Masyarakat Papua Butuh Pendekatan Kemanusiaan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Masyarakat Papua Butuh Pendekatan Kemanusiaan

Senin, 21 Desember 2020 | 16:12 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perjalanan implementasi Otonomi Khusus atau Otsus Papua yang sudah berjalan selama puluhan tahun ternyata belum menunjukkan capaian hasil yang maksimal. Gejolak di Papua seakan sulit dihentikan, padahal pemerintah pusat merasa sudah memberikan apa yang diinginkan masyarakat Papua.

Analis Politik Internasional dan Resolusi Konflik, Adriana Elisabeth, menilai selama ini ada kesalahan terkait dengan assesment terhadap kebijakan negara dalam menangani persoalan Papua.

"Model penyelesaian Papua cenderung reaktif, bersifat top down dan sporadik. Pembangunan infrastruktur tidak berdampak pada peace building, pelanggaran HAM dan reproduksi kekerasan," kata Adriana Elisabeth, dalam diskusi Papua: Pendekatan Sensitivitas Konflik, di Jakarta, Senin (21/12/2020).

Belum lagi terkait dengan upaya internasionalisasi Papua yang sudah dimanfaatkan oleh kepentingan ekonomi dan politik dari luar indonesia. Sebaik apapun kebijakan Papua akan selalu menimbulkan resistensi karena kepentingan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Adriana mencoba menuangkan konsep pendekatan baru yang perlu dilakukan terhadap masyarakat Papua. Dengan pendekatan-pendekatan khusus tersebut, diharapkan masyarakat Papua dapat lebih mencintai Indonesia.

"Kami coba tuangkan bagaimana kita membuat konsep dan pendekatan baru di Papua. Yakni bagaimana bisa memenangkan hati dan pikiran Papua," ucapnya.

Menurut Adriana, yang paling utama yaitu terkait pendekatan kemanusian, pendekatan damai dan pendekatan kesejahteraan. Ketiga konsep itu harus dilakukan secara bersamaan dan tidak bisa dilakukan secara parsial.

Untuk mewujudkan konsep tersebut maka harus ada rekomendasi rencana aksi. Yaitu terkait siapa melakukan apa yang harus dilakukan secara sama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan.

"Strategi ini untuk memperbaiki aspek kemanusiaan, kesejahteraan dan perdamaian di Papua. Pertama strategi komunikasi publik dan dialog inklusif untuk mengurangi kesalahpahaman dan kesenjangan komunikasi," ucap Adriana.

Kemudian yang kedua terkait strategi politik dan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih (kepemimpinan, transparansi, dan akuntabilitas). Kemudian yang ketiga, strategi terkait koordinasi di seluruh Papua, antar kementerian atau lembaga yang ada di pusat.

Dirinya pun mencontohkan, pembentukan tim komunikasi dan koordinasi permasalahan Papua penanggungjawabnya bisa diserahkan ke Presiden. Kemudian untuk pengawas harian bisa dilakukan Wakil Presiden dan diketuai sipil (non militer/polisi), serta wakil ketua dari 7 wilayah adat ditambah satu dari Jakarta/luar Papua.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Diminta Petakan Ormas Intoleran

Jika dibiarkan maka dikhawatirkan ormas intoleran tersebut dapat mengancam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Aktivis Sambut Rencana Pembentukan Satgas Pelanggaran HAM Berat Kejagung

Satgas dibentuk guna melakukan mitigasi permasalahan, penyelesaian, penuntasan, dan rekomendasi penyelesaian perkara pelanggaran HAM Berat masa lalu.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Selasa, Syarat Wajib Rapid Test Antigen Penerbangan Mulai Berlaku

Syarat wajib rapid test antigen untuk penumpang pesawat dari dan ke Pulau Jawa serta dalam Pulau Jawa akan mulai berlaku, Selasa (22/12/2020) besok.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Wapres: Tegakkan Integritas untuk Birokrasi yang Bersih dan Melayani

Wapres mengingatkan kembali bahwa ada empat parameter suatu integritas berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Arif Mujahidin Raih Penghargaan The Iconomics

Arif Mujahidin, Corporate Communications Director Danone Indonesia, masuk jajaran Top 40 PR Person di Indonesia.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Kasus Korupsi Dana Bansos, Gibran: Tangkap Saja Kalau Salah

Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa dirinya siap ditangkap jika benar-benar bersalah melakukan korupsi.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Hak Politik Eks Komisioner KPU Tak Dicabut, KPK Ajukan Kasasi

KPK mengajukan kasasi terhadap keputusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang tidak mencabut hak politik Wahyu Setiawan serta Agustiani Tio Fridelina.

NASIONAL | 21 Desember 2020

KPK Dalami Keterkaitan Gibran dan Sritex dalam Korupsi Bansos

Diduga adanya keterkaitan antara anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran dan PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex dalam kasus korupsi bansos.

NASIONAL | 21 Desember 2020

PGI Imbau Perayaan Natal dan Tahun Baru Dilakukan Virtual

PGI mengimbau gereja-gereja di seluruh Indonesia untuk merayakan Natal dan tahun baru secara virtual.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Gus Mus-Ganjar Serukan Tangani Covid-19 di Ponpes

Menurut Gus Mus, dibutuhkan kesadaran bersama untuk saling menjaga agar persoalan Covid-19 di lingkungan pesantren tidak semakin meluas.

NASIONAL | 21 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS