Gaya Blusukan Risma Dikritisi Mantan Staf Khusus Mensos Khofifah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gaya Blusukan Risma Dikritisi Mantan Staf Khusus Mensos Khofifah

Sabtu, 9 Januari 2021 | 12:00 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / RSAT

Malang, Beritasatu.com - Mantan Staf Khusus Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa bidang Program Kerja dan SDM era periode pertama Presiden Joko Widodo, Mas'ud Said mengkritisi gaya blusukan Mensos Tri Rismaharini dalam menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial tuna wisma maupun gelandangan.

Menurut Mas'ud Said, gaya blusukan Risma dinilai tidak efektif dan tidak terintegrasi secara terukur menyusul viralnya aksi Risma blusukan sehingga menuai polemik saat menemukan tunawisma di kawasan Jalan Sudirman - Thamrin Jakarta.

"Kalau gepeng dihalau satu satu, tidak efektif. Itu seperti hit and run. Karena tidak terintegrasi. Akan lebih baik penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) itu dilakukan simultan, terintegrasi dan sistematis," kata Mas'ud Said, dalam keterangan resminya kepada wartawan, Jum'at (8/1/2021).

Disebutkan penanganan PMKS seperti gelandangan atau tunawisma sebaiknya tidak dilakukan secara parsial, melainkan secara terintegrasi yang terukur. Pasalnya, di Kementerian Sosial sudah ada Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial yang khusus menangani PMKS.

"Kemsos sejatinya sudah memiliki data yang terintegrasi terkait PMKS, yang menyatu di setiap provinsi, kabupaten dan kota. Harusnya Mensos saat ini bisa merancang program yang lebih sistematis," tandasnya.

Ia menjelaskan, jika Risma mau merancang program dengan sistematis maka bisa diintegrasikan dengan program yang dilakukan di kabupaten kota. "Jadi dari Kemsos, ke Dinas Sosial setempat terintegrasi," tandas Direktur Pasca Sarjana, Universitas Islam Malang tersebut.

Untuk itu, Risma harus melakukan banyak program solutif dalam penanganan PMKS. Seperti pembangunan terintegrasi Desaku Menanti di Gunung Kidul, Padang, Pasuruan dan juga di Kota Malang, yang bahkan kini menjadi penggerak ekonomi kreatif sebagai desa wisata.

"Kita berharap Bu Menteri Risma melalui Kemsos yang saat ini, bisa melanjutkan apa-apa yang dulu di tahun 2015 hingga 2017 telah dirancang Kemsos berkaitan dengan penanganan gepeng dan PMKS," tegasnya.

Mas'ud Said mencontohkan penanganan PMKS di Kota Malang. Melalui Desaku menanti, kini telah berhasil menjadi kampung wisata topeng yang mampu mengangkat ekonomi masyarakat.

Seluruh tuna wisma dan gelandangan, kata Mas'ud, saat itu mendapat bantuan 40 rumah lengkap dengan tempat ibadahnya dan mendapat pendidikan sekolah serta pelatihan kerja menjahit dan membuat topeng dari Kemsos Khofifah kala itu.

"Wisata kampung topeng, adalah format penanganan tunawisma atau gepeng yang sudah terintegrasi. Hasilnya, program tersebut sukses dan mereka tidak menjadi gepeng lagi ,"ujarnya.

Mas'ud Said berharap dalam penanganan tunawisma juga harus ditanamkan perubahan mindset tidak lagi meminta. Melainkan diajak untuk lebih banyak memberi, sehingga mereka tidak kembali lagi.

"Kalau setiap hari menemui satu per satu tunawisma, lalu jumlahnya tunawisma se Indonesia berapa. Kalau jumlah puluhan ribu, maka butuh puluhan ribu hari untuk melakukan penanganan,"pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

IDI dan PHRI Gelar Vaksinasi untuk Pelajar dan Masyarakat di Tanjung Lesung

IDI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan PHRI Pandeglang, menggelar vaksinasi.

NASIONAL | 24 September 2021

Dari Bumi Dukung Penyebaran Hasil Tani untuk Masyarakat

Dari Bumi lahir untuk menjadi jembatan antara hasil tani yang terkurasi, petani sebagai pelaku industri dan masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 24 September 2021

Mengenang Ki Ageng Gribig Leluhur Airlangga Hartarto, Penasihat Sultan Agung dan Pejuang Islam

Ki Ageng Gribig atau yang bernama asli Wasibagno Timur adalah ulama besar yang menyebarkan Islam di Desa Krajan, Jatinom, Klaten, dan sekitarnya.

NASIONAL | 24 September 2021

Passing Grade P3K Ketinggian, P2G Minta Pemerintah Pertimbangkan Afirmasi untuk Guru

Seleksi kompetensi untuk pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru akan segera digelar

NASIONAL | 7 September 2021

Presiden Nyeker dan Naik Sampan di Cilacap, Begini Penampakannya

Presiden Jokowi nyeker alias berjalan tanpa alas kaki saat melepasliarkan tukik ke laut, di Pantai Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021).

NASIONAL | 23 September 2021

MRPTNI: PTM Terbatas untuk Cegah Learning Loss

Jamal Wiwoo mengatakan, menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas adalah untuk mencegah learning loss

NASIONAL | 23 September 2021

Angkat Produk Papua, Sandiaga Uno Disebut Pemimpin Masa Depan

Mama Marice yang merupakan penjual es krim sagu tersebut menyambut kedatangan Menparekraf Sandiaga.

NASIONAL | 23 September 2021

Polres Yahukimo Periksa ASN Diduga Pemasok Senjata KKB

Barang bukti yang diamankan di antaranya 26 butir amunisi 5,6 5TJ, 8 Butir amunisi 38 SPC, satu magazine M-16, satu pasang pakaian loreng KNPB,

NASIONAL | 23 September 2021

Presiden Jokowi Tanam Mangrove untuk Pemulihan Lingkungan dan Mitigasi Iklim

Keberadaan ekosistem mangrove yang baik di kawasan pesisir juga dapat meningkatkan ketahanan masyarakat.

NASIONAL | 23 September 2021

KPK Buka Kemungkinan Jerat Bupati Banjarnegara dengan Pasal Pencucian Uang

KPK membuka kemungkinan untuk menjerat Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) sepanjang ditemukan bukti yang cukup.

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
90% Penularan Covid-19 lewat Tangan

90% Penularan Covid-19 lewat Tangan

BERITA GRAFIK | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings