Pelarangan FPI Disebut Jadi Pelajaran bagi Ormas Lainnya
Logo BeritaSatu

Pelarangan FPI Disebut Jadi Pelajaran bagi Ormas Lainnya

Kamis, 31 Desember 2020 | 16:27 WIB
Oleh : Tim Beritasatu.com / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Pelarangan aktivitas dan atribut Front Pembela Islam (FPI) dinilai sebagai bentuk ketegasan pemerintah terhadap organisasi masyarakat (ormas) yang bertentangan dengan ideologi negara. Langkah ini juga jadi pelajaran bagi ormas lain yang mencoba-coba mengganggu prinsip dalam kehidupan bernegara.

“Bersikaplah sebagaimana ormas yang berlandaskan Pancasila. Jangan nama dan jargonnya saja Pancasila, tetapi kelakuan tidak Pancasilais, justru meresahkan masyarakat,” kata Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis, Fadhli Harahab, di Jakarta, Kamis (31/12/2020).

Menurut Fadhli, ormas seharusnya menjadi perpanjangan tangan program pemerintah untuk menyukseskan agenda kesejahteraan, ketertiban dan keamanan. Jangan sampai apa yang dilakukan ormas justru sebaliknya.

Fadhli menilai, ormas yang aktivitasnya tidak sesuai aturan bisa jadi karena minimnya pembinaan, pengawasan, dan penindakan. Akhirnya, ormas hanya menjadi perpanjangan tangan kelompok elite tertentu.

“Makanya tidak heran jika ormas banyak yang beralih fungsi menjadi beking. Mereka tidak lagi bergerak atas nama menggerakkan program pemerintah tetapi kepentingan segelintir orang, yang pada akhirnya mudah dibenturkan dengan pihak lainnya,” katanya.

Fadhli berharap ke depan pembinaan terhadap ormas semakin diintensifkan, khususnya soal bela negara. Selain itu di sisi lain pemerintah juga seharusnya memberikan perhatian khusus, utamanya terkait anggaran.

“Jadi jangan sampai mereka turun ke jalan karena kekurangan pembiayaan. Bagi ormas yang kira-kira dinilai sudah mulai meresahkan tentu perlu ada pengawasan dan penindakan tegas, kalau perlu pembubaran,” tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Segera Distribusikan Vaksin Covid-19 ke 34 Provinsi

Pendistribusian itu merupakan bagian dari tahapan untuk memulai program vaksinasi gratis bagi rakyat Indonesia.

NASIONAL | 31 Desember 2020

ASN Tidak Boleh Terlibat Organisasi Terlarang

Aparatur sipil negara (ASN) dilarang untuk menjadi anggota organisasi masyarakat (ormas) terlarang.

NASIONAL | 31 Desember 2020

Komjen Agus Andrianto Dinilai Layak Pimpin Polri

Bursa pencalonan pimpinan Polri pengganti Kapolri Jenderal Pol Idham Azis semakin menghangat.

NASIONAL | 31 Desember 2020

Jokowi Habiskan Malam Tahun Baru di Istana Bogor

Jokowi bersama keluarga akan menyambut tahun baru 2021 di Istana Bogor.

NASIONAL | 31 Desember 2020

Satgas "Begu Ganjang" Dikerahkan di Malam Tahun Baru

Satuan tugas (Satgas) "Begu Ganjang" bentukan Polda Sumatera Utara (Sumut) dikerahkan melakukan penyisiran dan penindakan

NASIONAL | 31 Desember 2020

Kemdagri Enggan Komentari Pendirian Front Persatuan Islam

Front Persatuan Islam didirikan pascapembubaran Front Pembela Islam.

NASIONAL | 31 Desember 2020

AHY Dirikan Komunitas Overlanding Indonesia

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendirikan komunitas Overlanding Indonesia pada 30 Desember 2020.

NASIONAL | 31 Desember 2020

Kota Medan Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Jumlah kasus aktif di Kota Medan berdasarkan data ter tanggal 30 Desember 2020 yakni 766 orang.

NASIONAL | 31 Desember 2020

Agar Program Vaksinasi Covid-19 Lancar, Menkes Minta Dukungan TNI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 merupakan program nasional dan TNI siap mendukung rencana tersebut.

NASIONAL | 31 Desember 2020

Limbah Medis Meningkat di Muara Sungai Teluk Jakarta

Jumlah sampah secara umum yang sedikit meningkat atau sebesar lima persen

NASIONAL | 31 Desember 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS