalam acara Lark end-of-year media gathering yang dilakukan secara virtual.

Peneliti Sosial dan Komunikasi, Devie Rahmawati, meyakini bahwa situasi pandemi Covid-19 adalah jembatan terhadap masa depan dan akselerator untuk transformasi digital. Situasi tidak akan kembali seperti sebelum adanya pandemi. Namun masyarakat akan terus beradaptasi pada perubahan zaman dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital.

"Masyarakat telah menjadi pribadi yang adaptif di tengah ketidakpastian akan pandemi dengan beradaptasi pada perubahan melalui cara-cara baru untuk menjalani aktivitas kesehariannya. Mulai dari penerapan cara bekerja dari rumah, sekarang masyarakat mulai menyongsong penerapan model kerja hibrid atau disebut dengan hybrid working yang membuka kemungkinan untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Dengan konsep yang fleksibel, model kerja ini muncul sebagai jawaban terhadap era baru," ucap Devie.

Fenomena di atas diperkuat dengan hasil penelitian terkini dari Cisco yang menunjukkan bahwa meningkatnya cara bekerja hibrid berdampak pada operasional perusahaan. Diprediksi, 77% organisasi besar akan meningkatkan fleksibilitas kerja, sementara 53% organisasi besar akan memperkecil ukuran kantor.

Namun, penerapan hybrid working bukan semata-mata hanya bagaimana sebuah usaha mengubah struktur organisasi dan penempatan strategis (strategic positioning), tapi juga memberikan efek pada semua level dalam bisnis seperti pengaturan tugas, aktivitas, proses manajemen, dan penguasaan teknologi.

Jika model kerja jarak jauh memang sepenuhnya mengandalkan teknologi, dalam model kerja hibrid justru kombinasi antara kompetensi tenaga manusia dengan teknologi menjadi yang utama. Tentunya, penerapan model kerja ini harus melibatkan peran pemimpin yang perhatian dan cepat tanggap, terutama dalam mengusulkan teknologi apa yang cocok, baik untuk usaha besar, menengah, maupun kecil.

CEO Rumah Siap Kerja, Roestiandi Tsamanov, melihat nilai kepemimpinan sangat penting dalam menentukan performa bisnis ke depan, terlebih di era pascanormal yang akan memberikan perubahan besar di industri. Sebagai seorang pemimpin perusahaan maupun UMKM perlu berpikir secara solutif ditengah tantangan yang sedang dihadapi untuk tetap bertahan dan menjaga kestabilan bisnis. Komunikasi juga harus dibangun secara terus menerus agar mempererat hubungan antar pegawai dan perlu adanya penerapan teknologi yang baik untuk mendukung hal tersebut.

"Inisiatif yang dapat dilakukan dalam beradaptasi pada era cara kerja baru harus diperkuat dengan indikator kerja utama yang tepat. Hal ini menjadi penting untuk tetap menjaga efektivitas dan efisiensi dalam bekerja, sekaligus menunjang karyawan untuk meningkatkan produktivitas dengan pengukuran yang ideal," ungkap Tsamanov.

"Dalam mewujudkannya, kami percaya bahwa pelaku usaha perlu menentukan teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga setiap rangkaian proses bekerja dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kami melihat bahwa UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital terbukti dapat meraih peluang yang lebih besar. Melalui penerapan teknologi yang tepat, tantangan yang ada dapat diatasi dengan baik dan malah justru mejadi peluang untuk maju," Tsamanov menuturkan.

Platform kolaborasi digital, Lark, hadir sebagai inovasi cara kerja virtual yang mentransformasi cara berkolaborasi di tempat kerja dengan menggabungkan berbagai collaboration tools penting dalam satu platform yang saling terhubung.

"Hal ini menjadi keunggulan bagi para pengguna karena dapat mengerjakan berbagai macam hal, dari membuat dan mengedit dokumen, menerima email, mengirimkan pesan, mengelola agenda, hingga menelepon, serta melakukan video conference dalam satu aplikasi tunggal. Sehingga mampu memaksimalkan produktivitas karyawan dalam bekerja dan meningkatkan kompetensi digital dalam penerapan hybrid working," tutup Senior Professional Service Consultant Lark, Suryanto Lee.

Lark, dengan menghadirkan fitur seperti grup chat yang bisa menjangkau hingga 5.000 orang, panggilan video tanpa batas hingga 100 peserta, dan penyimpanan cloud gratis hingga 200 GB memungkinkan para pengguna untuk berkolaborasi secara dinamis. Lark mampu menjadi pusat kontrol yang memungkinkan tahap kerja terotomasi seperti persetujuan, alur kerja, pengeluaran, dan data kehadiran dapat diintegrasikan.

Untuk lebih meningkatkan kolaborasi, Lark juga memiliki fitur Magic Share, sebuah fitur unik yang memungkinkan tim untuk berbagi dan mengedit dokumen dalam video call secara real-time membuat penerapan hybrid working menjadi lebih efektif. Semua fitur tersebut terintegrasi dengan baik dalam sebuah aplikasi tunggal yang tersedia di Mac, PC, iOS, dan Android.

Bergabunglah dengan revolusi tempat kerja yang cerdas melalui Lark. Anda dapat mengunduhnya secara gratis melalui situs resmi Lark di larksuite.com.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19: 7 Provinsi Alami Kenaikan Kasus Positif

Sbanyak 7 provinsi yang mengalami kenaikan positif dan 6 provinsi mengalami penurunan kasus positif.

NASIONAL | 15 Desember 2020

Tahun Lalu Absen, Jokowi Buka Puncak Hakordia yang Digelar KPK Tahun Ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diagendakan hadir dan memberikan sambutan serta membuka kegiatan puncak Hakordia 2020.

NASIONAL | 15 Desember 2020

Kasus Suap Izin Ekspor Benur, KPK Perpanjang Penahanan Stafsus Edhy Prabowo

KPK memutuskan memperpanjang masa penahanan stafsus Menteri Kelautan dan Perikanan nonaktif Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misata dan Amiril Mukminin.

NASIONAL | 15 Desember 2020

Wali Kota Bandung Terbitkan Larangan Perayaan Tahun Baru

Oded juga mengimbau masyarakat, tidak memaksakan diri keluar rumah saat malam pergantian tahun.

NASIONAL | 15 Desember 2020

BPOM Masih Evaluasi Keamanan Vaksin Covid-19

Masyarakat diminta agar menunggu pengumuman resmi dari BPOM terkait izin penggunaan darurat vaksin Covid-19.

NASIONAL | 15 Desember 2020

Kerumunan Megamendung, Bupati Bogor Dicecar 50 Pertanyaan

Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, tidak pernah menerima surat pemberitahuan dari penyelenggara kegiatan Maulid Nabi maupun peletakan batu pertama.

NASIONAL | 15 Desember 2020

Indonesia Ditargetkan Kirim 1.000 Tenaga Medis ke UEA

Kerja sama dijalin PT Binawan Inti Utama dengan National Ambulance untuk peningkatan keterampilan bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Uni Emirat Arab (UEA).

NASIONAL | 15 Desember 2020

Dituntut 1,5 Tahun, Perantara Suap Djoko Tjandra Ajukan Nota Pembelaan

Pleidoi akan disampaikan Tommy Sumardi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Kamis (17/12/2020).

NASIONAL | 15 Desember 2020

Ditjen Hubdat Perketat Pengawasan Truk ODOL di Merak

Ditjen Kemhub melalui BPTD Wilayah VIII Banten melakukan kegiatan penegakan hukum terhadap truk ODOL di rest area KM 67 Tol Merak arah Jakarta.

NASIONAL | 15 Desember 2020

Karni Ilyas Umumkan Malam Ini Episode Terakhir ILC

Presiden sekaligus pembawa acara ILC Karni Ilyas mengumumkan acara yang dipandunya tak lagi tayang pada tahun depan.

NASIONAL | 15 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS