Polisi Disebut Sedang Usut Pencucian Uang Irjen Napoleon
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polisi Disebut Sedang Usut Pencucian Uang Irjen Napoleon

Senin, 28 Desember 2020 | 21:19 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sidang perkara dugaan suap pengurusan penghapusan nama Djoko Tjandra dari daftar red notice Polri dengan terdakwa mantan Kadiv Hubinter Polri, Irjen Napoleon Bonaparte kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (28/12/2020). Dalam sidang kali ini, penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Totok Suharyanto dihadirkan sebagai saksi.

Kesaksian Totok mengungkap adanya penyelidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Irjen Napoleon. Hal ini terungkap saat salah seorang kuasa hukum Napoleon mempertanyakan penelusuran yang dilakukan Totok terhadap transaksi keuangan Napoleon.

"Saudara saksi melakukan penelusuran terhadap transaksi, apakah saudara saksi juga melakukan penelusuran PPATK terhadap Irjen Napoleon Bonaparte?," kata salah seorang penasihat hukum Napoleon.

"Saya kira itu dalam proses penyelidikan karena LHA (Laporan Hasil Analisis) sifatnya rahasia Yang Mulia, tidak akan saya jawab," jawab Totok.

Tidak puas dengan jawaban tersebut, penasihat hukum Napoleon mencecar Totok. Penasihat hukum Napoleon menilai dalam sidang yang dibuka untuk umum, tidak perlu lagi ada yang dirahasiakan. Untuk itu, mereka menanyakan kembali apakah penyidik juga melacak transaksi keuangan dari nomor rekening Napoleon atau tidak.

"Iya, melakukan," jawab Totok.

"Begini pak Pengacara, yang kita telusuri waktu itu berkaitan dengan, mohon maaf ini pak Hakim, Yang Mulia, itu Pasal 5, Pasal 11, Pasal 12, sama Pasal 13. Berkaitan dengan yang Bapak tanyakan, itu sedang ditelusuri TPPU-nya oleh penyelidik berikutnya karena menyangkut substansi, berbeda Pasal," jawab Totok.

Totok mengaku tidak dapat menjelaskan lebih jauh karena penyelidikan itu bersifat rahasia. Totok mengaku keberatan jika ditanya terkait proses penyelidikan.

"Saya kira Totok mengaku dia tidak bisa menjelaskan lebih jauh karena penyelidikan itu bersifat rahasia. Totok mengaku keberatan jika ditanya terkait proses penyelidikan.

"Saya kira itu dalam proses penyelidikan karena sifatnya rahasia Yang Mulia, tidak akan saya jawab," kata Totok.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Irjen Napoleon Bonaparte selaku Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri menerima suap sebesar SGD 200 ribu dan USD 270 ribu dari Djoko Tjandra selaku terpidana dan buronan perkara korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali. Uang tersebut diberikan Djoko Tjandra kepada Napoleon melalui perantara Tommy Sumardi.

Perbuatan Napoleon dilakukan bersama-sama dengan Brigjen Prasetijo Utomo selaku Kabiro Kordinasi dan Pengawasan PPNS Polri. Dalam surat dakwaan, Brigjen Prasetijo turut menerima aliran uang senilai USD 150 ribu dari Djoko Tjandra melalui Tommy Sumardi. Suap itu diberikan agar Napoleon dan Prasetijo Utomo mengurus penghapusan nama Djoko Tjandra dari Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dicatatkan pada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perantara Suap Djoko Tjandra ke Pinangki Dituntut 2,5 Tahun Penjara

JPU menuntut mantan politikus Nasdem Andi Irfan Jaya dijatuhi hukuman 2 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 4 bulan kurungan.

NASIONAL | 28 Desember 2020

Kasad Pimpin Acara Penyerahan Tugas dan Jabatan Wakasad

Rangkaian acara dimulai dengan pemutaran video profil pejabat yang melakukan sertijab dan pejabat yang menyerahkan jabatan kepada Kasad di Videotron Mabesad.

NASIONAL | 28 Desember 2020

Temuan Komnas HAM Bisa Perkuat Penyelidikan Polri

Komnas HAM mendapatkan barang bukti yang diyakini bisa membuat kasus ini terang benderang, di antaranya tujuh proyektil peluru dan empat selongsong peluru.

NASIONAL | 28 Desember 2020

LAN Terima BKN Award Tahun 2020

LAN menerima BKN Award Tahun 2020 tingkat Kementerian dan Lembaga Negara/Lembaga Tinggi Negara/LPNK kategori III Penilaian Kompetensi

NASIONAL | 18 Desember 2020

KPK Cecar Eksportir Benur soal Setoran ke Edhy Prabowo

Selain itu tim penyidik KPK juga mencecar Edhy Prabowo soal aliran dana yang diterima dan dikelola oleh staf khususnya Amiril Mukminin.

NASIONAL | 28 Desember 2020

Ini Tekad Pengda JMSI Sulsel

perusahaan media siber memiliki tanggung jawab yang besar.

NASIONAL | 28 Desember 2020

Kasus Pelecehan Lagu Indonesia Raya Harus Dituntaskan

Unggahan video parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya, merupakan tindakan yang menghina simbol negara Indonesia

NASIONAL | 28 Desember 2020

Kasus Pelecehan Lagu Indonesia Raya Harus Dituntaskan

Tindakan tersebut jelas melanggar hukum karena bisa dianggap menghina simbol-simbol negara.

NASIONAL | 28 Desember 2020

DPRD Minta DIY Segera Pertimbangkan PSBB

Pemda DI Yogyakarta diminta menanggapi dengan serius usulan PSBB serta pembatasan mobilitas di areal publik.

NASIONAL | 28 Desember 2020

TNI dan Relawan Pendidikan Bagikan Bingkisan Natal kepada Anak-anak Papua

Kodim 1701/Jayapura bekerja sama dengan Rumah Belajar Papua Hai dan Paroki St Laurensius, Tangerang, memberikan bingkisan Natal kepada anak-anak Papua

NASIONAL | 28 Desember 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS