LIPI: Masyarakat Harus Mandiri Mitigasi Bencana
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

LIPI: Masyarakat Harus Mandiri Mitigasi Bencana

Sabtu, 26 Desember 2020 | 18:43 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Yulianto mengatakan masyakarat harus mandiri melakukan mitigasi bencana karena tsunami di Indonesia lebih cepat ke daratan.

"Dari pelajaran gempa dan tsunami di Indonesia, maka tsunami bisa sampai ke daratan sebelum Indonesia InaTEWS itu sampai ke masyarakat. Maka harus mandiri mitigasi. Kenapa? karena waktu datang tsunami setelah gempa itu sangat pendek jadi tidak bisa andalkan InaTEWS saja," kata Eko menjelaskan pentingnya mitigasi mandiri dan tidak hanya mengandalkan Indonesia Early Warning System (InaTEWS) saja dalam webinar yang diadakan Dongeng Geologi diakses dari Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

Gempa Padang tahun 2010 membuat aliran listrik padam dan sistem backup belum terlalu baik sehingga tidak mendukung sistem kerja peringatan dini. Pada menit ke-4 parameter gempa sudah dapat diumumkan namun tidak ada pernyataan tsunami. Lalu pada menit ke-10 genset dapat dihidupkan sehingga aliran listrik kembali, dan di menit yang sama ia menyebut TV swasta sudah menyiarkan peringatan dini gempa secara nasional tapi tetap tidak ada pemberitahuan soal tsunami.

Selanjutnya pada menit ke-25 sampai 30, menurut Eko, Wali Kota Padang juga hanya menyampaikan kejadian gempa saja, padahal masyarakat di Pagai Selatan sedang berjuang karena tsunami melanda di sana.

"Sampai sekarang pun InaTews kita belum ada basis tsunami, hanya gempa saja. Parameter gempa yang jadi penanda. Maka pada kondisi demikian, karena selisih waktu gempa dan tsunami di Indonesia pendek, masyarakat perlu ada kemampuan melengkapi dirinya untuk menyelamatkan diri berbasis guncangan gempa," ujar Eko.

Selain itu, tidak pernah diketahui apakah gempa bisa merusak fasilitas peringatan dini atau tidak. Karenanya evakuasi mandiri harus menjadi ketrampilan wajib untuk semua masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang tidak hidup di pesisir pantai.

Eko juga meminta masyarakat berhati-hati dengan tsunami earthquake atau silent earthquake yang dipicu oleh gempa dengan frekuensi rendah sehingga guncangan lebih lemah daripada gempa pada umumnya, namun menyebabkan tsunami.

Dia mengatakan masyarakat harus menguasai strategi evakuasi menghadapi tsunami, dengan mengabaikan harta dan mementingkan menyelamatkan diri terlebih dulu, berlari tanpa kendaraan karena ditakutkan memicu kemacetan, perlu waspadai sungai dan jembatan saat evakuasi karena itu dapat menjadi "jalan tol" air saat tsunami.

Selanjutnya, Eko mengatakan masyarakat juga perlu memperhatikan lokasi tinggi untuk evakuasi, mulai dari pohon, bangunan tinggi dan bukit. Lalu gunakan benda terapung saat tsunami sebagai pelampung.

Jika saat tsunami sedang berada di laut segera melaju ke arah laut karena gelombangnya akan lebih rendah dibanding di pesisir. Eko juga mengingatkan bahwa selalu ada lebih dari satu gelombang, karenanya masyarakat harus tetap waspada setelah gelombang pertama datang



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Khofifah Siap Jadi Orang Pertama Divaksin Covid-19 di Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan siap menjadi orang pertama di wilayah setempat yang disuntik vaksin Covid-19.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Pelayanan Kesehatan di Merauke Sementara Ditutup Akibat Covid-19

Sejumlah fasilitas kesehatan di Merauke, Papua, tutup sementara akibat merebaknya kasus Covid-19 dan terjangkitnya paramedis oleh virus corona baru.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Pemkot Malang Wajibkan Wisatawan Sertakan Hasil Rapid Test Covid-19

Pemkot Malang memastikan para wisatawan yang menginap di hotel-hotel yang ada di wilayah tersebut, menyertakan hasil negatif rapid test.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Senin, Mensos Risma Mulai Berkantor di Jakarta

Senin, Mensos Tri Rismaharini mulai berkantor di Jakarta.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Malam Tahun Baru 2021, Jembatan Suramadu Sementara Ditutup

Jembatan yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Pulau Madura (Suramadu) sementara ditutup pada malam Tahun Baru 2021.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Persatuan Masyarakat Anti Hoax Minta Masyarakat Mampu Saring Berita Bohong

Ketua Persatuan Masyarakat Anti Hoax Indonesia, Aszhari Herdiawan mengatakan lembaganya akan merilis akun-akun penebar hoax di media sosial.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Sat Lantas Polres Tulungagung Luncurkan TMC Mobile dalam Pengamanan Operasi Lilin Semeru 2020

Pandemi Covid-19, lebih baik mencegah daripada mengobati.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Hujan Deras di Sibolangit, 3 Mobil Rusak Tertimpa Pohon

Peristiwa pohon besar yang tumbang ini sempat melumpuhkan arus lalulintas di wilayah tersebut.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Hadiri Natal Virtual di AS, Menag Tegaskan Pesan Persatuan

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kembali menegaskan Indonesia bukan hanya milik satu agama saja, tapi Indonesia adalah milik kita semua.

NASIONAL | 26 Desember 2020

Formalin dan Boraks Makin Marak, Masyarakat Agar Waspada

Pengawasan pada pengawet kimia, khususnya formalin atau boraks, masih minim

NASIONAL | 26 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS