Pemekaran Papua Harus Perhatikan Kebutuhan Masyarakat
INDEX

BISNIS-27 537.873 (32.57)   |   COMPOSITE 6307.13 (291.73)   |   DBX 1215.21 (11.58)   |   I-GRADE 185.638 (11.22)   |   IDX30 533.814 (38.68)   |   IDX80 142.76 (9.56)   |   IDXBUMN20 425.411 (37)   |   IDXESGL 147.067 (9.38)   |   IDXG30 144.927 (8.16)   |   IDXHIDIV20 469.552 (33.76)   |   IDXQ30 151.508 (9.33)   |   IDXSMC-COM 286.952 (10.3)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (20.43)   |   IDXV30 144.532 (5.87)   |   INFOBANK15 1076.36 (62.08)   |   Investor33 457.615 (30.51)   |   ISSI 184.91 (7.51)   |   JII 650.972 (35.41)   |   JII70 227.363 (11.86)   |   KOMPAS100 1270.4 (71.57)   |   LQ45 991.58 (67.44)   |   MBX 1739.82 (90.37)   |   MNC36 337.819 (21.64)   |   PEFINDO25 325.262 (6.14)   |   SMInfra18 322.474 (21.28)   |   SRI-KEHATI 391.563 (26.26)   |  

Pemekaran Papua Harus Perhatikan Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 6 Januari 2021 | 20:19 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pemekaran wilayah Papua tidak akan berdampak buruk bagi masyarakat Papua dan tidak serta merta menimbulkan wacana disintegarasi. Namun begitu pemekaran provinsi yang berada di Timur Indonesia harus pula memperhatikan kebutuhan masyarakat agar mereka bisa merasakan kesejahteraan pasca pemekaran Papua tersebut.

Hal itu diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Papua Barat, Filep Wamafma saat berbicara di Webinar Series Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan (PSKP) bertema "Potensi Positif Pemekaran Bagi Papua".

"Jangan pernah takut akan isu pemekaran. Keliru kalau menilai pemekaran menjadi sebuah opsi dalam mencegah disintegrasi. Papua itu sudah final NKRI. Jika roh utama dari Otonomi Khusus (Otsus) yang ada di Papua ini sudah ada ketakutan dan mengandung upaya mencegah disintegrasi maka itu harusnya dipahami oleh pemerintah. Oleh sebab itu saya meminta jangan ada diskriminasi, terutama bagi warga asli Papua. Masyarakat Papua adalah stakeholder utama yang harus diikuti kemauannya," ujar Filep dalam keterangannya, Rabu (6/1/2021).

Sementara itu, Plt Kasubdit Otonomi Khusus 1, Ditjen Otonomi Daerah (Otda) Kementrian Dalam Negeri (Kemdagri), Kuswanto menyatakan, pembangunan yang adil dan merata dalam pemekaran wilayah akan mencegah upaya disintegrasi.

"Keberhasilan pembangunan juga menjadi tanggungjawab semua pihak di daerah. Pemekaran juga akan mampu mendemarjinalisasi masyarakat Papua jika dilakukan dengan baik," ucap Kuswanto.

Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran yang dilontarkan tokoh Papua, Paskalis Kossay yang dalam webinar ini menyampaikan analisisnya jika pemekaran akan dimanfaatkan sebagai isu politis dan dimanfaatkan oleh yang berideologi di luar Pancasila.

"Pemekaran lagi wilayah Papua saat ini tidak diinginkan masyarakat Papua. Kemdagri harus hati-hati memutuskan dan harus dipertimbangkan dengan benar soal pemekaran ini," ucap Paskalis.

Pamungkas, Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia menegaskan jika kesejahteraan masyarakat Papua harus menjadi perhatian dalam isu pemekaran ini. "Kedepankan dialog yang persuasif dalam isu ini," ujar Doli.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rekening FPI Diblokir, Polri: Tunggu Hasil PPATK

Mabes Polri tidak mau berspekulasi terkait ada atau tidaknya unsur pidana yang akan ditemukan PPATK terkait rekening FPI.

NASIONAL | 6 Januari 2021

Ini Alasan Djoko Tjandra Kembali ke Indonesia

Djoko Tjandra memutuskan kembali ke Indonesia karena tidak lagi mendapatkan dukungan dari Pemerintah Malaysia.

NASIONAL | 6 Januari 2021

Kasus 1812, Penyidik Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Ahli Pidana

Ahli tersebut diperiksa terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada kasus Aksi 1812.

NASIONAL | 6 Januari 2021

27 Kabupaten/Kota Wajib Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

27 kabupaten/kota tersebut berada di tujuh provinsi yang tersebar di pulau Jawa dan Bali.

NASIONAL | 6 Januari 2021

Dipiloti WNA, Helikopter Ditembak di Kampung Tsinga Tembagapura

Tidak ada korban jiwa dalam penembakan di helikopter milik PT Sayap Garuda Indah, Eagle 407 HP/PK-ZGM.

NASIONAL | 6 Januari 2021

Ini Kriteria Daerah yang Terapkan Pembatasan Kegiatan

Salah satu kriteria tersebut adalah tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional yaitu 3 persen.

NASIONAL | 6 Januari 2021

Gubernur Sumut: Vaksinasi Kewajiban, Tidak Boleh Ditolak

Edy Rahmayadi meminta semua pihak tidak mengkhawatirkan vaksinasi karena selain untuk keselamatan, tujuan dari vaksinasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

NASIONAL | 6 Januari 2021

Ikuti Perintah Presiden, Ganjar Siap Divaksin Pertama

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, siap menjadi yang pertama divaksinasi di provinsi tersebut.

NASIONAL | 6 Januari 2021

Antisipasi Penolakan Vaksin, Jateng Kedepankan Pendekatan Persuasif

Dengan sosialisasi yang dilakukan terus menerus, maka diharapkan pihak yang berpotensi melakukan penolakan akan bisa mengerti.

NASIONAL | 6 Januari 2021

Pengamat: Drone di Perairan Selayar Diduga Punya Tujuan Buruk

Penggunaan drone jenis tersebut berpotensi merugikan kepentingan nasional dan mengancam kedaulatan Indonesia.

NASIONAL | 6 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS