Logo BeritaSatu

BNPP: Jokowi Akan Tandatangani Inpres Pengembangan 3 PKSN Akhir Tahun Ini

Kamis, 17 Desember 2020 | 16:47 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Plt. Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Suhajar Diantoro menjelaskan, instruksi presiden (inpres) terkait percepatan pembangunan tiga pusat kawasan strategis nasional (PKSN) akan ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) di akhir tahun 2020.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, terdapat 18 PKSN yang enam di antaranya masuk dalam major project. Dari enam PKSN tersebut, tiga di antaranya adalah PKSN Paloh-Aruk, Atambua dan Jayapura.

Suhajar menjelaskan, rancangan inpres untuk tiga PKSN tersebut sudah diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala BNPP Tito Karnavian untuk diparaf. Jika sudah diparaf oleh kementerian terkait lainnya, rancangan inpres tersebut akan diserahkan kepada Jokowi.

"Apabila sudah diparaf semua, Insya Allah, Bapak Presiden bisa menandatangani inpres ini di akhir tahun ini untuk bisa dibangun di tahun 2021 dan 2022," kata Suhajar dalam dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2020 yang disiarkan secara virtual, Kamis (17/12/2020).

Sementara itu, tiga PKSN lainnya yaitu PKSN Merauke, Kefamenanu dan Nunukan, akan mulai dibangun di tahun 2022.

Lebih lanjut, Suhajar menjelaskan pentingnya membentuk skala prioritas dalam mengembangkan daerah perbatasan karena keterbatasan anggaran.

"Sesuai dengan arahan Kepala BNPP, kita harus menemukan kegiatan atau program-program yang apabila dibangun akan menjadi faktor pengungkit utama sebuah daerah tersebut. Karena tidak mungkin semuanya bisa dibangun," tambahnya.

Sebagai contoh, Desa Temajuk di Kecamatan Paloh ini memiliki potensi pariwisata apalagi karena berbatasan dengan Malaysia.

Suhajar mengatakan, sebelum pandemi Covid-19, hampir 2.000 orang Malaysia mengunjungi Desa Temajuk untuk melihat mata hari terbenam setiap Sabtu dan Minggu. Para wisatawan ini mengaku akan datang lebih ramai bersama anggota keluarga lainnya jika ada perbaikan jalan dan homestay. Menurut Suhajar, hal ini bisa menjadi potensi untuk menggerakkan perekonomian daerah perbatasan.

"Ini adalah satu hal yang kita dorong. Tetapi, regulasinya harus terproteksi untuk kepentingan rakyat," jelasnya.

Misalnya, pembangunan hotel harus dipastikan tidak mengganggu berjalannya bisnis homestay. Suhajar juga berharap dinas pariwisata bisa memberikan pembinaan kepada masyarakat setempat bagaimana pengelolaan standar kebersihan, pemasaran secara daring dan lain sebagainya.

"Kami juga melakukan inventarisasi dan ada dua produk yang penting di sana yakni ubur-ubur dan cumi. Jika kita kembangkan pariwisata, cumi dan ubur-ubur, Insya Allah, seluruh kecamatan Paloh akan mendapatkan peningkatan penghasilan," kata Suhajar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DPR Minta KPU-Bawaslu Lakukan Simulasi Masa Kampanye 75 Hari

DPR Minta KPU-Bawaslu Lakukan Simulasi Masa Kampanye 75 Hari

NEWS | 48 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings