Soal Lahan Ponpes Milik PTPN VIII di Megamendung, Ini Jawaban FPI
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Soal Lahan Ponpes Milik PTPN VIII di Megamendung, Ini Jawaban FPI

Rabu, 23 Desember 2020 | 22:46 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / YUD

Bogor, Beritasatu.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII meminta pengosongan kepada Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ponpes itu dikelola oleh tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab.

Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar mengakui telah menerima surat yang dilayangkan PTPN VIII tersebut. Rizieq, lanjut Aziz, juga sudah menjelaskan terkait status sertifikat berdirinya tempat Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah.

"Pada tanggal 13 November 2020 IB-HRS telah menjelaskan terkait status sertifikat tanah tempat berdirinya Pondok Pesantren Markaz Syariah, bahwa benar sertifikat HGU-nya atas nama PT. PN VIII, dalam Undang-Undang Agraria tahun 1960 disebutkan bahwa jika suatu lahan kosong digarap oleh masyarakat lebih dari 20 tahun maka masyarakat berhak untuk membuat sertifikat tanah yang digarap dan masyarakat Megamendung itu sendiri sudah 30 tahun lebih menggarap tanah tersebut," kata Aziz, melalui keterangan, Rabu (23/12/2020).

Menurut Aziz, dalam Undang-Undang HGU tahun 196O disebutkan sertifikat HGU tidak bisa diperpanjang/akan dibatalkan jika lahan itu ditelantarkan oleh pemilik HGU/pemilik HGU tidak menguasai secara fisik lahan tersebut.

"Betul bahwa HGU tanah Ponpes Markaz Syariah adalah milik PTPN VII, tapi 30 tahun lebih PTPN VIll tidak pernah menguasai secara fisik. Selama 30 tahun lebih PTPN VIII menelantarkan tanah tersebut. Maka dari itu seharusnya HGU tersebut batal. Jika sudah batal maka HGU-nya jadi milik masyarakat," katanya.

Aziz menambahkan, perlu dicatat masuknya Rizieq dan pengurus Yayasan MS-MM untuk mendirikan pondok pesantren tersebut yaitu dengan membayar kepada petani bukan merampas. Para petani itu datang membawa surat yang sudah ditandatangani oleh lurah dan RT setempat.

"Jadi tanah yang didirikan Ponpes Markaz Syariah itu semua ada suratnya. Itulah yang dinamakan membeli tanah opergarap. Dokumen itu lengkap dan sudah ditembuskan kepada institusi negara mulai dari bupati sampai gubernur. Dan benar tanah itu HGU-nya milik PT. PN Vill yang digarap masyarakat. Jadi kami tegaskan lagi bahwa kami tidak merampas tanah PT. PN VIII tapi kami membeli dari para petani," katanya.

Di sisi lain, pengurus pesantren siap melepas lahan tersebut jika dibutuhkan negara. Dengan catatan, ganti rugi semua biaya yang telah dikeluarkan.

"Pihak pengurus MS-MM siap melepas lahan tersebut jika dibutuhkan negara, tapi silahkan ganti rugi uang keluarga dan umat yang sudah dikeluarkan untuk beli opergarap tanah dan biaya pembangunan yang telah dikeluarkan, agar biaya ganti rugi tersebut bisa digunakan untuk membangun kembali pesantren Markaz Syariah di tempat lain," kata Aziz.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menko PMK: Kehadiran Risma Diharapkan Cegah Demoralisasi di Lingkungan Kemsos

Prestasi formal maupun informal saat menjabat wali kota dua periode merupakan bukti keberhasilannya dalam memimpin.

NASIONAL | 23 Desember 2020

Mensos Risma Janji Akan Evaluasi dan Perbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

Berjanji akan menggandeng perguruan tinggi.

NASIONAL | 23 Desember 2020

Pasien Covid-19 di Sumut yang Dirawat di RS Tinggal 566 Orang

Dari 17.502 orang yang terpapar di Sumut, sebanyak 14.765 orang di antaranya sembuh dan korban meninggal dunia 664 orang.

NASIONAL | 23 Desember 2020

Sampoerna dan Waste4Change Gelar Program #PuntungItuSampah

Sampah puntung rokok yang terkumpul nantinya akan diproses menjadi beberapa produk industri rumahan.

NASIONAL | 23 Desember 2020

KPK Perpanjang Penahanan Eks Menteri Sosial

KPK memperpanjang penahanan mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara (JPB) bersama empat orang lainnya.

NASIONAL | 23 Desember 2020

Warga Depok Olah Sampah di Tengah Pandemi

Tim Pengabdi UI bersama warga melakukan kegiatan pembibitan dan penanaman beberapa tanaman obat keluarga dengan mencoba memanfaatkan pupuk hasil panen dari beberapa lubang biopori milik warga perumahan di Depok

NASIONAL | 23 Desember 2020

Penguasaan Literasi Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia

Menurut Syarif Bando, pembangunan berkelanjutan harus melibatkan perpustakaan agar target kompetensi SDM unggul bisa tercapai.

NASIONAL | 23 Desember 2020

Jurnalis Berperan Membangun Optimisme di Era Pandemi

Jurnalis televisi daerah memborong penghargaan sebagai pemenang lomba karya jurnalistik Pegadaian-IJTI Award

NASIONAL | 23 Desember 2020

Mendes: Stranas Penanganan Anak Tidak Sekolah Sejalan dengan SDGs Desa

Mendes PDTT mengatakan, strategi nasional penanganan anak tidak sekolah (Stranas ATS) sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan desa atau SDGs Desa.

NASIONAL | 23 Desember 2020

Jadi Tersangka Kerumunan Megamendung, Rizieq Terancam Lebih Lama Dibui

Rizieq Syihab telah ditetapkan sebagai tersangka kerumunan Megamendung.

NASIONAL | 23 Desember 2020


TAG POPULER

# Akidi Tio


# Kartu Vaksin


# Olimpiade Tokyo


# Angka Sembuh Covid-19


# Kasus Aktif Covid-19



TERKINI

Ridwan Kamil Apresiasi Bantuan Oksigen untuk Jawa Barat

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS