Di Persidangan, Adik Pinangki Akui Dibelikan Mobil Mercy
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Di Persidangan, Adik Pinangki Akui Dibelikan Mobil Mercy

Kamis, 7 Januari 2021 | 20:00 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung (Kejagung), Pinangki Sirna Malasari membelikan adiknya, Pungki Primarini sebuah mobil Mercedes-Benz atau Mercy. Hal itu diakui Pungki saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan suap dan pemufakatan jahat dengan terdakwa Djoko Soegiarto Tjandra di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Mulanya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor bertanya kepada Pungki apakah dirinya pernah dibelikan sesuatu oleh Pinangki. Menjawab hal itu, Pungki mengaku kerap dibelikan barang-barang oleh sang kakak. Salah satunya, dibelikan mobil Mercy pada tahun 2017.

"Mercy (Mercedes-Benz)," kata Pungki dalam kesaksiannya di persidangan.

Pungki juga mengaku kerap diberikan uang oleh Pinangki. Pungki menilai hal merupakan tindakan wajar sebagai wujud kasih sayang seorang kakak terhadap adiknya.

"Uang jajan. Sewajarnya kakak-beradik," kata Pungki.

Pungki mengaku kerap membantu Pinangki mengurus kebutuhan rumah tangganya, terutama setelah sang kakak memiliki anak pada 2016. Pungki mengaku sering mengurus pembayaran gaji karyawan dan kebutuhan bulanan Pinangki. Pungki mengungkapkan per bulan biaya rumah tangga Pinangki mencapai Rp 70 juta hingga Rp 80 juta. Pungki juga mengaku sering diajak oleh Pinangki ke luar negeri, seperti Amerika Serikat dan Singapura.

"Pernah (ke luar negeri bersama) ke Singapura dan Amerika," kata Pungki.

Diketahui, Djoko Tjandra didakwa memberikan suap sejumlah USD 500.000 dari yang dijanjikan USD 1 juta kepada Pinangki Sirna Malasari selaku Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung melalui pengusaha Andi Irfan Jaya yang juga mantan politikus Nasdem. Suap itu diberikan Djoko Tjandra kepada Pinangki untuk mengurus fatwa ke Mahkamah Agung (MA) melalui Kejaksaan Agung agar pidana penjara yang dijatuhkan kepada Djoko Tjandra berdasarkan Putusan Peninjauan Kembali (PK) Nomor 12 Tanggal 11 Juni 2009 tidak bisa dieksekusi sehingga Djoko Soegiarto Tjandra bisa kembali ke Indonesia tanpa harus menjalani pidana.

Selain menyuap Pinangki terkait permintaan fatwa ke MA, Djoko Tjandra juga didakwa menyuap Brigjen Prasetijo Utomo selaku Kabiro Kordinasi dan Pengawasan PPNS Polri dan Irjen Napoleon Bonaparte selaku Kadiv Hubinter Polri untuk menghapus namanya dari daftar red notice Polri atau status daftar pencarian orang (DPO). Melalui perantara Tommy Sumardi, Djoko Tjandra memberikan suap sebesar SGD 200 ribu dan USD 270 kepada Napoleon, serta USD 150 ribu untuk Prasetijo.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi: Masjid Istiqlal Contoh Syiar Islam dalam Membangun Toleransi

Jokowi berharap Masjid Istiqlal dapat dijadikan sebagai wadah untuk mengembangkan program dan kegiatan yang kreatif.

NASIONAL | 7 Januari 2021

Satgas: Kenaikan Kasus Covid-19 Disebabkan Libur Panjang

Penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 9.321 merupakan penambahan kasus tertinggi sejak awal pandemi.

NASIONAL | 7 Januari 2021

PSBB, Polda Jateng Akan Lakukan Operasi Yustisi

Jajaran Polda Jawa Tengah bersama Kodam lV Diponegoro akan menggelar operasi yustisi sehari tiga kali.

NASIONAL | 7 Januari 2021

HKTI Dorong Peningkatan Produksi Kedelai Nasional

produksi kedelai dalam negeri sangat rendah karena lahan penanaman kedelai banyak mengalami transformasi, alih fungsi dan harus bersaing dengan tanaman strategis lain seperti padi dan jagung

NASIONAL | 7 Januari 2021

Sepanjang 2020, Dewas KPK Berikan 132 Izin Penyadapan

Selain itu, Dewas juga memberikan 62 izin penggeledahan, dan 377 izin penyitaan.

NASIONAL | 7 Januari 2021

Angka Positif Covid-19 Melonjak, Rumah Sakit Alami Krisis

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengatakan, krisis rumah sakit di Kawasan episentrum, termasuk DKI Jakarta disebabkan lonjakan angka kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 7 Januari 2021

Tambah 355, Kasus Harian Covid-19 di Yogyakarta Pecah Rekor

Dengan penambahan 355 kasus baru, maka total kasus positif di DIY saat ini menjadi 13.967.

NASIONAL | 7 Januari 2021

Kebijakan Pengetatan Terbatas Berlaku di Seluruh DIY

Kebijakan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat diseluruh DIY erlaku selama dua pekan, yakni mulai tanggal 11 Januari hingga 25 Januari

NASIONAL | 7 Januari 2021

Soal Calon Kapolri, Ini Jawaban Kompolnas

Sejumlah jenderal bintang tiga secara normatif punya peluang untuk bisa menjadi calon Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis.

NASIONAL | 7 Januari 2021

Presiden Jokowi: Jadikan Hutan Sosial Bernilai Ekonomi Tinggi

Presiden mengajak masyarakat memanfaatkan hutan sosial, hutan adat, dan Tanah Objek Reforma Agraria sebagai lahan produktif.

NASIONAL | 7 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS