Perkumpulan Honorer Usulkan Ketua Umum GTKHNK 35+ Jadi Mendikbud
Logo BeritaSatu

Perkumpulan Honorer Usulkan Ketua Umum GTKHNK 35+ Jadi Mendikbud

Selasa, 22 Desember 2020 | 09:19 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori usia tiga puluh lima ke atas (GTKHNK 35+), mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle. GTKHNK 35+ mengusulkan agar dilakukan penggantian terhadap menteri yang berkinerja buruk.

"Rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2021 hanya menyelesaikan permasalahan kekurangan tenaga guru di Indonesia tetapi tidak maksimal menyelesaikan permasalahan guru dan tenaga kependidikan honorer non kategori khususnya yang berusia tiga puluh lima tahun ke atas dari sekolah-sekolah negeri semua jenjang," kata Ketua GTKHNK 35+ Provinsi Jawa Barat Sigid Purwo Nugroho, Selasa (22/12/2020).

Guna menyelesaikan sengkarut tersebut GTKHNK 35+ mengusulkan agar Ketua Umum sekaligus konseptor GTKHNK 35+ Indonesia Nasrullah dapat diangkat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam rekruitmen tersebut guru dari sekolah negeri harus bersaing dengan guru-guru dari sekolah swasta bahkan pelamar umum yang masih berusia sangat muda. Hal tersebut dipandang tidak adil. Menurut Sigid sudah sepantasnya para guru tersebut diganjar imbalan berupa pengangkatan sebagai ASN.

"Sudah sepantasnya kami diberikan reward diangkat ASN tanpa tes karena kami sudah melaksanakan tes yang sebenar benarnya dengan pengabdian nyata selama bertahun tahun, atau bisa dalam bentuk Diklat dan pelatihan lainnya, tidak perlu ada embel-embel tes lagi," ata Sigid.

"Belum lagi tidak diakomodirnya tenaga kependidikan seperti operator sekolah, Tata Usaha, dan lain sebagainya. Contoh operator sekolah yang menunjang tugas guru dan sekolah, mereka kadang kerja tidak ingat waktu, kerja dari pagi sampai pagi lagi dan sekarang mereka sangat kecewa karena tidak diakomodir dalam rekruitmen tersebut diatas. Belum lagi dipersulit dengan verifikasi dan validasi Ijazah padahal sudah terdata di Dapodik," ujarnya.

Menurut Sigid, Presiden Jokowi sering mengatakan bahwa dalam bekerja harus dilakukan secara extraordinary, sehingga guru dan tenaga kependidikan honorer non kategori usia tiga puluh lima ke atas dari sekolah negeri dari semua jenjang diangkat sebagai ASN tanpa tes.

Saat ini GTKHNK 35+ sedang memperjuangkan Keppres PNS tanpa tes dan sudah banyak mendapatkan dukungan Kepala Daerah hampir seluruh Indonesia. "Terakhir, kami mendapatkan banyak dukungan dalam RDPU dengan Komisi II DPR RI, Selasa 08 Desember 2020 yang lalu. Untuk itu kami mencalonkan H. Nasrullah Konseptor sekaligus Ketum GTKHNK 35+ Indonesia sebagai Mendikbud dalam reshuffle Kabinet pak Jokowi," ungkap Sigid.

Saat ini kepuasan masyarakat terhadap kinerja Kabinet Indonesia Maju anjlok termasuk kami guru dan tenaga kependidikan honorer dari sekolah sekolah negeri. "Kami sudah bosan dijadikan hutang sejarah yang belum terlunaskan dari satu periode pemerintahan ke periode pemerintahan berikutnya," tandas Sigid, salah satu guru honorer yang berasal dari Kabupaten Kuningan Jawa Barat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komnas HAM Siap Telusuri Bukti dari Keluarga dan Kuasa Hukum 6 Laskar FPI

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan pihaknya akan lebih detail dan lebih teliti terkait bukti dan dokumen yang diserahkan pihak keluarga.

NASIONAL | 21 Desember 2020

2024, Kempupera Tuntaskan Jalan Lintas Selatan Jawa

Kempupera akan fokus menyelesaikan pembangunan Jalan Lintas Selatan Jawa dari Malingping Banten hingga Banyuwangi Jawa Timur pada tahun 2024.

NASIONAL | 21 Desember 2020

MTI Ungkap Potensi Penggunaan Angkutan Pelat Hitam saat Mudik Natal

Kendaraan berpelat hitam berpotensi digunakan sebagai angkutan mudik guna menghindari persyaratan wajib rapid test maupun rapid test antigen.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Pemkot Bengkulu Putuskan Tunda KBM Tatap Muka

Pemkot Bengkulu menunda pelaksanaan KBM tatap muka tingkat SD dan SMP untuk mencegah munculnya klaster baru Covid-19 di sekolah.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Mardani Ali Sera Temani Keluarga 6 Korban FPI Serahkan Bukti ke Komnas HAM

Selain menyerakan bukti dokumen yang terkait bentrok tersebut, pihak keluarga juga sekaligus memberikan keterangan tentang keseharian para korban laskar FPI.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Kasus Penembakan Laskar FPI, Polri Siap Lakukan Autopsi Ulang

Polri siap membantu apapun yang diperlukan Komnas HAM termasuk melakukan autopsi ulang

NASIONAL | 21 Desember 2020

PSBB di Banten Kembali Diperpanjang Hingga 18 Januari 2021

PSBB untuk seluruh daerah di wilayah Provinsi Banten kembali diperpanjang untuk keempat kalinya hingga 18 Januari 2021 mendatang.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Kemhub Terbitkan Juklak Perjalanan Libur Natal dan Tahun Baru

Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Esri Indonesia Umumkan 6 Kategori Pemenang GIS Award

GIS Award bertujuan mendorong inovasi dalam penelitian berbasiskan teknologi geospasial serta mempromosikan keunggulan pengajaran.

NASIONAL | 21 Desember 2020

Gubernur Sumut: Jangan Terlalu Bernafsu Gelar KBM Tatap Muka

Edy Rahmayadi meminta seluruh kabupaten dan kota di Sumut mempertimbangkan ulang rencana melaksanakan belajar tatap muka.

NASIONAL | 21 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS