Pemkot Bengkulu Putuskan Tunda KBM Tatap Muka
Logo BeritaSatu

Pemkot Bengkulu Putuskan Tunda KBM Tatap Muka

Senin, 21 Desember 2020 | 17:38 WIB
Oleh : Usmin / FER

Bengkulu, Beritasatu.com - Pemkot Bengkulu menunda pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka tingkat SD dan SMP pada awal Januari 2021 mendatang, karena kasus virus corona atau Covid-19 di daerah ini terus meningkat.

"Angka kasus virus corona di Kota Bengkulu terus meningkat setiap hari, sehingga daerah ini masih bertahan di zona merah penyebaran Covid-19. Kondisi ini sangat tidak memungkinan siswa SD dan SMP belajar tetap muka awal Januari mendatang," kata Kepala Disdik Kota Bengkulu, Rosmayeti, Senin (21/12/2020).

Ia mengatakan, jika KBM tatap muka tingkat SD dan SMP sederajat di Kota Bengkulu, tetap dilaksanakan pada awal Januari 2021, dikhawatirkan banyak pelajar di daerah ini terpapar virus corona, karena mereka dikhawatirkan tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, salah satunya menjaga jarak.

"Pemkot Bengkulu mengambil kebijakan untuk menunda pelaksanaan KBM tatap muka tingkat SD dan SMP pada tahun depan guna mengantisipasi muncul klaster baru penyebaran virus corona di sekolah," tandasnya.

Rosmayeti menambahkan, Pemkot Bengkulu selain menunda KBM tatap muka juga mewajibkan seluruh ASN bekerja dari rumah, kecuali mereka yang bertugas di bidang pelayanan publik, tetap bekerja secara bergiliran. Sedangkan ASN biasa tidak masuk kantor atau bekerja dari rumah sampai batas waktu tidak ditentukan.

Kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran virus corona di kantor pemerintah di lingkup Pemkot Bengkulu setempat, mengingat kasus virus corona di daerah ini terus bertambah banyak.

Demikian pula pelaku usaha seperti kafe, restoran, rumah makan, dan tempat hiburan malam, mal dan sebagianya membatasi jam buka dan menerapkan protokol kesehatan kepada tamu yang datang tanpa tercuali guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bengkulu.

"Jadi, bukan hanya KBM tatap muka ditunda pelaksanaanya pada Januari 2021 mendatang, tapi berbagai kegiatan di Kota Bengkulu yang berpotensi menimbulkan kerumunan diminta menerapkan protokol kesehatan ketat," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mardani Ali Sera Temani Keluarga 6 Korban FPI Serahkan Bukti ke Komnas HAM

Selain menyerakan bukti dokumen yang terkait bentrok tersebut, pihak keluarga juga sekaligus memberikan keterangan tentang keseharian para korban laskar FPI.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Kasus Penembakan Laskar FPI, Polri Siap Lakukan Autopsi Ulang

Polri siap membantu apapun yang diperlukan Komnas HAM termasuk melakukan autopsi ulang

NASIONAL | 21 Desember 2020

PSBB di Banten Kembali Diperpanjang Hingga 18 Januari 2021

PSBB untuk seluruh daerah di wilayah Provinsi Banten kembali diperpanjang untuk keempat kalinya hingga 18 Januari 2021 mendatang.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Kemhub Terbitkan Juklak Perjalanan Libur Natal dan Tahun Baru

Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Esri Indonesia Umumkan 6 Kategori Pemenang GIS Award

GIS Award bertujuan mendorong inovasi dalam penelitian berbasiskan teknologi geospasial serta mempromosikan keunggulan pengajaran.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Gubernur Sumut: Jangan Terlalu Bernafsu Gelar KBM Tatap Muka

Edy Rahmayadi meminta seluruh kabupaten dan kota di Sumut mempertimbangkan ulang rencana melaksanakan belajar tatap muka.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Terima Uang dari Eks Menpora, Pengawal Tahanan KPK Dipecat

Seorang pengawal tahanan KPK dipecat setelah melanggar kode etik dengan menerima uang dari mantan Menpora Imam Nahrawi.

NASIONAL | 21 Desember 2020

KPU Sumut Siap Hadapi Gugatan Paslon Pilkada 2020

KPU Sumut telah menyiapkan tim hukum untuk menghadapi gugatan pasangan calon (Paslon) di Mahkamah Konstitusi (MK).

NASIONAL | 21 Desember 2020

Masyarakat Papua Butuh Pendekatan Kemanusiaan

Menurut Adriana, model penyelesaian Papua cenderung reaktif, bersifat top down dan sporadik.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Pemerintah Diminta Petakan Ormas Intoleran

Jika dibiarkan maka dikhawatirkan ormas intoleran tersebut dapat mengancam keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 21 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS