Jalur Pendakian Merbabu Ditutup

Jalur Pendakian Merbabu Ditutup
Sejumlah pendaki melakukan pendakian Gunung Merapi dengan latar belakang Gunung Merbabu yang di capai dari jalur Baru Selo, Selo, Boyolali, Jawa Tengah. FOTO: ANTARA/Teresia May
Kamis, 13 September 2012 | 10:16 WIB
Kebakaran hutan di dua lokasi di TNGM lereng Merbabu selama sepekan terakhir luasnya mencapai sekitar 11 hektare.

Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) menyatakan pendakian ke puncak Gunung Merbabu yang terletak di perbatasan Kabupaten Semarang, Boyolali, Magelang, dan Salatiga, di Jawa Tengah, ditutup sementara untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor BTNGM Boyolali Himawan Gunadi mengatakan pihaknya sudah mendapat surat imbauan dari Dinas Kehutanan Jateng di Semarang, agar jalur pendakian ditutup sementara.

Menurut dia, pintu pendakian Gunung Merbabu ada empat, yakni Selo Boyolali, Kopeng Kabupaten Semarang, Salatiga, dan Magelang, ditutup mulai Rabu (12/9), hingga menunggu minimal sampai ada musim hujan di kawasan itu.

"Kami sudah menyosialisasikan kepada kepala seksi BTNGM dan masyarakat sekitar hutan taman nasional itu," kata Himawan, di Boyolali, Jawa Tengah, hari ini.

Himawan menjelaskan, penutupan jalur pendakian ke puncak Merbabu tersebut sebagai langkah antispasi terjadinya kebakaran hutan. Karena, pada musim kemarau ini di daerah lereng Merbabu dengan tiupan angin kencang rawan kebakaran. Masyarakat diimbau ikut menjaga lingkungannya agar sumber mata air di kawasan Gunung Merbabu tetap ada.

Untuk diketahui, kebakaran hutan di dua lokasi di TNGM lereng Merbabu selama sepekan terakhir luasnya mencapai sekitar 11 hektare. Kebakaran hutan lereng Merbabu di wilayah Takelan dan Talang Resor Getasan Kabupaten Semarang terjadi pada Selasa (11/9) sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan, kebakaran di wilayah Macanan, Resor Getasan, Kabupaten Semarang, terjadi pada Rabu (5/9) sekitar pukul 15.00 WIB.