Kemdikbud: Formasi CPNS Guru ke Depan Tetap Akan Ada
Logo BeritaSatu

Kemdikbud: Formasi CPNS Guru ke Depan Tetap Akan Ada

Selasa, 5 Januari 2021 | 10:26 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyatakan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) bagi para guru ke depan tetap akan ada. Kebijakan ini akan sejalan dan saling melengkapi dengan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud, Iwan Syahril, menjelaskan fokus tahun ini adalah perekrutan sampai dengan satu juta guru melalui jalur PPPK. “Formasi CPNS bagi guru tetap akan diadakan ke depannya, di samping perekrutan guru PPPK skala besar yang menjadi fokus pemerintah di tahun 2021,” kata Iwan, Selasa (5/1/2021).

Iwan menegaskan, pemerintah mendorong agar para guru honorer serta lulusan Pendidikan Profesi Guru melamar menjadi guru PPPK. Kinerja yang baik sebagai guru PPPK nantinya akan menjadi pertimbangan penting jika guru PPPK yang bersangkutan melamar menjadi CPNS. “Kemdikbud terus berupaya memperjuangkan agar para guru mendapatkan kesempatan memperjelas status dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata dia.

Tahun ini, pemerintah membuka kesempatan bagi para guru honorer, termasuk guru tenaga honorer kategori 2 (eks-THK-2), untuk mendaftar dan mengikuti ujian seleksi menjadi guru PPPK. Kebijakan ini telah diumumkan Kemdikbud pada 23 November 2020 dan menjadi fokus Badan Kepegawaian Negara (BKN) di tahun 2021.

Sekretaris Direktorat Jenderal GTK Kemdikbud, Nunuk Suryani, menambahkan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar PPPK. Misalnya, guru honorer K2 harus masuk dalam database BKN dan guru honorer non-K2 sekolah negeri maupun swasta harus masuk dalam data pokok pendidikan (Dapodik). “Tidak ada kewajiban melampirkan sertifikat pendidik,” kata Nunuk.

Sertifikat pendidik, kata dia, bukan menjadi syarat utama mendaftar PPPK. Yang utama adalah ijazah yang selaras dengan formasi yang disiapkan. Contoh, untuk formasi guru SD, maka ijazah yang dibutuhkan adalah pendidikan guru SD. Demikian pula dengan formasi lainnya.

Nantinya, setiap Pemerintah Daerah (Pemda) akan mengusulkan kebutuhan PPPK ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemPAN-RB). Untuk itulah, setelah kebijakan PPPK diumumkan, Kemdikbud bersama KemPAN-RB dan BKN gencar menggelar sosialiasi ke daerah-daerah untuk menjaring dan memetakan formasi guru PPPK yang dibutuhkan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Pengadaan Alat Laboratorium Pendidikan

Buronan diamankan di Jl. Manyar II Blok O4 No. 15, Bintaro Jaya, Sektor 1, Jakarta Selatan.

NASIONAL | 5 Januari 2021

3.200 Vaksin Covid-19 Tiba di NTT

Pengangkutan vaksin Covid-19 tahap pertama itu menggunakan penerbangan Batik Air.

NASIONAL | 5 Januari 2021

Vaksin Covid-19 Tiba di Sulsel

Adapun pengiriman terbagi dalam dua paket yakni tujuh koli atau 255,5 kg dan sembilan koli atau 328.5 kg.

NASIONAL | 5 Januari 2021

Tempat Tidur Isolasi dan ICU di Kota Semarang Tinggal 90 unit

Untuk mengatasi kekurangan, sementara sedang diupayakan untuk bekerja sama dengan hotel.

NASIONAL | 4 Januari 2021

3.396 Nakes di Gunung Kidul Diprioritaskan Divaksin Covid-19

Berdasarkan data pusat, ada 3.396 tenaga medis yang mendapat vaksin pada tahap awal, tapi nanti masih diseleksi.

NASIONAL | 5 Januari 2021

KPK Dalami Pertemuan Eksportir Benur Bahas Nilai Fee Edhy Prabowo

Penyidik juga mencecar keduanya mengenai dugaan adanya pertemuan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan.

NASIONAL | 5 Januari 2021

Banjarmasin Bangun Insinerator, Hemat Biaya Rp 1,3 Miliar/Tahun

Biaya pembangunan insinerator ini tidak begitu tinggi pula, yakni, sekitar Rp 2,5 miliar.

NASIONAL | 5 Januari 2021

Siang Ini, Jokowi Orasi Ilmiah Virtual di Rapat Senat Universitas Brawijaya

Jokowi akan berorasi selama 45 menit, mulai pukul 09.15-10.00 WIB.

NASIONAL | 5 Januari 2021

BNPT Ingatkan Masyarakat Urgensi Kewaspadaan Dini Tanggap Terorisme

Peningkatan kewaspadaan ini terus dilakukan karena hingga kini narasi kebencian dengan konten propaganda dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

NASIONAL | 5 Januari 2021

Pemprov Sulsel Resmikan Wisata Duta Covid-19 di Kabupaten Wajo

Harapan Gubernur Sulsel peresmian Wisata Duta Covid-19 di Kabupaten Wajo untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka mengatasi Covid-19.

NASIONAL | 5 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS