Kota Pekalongan Serius soal Perlindungan Anak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kota Pekalongan Serius soal Perlindungan Anak

Kamis, 17 Desember 2020 | 05:51 WIB
Oleh : Stefy Thenu / JEM

Pekalongan Beritasatu.com – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, untuk mengejar peringkat Nindya sebagai Kota Layak Anak (KLA) tingkat nasional, cukup serius. Komitmen ini dibuktikan dengan dibukanya layanan Unit Pelaksana Program Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (UP PKSAI) Kota Pekalongan, yang akan bertugas melakukan penjangkauan kepada anak-anak rentan di Kota Pekalongan.

Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz, saat meresmikan UP PKSAI periode 2020-2023 mengatakan, berdirinya UP PKSAI ini diharapkan dapat semakin memudahkan pemerintah membangun mekanisme layanan terpadu bagi anak di tingkat masyarakat.

“UP PKSAI ini didirikan agar kami lebih mudah mengidentifikasi, serta menjangkau anak-anak yang rentan terhadap kekerasan, perlakuan salah, penelantaran dan eksploitasi, serta kemudian merujuk mereka ke pelayanan secara integratif,” kata Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz, saat memberikan sambutan peresmian UP-PKSAI Kota Pekalongan, Rabu (16/12/2020) di halaman Kantor Dinas Sosial P2KB Kota Pekalongan.

Kota Pekalongan, menurut Saelany Machfudz, telah mendapatkan predikat Madya sebagai KLA, setelah sebelumnya Pratama. Ini semua menurut Walikota Pekalongan, dalam rangka untuk menciptakan anak-anak Pekalongan menjadi anak yang pintar berakhlakul kharimah.

“Inilah harapan, mudah-mudahan sebagai generasi kita ke depan,” ujar Saelany.

Dengan berdirinya UP PKSAI, Kota Pekalongan berarti memiliki dua lembaga yang khusus menangani masalah anak dan perempuan.

Sejak tahun 2005, Pemkot Pekalongan telah memiliki Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak dan Remaja (LP PAR). Dan pada tahun 2020 ini UP PKSAI juga diresmikan berdampingan dengan LP PAR.

“Untuk itu, ke depan diharapkan ada sinergitas antara PKSAI dengan LP PAR, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi harapannya saling sinergitas. Ini semuanya dalam rangka penanganan hak-hak anak di kota Pekalongan,” ujarnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial P2Kb Kota Pekalongan, Budiyanto, menjelaskan, kerentanan anak dapat ditentukan berdasarkan beberapa indicator, di antaranya tingkat kesejahteraan keluarga, kepemilikan identitas hukum atau status pencatatan kelahiran, status perkawinan (anak yang pernah menikah), anak dengan disabilitas, penyakit kronis, status pendidikan, pekerja anak, kapasitas pengasuhan orang tua/pengasuh, anak di luar pengasuhan keluarga, anak dari orang tua pekerja migran, hingga anak yang berhadapan dengan hukum

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Sosial RI, UNICEF dan Yayasan Setara, Pemkot Pekalongan merasa sangat perlu mendirikan UP-PKSAI, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Pekalongan dalam menangani, mengurangi serta mencegah kasus-kasuh anak di Kota Pekalongan secara terpadu, terintegrasi dan berkelanjutan.

Data Dinas Sosial P2KB Kota Pekalongan menyebutkan, selama periode Januari-Juni 2020 terdapat 17 kasus menyangkut anak-anak yang dilaporkan dan dijangkau. Diantaranya kasus berupa penelantaran dan penyiksaan anak, berkonflik dengan hukum, perilaku nakal, dan disabilitas.

Sementara data anak bermasalah di Kota Pekalongan mencapai 168, dengan tertinggi menyangkut anak jalanan dan anak disabilitas. Sementara jumlah kasus yang berhasil direspon mencapai 33 kasus.

Child Protection Specialist UNICEF Indonesia, Naning Pudjijulianingsih di tempat sama mengungkapkan, keberadaan UP PKSAI ini mengapa penting dimiliki oleh Pemkot Pekalongan karena tantangan anak-anak ke depan untuk bisa mencapai Indonesia emas di tahun 2035 semakin tidak mudah. Terlebih lagi di masa pandemi saat ini.

“Selamat bagi anak-anak di Kota Pekalongan karena layanan anak bertambah dan semakin diperkuat. Apresiasi bagi Bapak Walikota dan Kota Pekalongan yang telah berhasil bergabung bersama-sama 30 Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah memiliki PKSAI. Mudah-mudahan dengan layanan ini UP PKSAI Kota Pekalongan konsisten menggunakan mottonya, yaitu mudah, cepat dan tepat. Mudah, yaitu mudah diakses. Kemudian cepat. Cepat merespon bila ada laporan atau bila mendengar informasi ketika ada anak yang membutuhkan layanan. Dan tepat. Seringkali layanan diberikan tetapi kurang tepat sasaran, karena analisanya assassement nya yang kurang tepat,” jelas Naning.

“Kami dari UNICEF juga menyampaikan komitmen mulai dari tingkat nasional dan daerah, waktu-waktu berikutnya kita akan tetap memberikan dukungan, termasuk Kota Pekalongan. Dan juga diiringi harapan, semoga di tahun depan jika ada evaluasi KLA, UPT PKSAI juga bisa ikut berkontribusi menaikkan peringkat KLA Kota Pekalongan dari Madya menjadi Nindya,” kata Naning.

Sementara itu Program Manager Yayasan Setara, Yulie Sulistyanto berharap, baik UP PKSAI maupun LP PAR, semakin padu dalam upaya melindungi hak-hak anak. Yulie memperkirakan di masa pandemi Covid-19 ini akan banyak muncul anak-anak bermasalah.

“Saya yakin di masa pandemi ini akan meningkatkan kasus-kasus yang melibatkan anak, dibandingkan sebelum pandemi. Ini perlu kolaborasi semua pihak agar terwujud harmonisasi penanganan masalah anak di Kota Pekalongan,” tegas Yulie.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

Luhut Pandjaitan menegaskan soal siapa yang salah dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkannya biar pengadilan yang membuktikan.

NASIONAL | 27 September 2021

Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

Luhut Pandjaitan telah menjalani pemeriksaan sebagai pelapor terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong di Mapolda Metro Jaya.

NASIONAL | 27 September 2021

Tanah Longsor di Karo, 1 Pekerja Meninggal Dunia

Tanah longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, mengakibatkan satu pekerja konstruksi meninggal dunia.

NASIONAL | 27 September 2021

Waspadai Cuaca Ekstrem di 25 Wilayah Ini

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 25 wilayah di Tanah Air.

NASIONAL | 27 September 2021


Untar Mengukuhkan Naniek Widayati sebagai Guru Besar Ilmu Arsitektur

Sidang Terbuka Senat Untar yang dipimpin Rektor Agustinus Purna Irawan mengukuhkan Naniek Widayati Priyomarsono sebagai Guru Besar Ilmu Arsitektur Untar.

NASIONAL | 27 September 2021

Kemendikbudristek Beri Dana Pembinaan untuk Program Penggabungan PTS

Penggabungan diharapkan menghasilkan PTS yang sehat dan melahirkan SDM yang unggul seperti yang dicita-citakan.

NASIONAL | 27 September 2021

Intani Apresiasi KPED Jabar Tingkatkan Produksi Pangan dengan Teknologi

Penerapan teknologi berupa suplemen penyubur tanah dan tanaman itu sudah diaplikasikan di sejumlah demplot di beberapa kabupaten di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sumedang

NASIONAL | 27 September 2021

Penyidik Polda Papua Segera Minta Keterangan Nakes Gerald Sokoy

Setelah diserahkan pihak KKB ke Pemda Pegunungan Bintang, Sabtu (25/9/2021) tenaga kesehatan Gerald Sokoy akan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Papua.

NASIONAL | 26 September 2021

Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

“Desa-desa mandiri lainnya juga punya potensi beragam yang akan segera ditangani demi Lamongan Megilan dan Desa Berjaya,” tandas Yuhronur.

NASIONAL | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Sesi I, IHSG Berbalik Melemah

Sesi I, IHSG Berbalik Melemah

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings