Logo BeritaSatu

Aspirasi Terkait Aturan Turunan UU Cipta Kerja Ditunggu Hingga 15 Januari

Minggu, 3 Januari 2021 | 15:09 WIB
Oleh : Heriyanto / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Serap Aspirasi (TSA) terus berupaya menampung masukan dan aspirasi dari berbagai pihak terkait Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) sebagai turunan Undang-Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja. TSA masih membuka masukan dari masyarakat pada tahap ketiga yang menjadi tahap terakhir hingga 15 Januari 2021.

Ketua Tim Serap Aspirasi UU Cipta Kerja Franky Sibarani mengatakan aktif melakukan sosialisasi dan serap aspirasi publik terkait RPP dan Rperpres dengan berbagai kalangan. Hal itu dilakukan sejak sebulan terakhir dan sudah mendapatkan sejumlah masukan.

Dia menjelaskan, berbagai masukan dan tanggapan yang diberikan melalui TSA sangat penting dalam menjaga semangat awal UU Cipta Kerja. Langkah tersebut juga perlu untuk menjaga agar berbagai aturan turunan yang dibuat tidak mereduksi UU Cipta Kerja itu sendiri.

“Aturan turunan jangan sampai mereduksi semangat UU Cipta Kerja dalam mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Setelah UU Cipta Kerja diundangkan pada 2 November 2020, sesuai aturan yang berlaku, maka aturan turunan dari omnibus law yang berjumlah 40 RPP dan empat Rperpres itu harus diselesaikan dalam waktu tiga bulan atau awal Februari 2021.

Adapun RPP yang banyak mendapatkan respons terkait dengan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan Koperasi dan UMKM. Kemudian yang berikutnya adalah terkait Lembaga Pengelola Investasi dan mengenai pengelolaan lingkungan hidup.

Setelah beberapa tahap, lanjutnya, TSA masih membuka berbagai tanggapan dan masukan terkait dengan berbagai aturan turunan UU Cipta Kerja tersebut. “TSA masih membuka masukan dari masyarakat pada tahap ketiga yang menjadi tahap terakhir hingga 15 Januari 2021,” katanya.

Sebelumnya, TSA sudah menyampaikan laporan tahap pertama kepada pemerintah yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang disampaikan pada 28 Desember 2020. Untuk laporan tahap kedua, TSA membuka masukan hingga 31 Desember 2020 dan rekomendasi disampaikan kepada pemerintah pada minggu pertama Januari 2021 ini.

Hingga pekan lalu, sudah ada 28 RPP yang sudah diunggah di portal UU Cipta Kerja yang dapat diakses masyarakat dan sisanya akan diunggah bertahap oleh pemerintah hingga awal Januari 2021.

Dia berharap berbagai pihak dan kelompok masyarakat untuk terus memberikan masukan. Adapun masukan atau aspirasi masyarakat untuk RPP atau RPerpres masih dapat dilakukan melalui laman https://uu-ciptakerja.go.id, kemudian melalui bit.ly/tsakirimaspirasi, melalui surat elektronik di timserapaspirasi@ekon.go.id atau ke kantor TSA di Gedung Kantor Pos Besar Lantai 6, Pasar Baru, Jakarta Pusat.

TSA merupakan tim independen yang bertugas menyerap aspirasi publik terkait substansi dan muatan dari RPP dan RPerpres sebagai aturan turunan UU Cipta Kerja.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Thohir Incar Investasi dari Adani Group

Menteri BUMN Erick Thohir mengharapkan terjalinnya kerja sama antara BUMN dan perusahaan asal India, Adani Group.

EKONOMI | 27 September 2022

Tekan Inflasi Pangan, Petani Milenial Subang Tanam Cabai

Petani milenial menanam ribuan bibit cabai keriting di lahan 5000 meter persegi di wilayah Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.

EKONOMI | 27 September 2022

Aplikator Baja Ringan Ikut Uji Kompetensi Tenaga Konstruksi

Serfifikasi tenaga konstruksi juga sejalan dengan rencana pemerintah membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim.

EKONOMI | 27 September 2022

BBM Lebih Boros Sejak Pertalite Naik? Ini Cara Memastikannya

Baru-baru ini, beberapa pengendara mengeluhkan Pertalite terasa semakin boros dan lebih cepat menguap dibandingkan sebelum adanya kenaikan harga.

EKONOMI | 27 September 2022

Rachmat Gobel Dorong Indonesia Bisa Swasembada Aspal

Buton, salah satu pulau di provinsi tersebut, memiliki cadangan aspal besar di dunia. Potensinya sekitar 663 juta ton.

EKONOMI | 27 September 2022

Delameta Bilano Buktikan Teknologi Nasional Mampu Bersaing di Kancah Dunia

Delameta Bilano selaku produsen IoT dalam negeri telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dikeluarkan oleh Kemenperin.

EKONOMI | 27 September 2022

PT Rintis Koneksikan 10 Bank Jadi Peserta BI-Fast Batch IV

Sebanyak 10 bank menjadi peserta BI-Fast batch IV melalui multi-tenancy infrastruktur sharing PT Rintis Sejahtera (Rintis), pemilik jaringan ATM Prima.

EKONOMI | 27 September 2022

Tok! Right Issue Waskita Karya Rp 980 Miliar Disetujui

Pada 2022 Waskita Karya akan mendapatkan alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun.

EKONOMI | 27 September 2022

Sektor Basic dan Teknologi Picu IHSG Turun 34 Poin di Sesi I

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 153,7 miliar saham senilai Rp 7,1 triliun.

EKONOMI | 27 September 2022

AFPI Laporkan Pinjol Ilegal Replikasi Fintech ke Bareskrim

AFPI melaporkan dugaan tindak pidana replikasi 28 platform fintech peer to peer (p2p) lending berizin kepada Bareskrim, Polri

EKONOMI | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan <em>Bikin </em>Malu

6 Cara Mengatasi Ketiak Basah yang Mengganggu dan Bikin Malu

NEWS | 35 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings