Lemhannas: Pemerintah Harus Jamin Vaksin Covid-19 Aman dan Bebas Pemalsuan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lemhannas: Pemerintah Harus Jamin Vaksin Covid-19 Aman dan Bebas Pemalsuan

Selasa, 22 Desember 2020 | 17:15 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) meminta pemerintah menjamin vaksin Covid-19 aman dan bebas pemalsuan.

Pandemi Covid-19 yang pada awalnya muncul sebagai masalah dalam bidang kesehatan, kini sudah berimplikasi terhadap bidang-bidang lainnya. Tidak hanya di Indonesia, pandemi menyebabkan lumpuhnya perekonomian global.

"Keadaan ini secara keseluruhan menyebabkan pembuatan keputusan dan kebijakan oleh pemerintah negara manapun menjadi sangat kompleks," kata Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI (purn) Agus Widjojo, dalam pernyataan akhir tahun Lemhannas, di Jakarta, Selasa (22/12/2020).

Menurut Agus, untuk menyongsong arah pembangunan bangsa harus tetap dilandasi oleh optimisme dan penuh harapan. Jika tidak, maka sulit bagi indonesia bangkit dari keterpurukan.

Lemhannas sendiri menilai, wabah Covid-19 tidak hanya menyebabkan ekonomi dunia lumpuh. Namun perdagangan antarnegara juga mengalami kelesuan. Sejumlah negara bahkan mengalami resesi sejak kuartal kedua tahun 2020 karena mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus.

Akibatnya, jumlah orang miskin bertambah dan bahaya kelaparan mengancam banyak orang, terutama di negara berkembang.

"Indonesia tak luput dari resesi ekonomi dan melonjaknya angka kemiskinan. Bahaya kelaparan dan kekurangan gizi pun mengintai rakyat," ucapnya.

Saat ini, menurut Agus, ada harapan bahwa wabah akan segera berhasil. Terutama seiring dengan ditemukannya vaksin Covid-19 oleh berbagai perusahaan farmasi.

Penggunaan vaksin tersebut sedikit banyak telah membuat bursa saham kembali bergairah. Sektor riil diperkirakan juga akan segera bangkit dan ekonomi dunia diprediksi bakal kembali tumbuh di tahun 2021.

Namun demikian, untuk memastikan keberhasilannya, program vaksinasi nasional pandemi Covid-19 harus langsung secara vertikal berada di bawah keputusan politik presiden. Dengan demikian segala sumber daya pemerintah yang tersedia, termasuk TNI dan Polri, serta fasilitas kesehatan dan pemerintahan secara maksimal perlu dimanfaatkan untuk memastikan program vaksinasi nasional berjalan dengan baik.

"Sambil menjalankan program vaksinasi nasional, pemerintah pusat dan daerah harus terus menerus mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak wajib tetap dilakukan oleh semua anggota masyarakat tanpa terkecuali," ucapnya.

Menurutnya, kewaspadaan tinggi tetap harus dijaga untuk mencegah lonjakan kasus atau serangan gelombang kedua, sebelum pandemi benar-benar berlalu.

"Seperti ini pula penerapan protokol di negara-negara yang sudah memulai program vaksin seperti Amerika (Serikat) dan Inggris. Mereka memahami bahwa vaksin hanya mencegah si penerima terhindar dari Covid-19 level berat. Vaksin tidak menjamin bebas Covid-19 dan tetap bisa menularkan ke orang-orang di sekitarnya," ucapnya.

Di sisi lain, pemerintah juga perlu menanamkan sense of urgency (kesadaran kedaruratan) ke masyarakat dalam operasi pendistribusian vaksin Covid-19. Mengingat, baru kali ini program pemerintah dilakukan secara masif baik dari segi penerima, jangkauan wilayah dan berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan nyawa manusia.

"Pemerintah juga perlu menjamin vaksin yang diberikan aman, termasuk mencegah pemalsuan vaksin. Vaksinasi harus dilakukan secara cepat dan efektif serta menjangkau populasi sampai di level yang mampu menghentikan pandemi," ujar Agus.

Pemerintah perlu pula mengantisipasi hambatan-hambatan yang mungkin timbul di lapangan seperti infrastruktur distribusi, rantai pasokan vaksin, tersedianya tenaga kesehatan, integrasi data dan jadwal untuk suntikan pertama dan suntikan kedua. Selain itu juga mempersiapkan pertolongan terhadap kemungkinan munculnya efek samping akibat vaksinasi.

Karena itu, diingatkan Agus, sistem penelusuran, pemantauan, pelaporan dan evaluasi oleh tim ahli yang kompeten di bidang masing-masing dan didukung oleh infrastruktur teknologi dan tim ilmuwan data harus dilakukan secara transparan.

"Tujuannya agar program vaksinasi nasional ini dapat melakukan penyesuaian dan perbaikan terus menerus. hal ini untuk memastikan program vaksinasi nasional meraih kepercayaan dan keyakinan dari masyarakat," kata Agus [Y-7]



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BPDASHL Ketahun-Fordas Tanam Ribuan Buah di Kawasan DAS Bengkulu

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Ketahun Bengkulu, sama Forum DAS (Fordas) menanam ribuan batang tanaman buah-buahan.

NASIONAL | 22 Desember 2020

Jaket Biru Menteri Baru, Istana: Bisa Kerja dalam Segala Suasana

Warnanya sih keren saja, eye catching, mereka kerja harus tetap segar, cerah, ceria, semangat.

NASIONAL | 22 Desember 2020

Besok, Presiden Lantik Enam Menteri Baru

Menteri baru telah diumumkan.

NASIONAL | 22 Desember 2020

Satgas Covid-19 Sumut Jaga Ketat Lokasi Wisata

Satgas Covid-19 Sumut bekerjasama dengan petugas TNI dan Polri dalam mengawasi protokol kesehatan di lokasi objek wisata.

NASIONAL | 22 Desember 2020

Dihukum 2,5 Tahun Penjara, Vonis Djoko Tjandra Lebih Berat Dibanding Tuntutan Jaksa

Vonis ini lebih berat ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum. Sebelumnya jaksa menuntut agar Djoko Tjandra dihukum 2 tahun pidana penjara.

NASIONAL | 22 Desember 2020

Djoko Tjandra Divonis 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Surat Jalan Palsu

Vonis tersebut lebih berat dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur yang meminta agar Djoko Tjandra dijatuhi hukuman 2 tahun

NASIONAL | 22 Desember 2020

Sepanjang 2020, 129 Anggota Polri Dipecat Tidak Hormat

Polri memberikan 1.778 penghargaan terhadap sejumlah pihak.

NASIONAL | 22 Desember 2020

Firli Bahuri: Saya Seperti Sekarang karena Ibu

Nasib dan masa depan suatu bangsa, tak luput dari peran serta sumbangsih seorang ibu.

NASIONAL | 22 Desember 2020

Kasus Rizieq Masuk 5 Besar Pemberitaan Selama 2020

Penanganan Covid-19 selama ini menjadi poin positif persepsi terhadap kinerja Polri.

NASIONAL | 22 Desember 2020

Gubernur Sumut: Jangan Gegabah Lakukan KBM Tatap Muka di Sekolah

Menurut Edy Rahmayadiperlu kajian untuk melaksanakan belajar tatap muka di sekolah.

NASIONAL | 22 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS